Ditegur tidak Pakai Helm, Pengendara Motor Ini Malah Tarik-tarik Tangan Polisi

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral di Medsos. (Photo: Istimewa)

Tangkapan layar video viral di Medsos. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terkait adanya video viral yang beredar di Medsos (Media sosial), Instagram di kota Palembang. Yang memperlihatkan seorang pengendara motor menarik-narik tangan seorang petugas Sat lantas Polrestabes Palembang.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasat lantas Polrestabes, Palembang, AKBP Finan S Radipta, Selasa (27/5/2025). “Benar peristiwa tersebut ada dan terjadi pada Senin (26/5/2025), di Simpang Patal sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkapnya.

Video yang berdurasi kurang lebih 19 menit itu terlihat petugas Sat Lantas Polrestabes Palembang sedang melakukan gatur di simpang Patal,  Lalu didekati oleh seorang pengendara motor yang mengenakan baju koas merah, memakai celana jens pendek dan mengenakan helm hitam

“Ngapo min min ya Allah min, itu polisi sabar, digeret geret dari tadi,” ungkap pria dan wanita dalam postingan video tersebut.

Lanjut Finan, peristiwa tersebut terjadi pada sore hari, kemarin. Saat anggota sedang melakukan pengaturan lalu lintas sore dilokasi tersebut. “Ya saat anggota sedang melakukan gatut di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Sambungnya, pengendara R2 tersebut melintas tidak menggunakan helm (helm tidak dipake malah dijempitkan di tengah jok tempat duduk motonya).

“Saat itu anggota kemudian melakukan peneguran, pengendara motor itu langsung menggunakan helm. kemudian dia (pengendara motor-red) ini tiba-tiba marah merasa tidak terima sampai menarik tangan anggota,” ungkapnya.

Lebih jauh Finan mengatakan, pada saat anggota mengarahkan pengendara itu untuk menepi ke arah pos supaya tidak mengganggu arus lalu lintas. “Pengendara itu langsung kabur ke arah jalan MP Mangku Negara, dan sudah diberikan tilang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Didakwa Terima Uang Pengurusan Pangkat ASN, Kepala BKPSDM Muratara Jalani Sidang Perdana
Bongkar Dugaan Suap Smartboard! Bupati Nonaktif Muara Enim Edison Diadili, Temuan BPK Rp29 Miliar Diduga Menyusut Jadi Rp2,32 Miliar
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul
Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Didakwa Terima Uang Pengurusan Pangkat ASN, Kepala BKPSDM Muratara Jalani Sidang Perdana

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si., saat sidak di Pasar Kayuagung kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:06 WIB