Disdik Sumsel Tegaskan Pelajar Tetap Sekolah Selama Bulan Puasa

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan Awalluddin saat diwawancarai pada, Rabu (22/1/2025)

Plt Kepala Dinas Pendidikan Awalluddin saat diwawancarai pada, Rabu (22/1/2025)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan menegaskan jika pelajar tetap akan bersekolah selama bulan puasa (ramadhan) 2025.

“Ini harus diluruskan kepada masyarakat, bahwa tidak ada libur di bulan puasa. Tetapi, pembelajaran di bulan ramadhan. Kalau libur, artinya tidak ada aktifitas pembelajaran sama sekali. Anak itu tidak boleh kehilangan waktu untuk belajar,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Awalluddin, Rabu (22/1/2025).

Awalluddin mengatakan saat ini pihaknya sedang mengemas rencana terkait sistem pembelajaran selama bulan ramadhan yang akan dibuat dalam surat edaran (SE).

“Setelah kami siapkan, perencanaannya akan kami buat edaran untuk dipedomani oleh semua satuan pendidikan di seluruh Sumsel yang menjadi kewenangan inas pendidikan provinsi,” katanya.

Ia menjelaskan pada tanggal-tanggal tertentu memang para siswa dibebaskan dari proses pembelajaran. Akan tetapi, mereka tetap mengikuti pelajaran sesuai dengan tanggal yang sudah ditetapkan dalam SE.

“Bagaimana proses pembelajaran itu dikemas, itu yang baru kita persiapkan. Untuk pengurangan jam belajar, kita akan lihat besok di dalam rapat terbatas,” jelasnya

Ia mengatakan jika semua sudah siap, pada Kamis, 23 Januari 2025 (sore) SE tersebut akan langsung dikirim ke semua Kepala Sekolah yang ada di Sumsel.

“Kalau sudah mulai dikerjakan sama teman-teman, sudah didiskusikan, sudah tidak ada lagi persepsi antara SMA/SMK, semua sudah ok, maka akan kita rilis besok. Sore bisa langsung sampai ke kepala sekolah,” katanya.

Menurutnya, sangat mungkin akan menggunakan sistem pembelajaran hybrid.”Karena kita juga tidak ada masalah dengan sistem pembelajaran online. Kita sudah belajar dari peristiwa covid-19 kemarin, tidak ada lagi yang gagap dengan zoom meeting,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Beli Emas Diduga Palsu, Karyawan BUMN Tempuh Jalur Hukum usai Dilaporkan Balik
Langgar Etika Bermedia Sosial, RS Pusri Tegaskan Pemutusan Hubungan Kerja Dokter Mitra
PH Iwan Tuaji Sebut Perkara Bernuansa Perdata, Ahli Tegaskan OTT Harus Tanpa Jeda Waktu
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Gold TJSL & CSR Award BUMN Track 2026 Lewat Program Talang Berseri
Motor Raib di Parkiran RSUD Bari Palembang, Keluarga Pasien Jadi Korban Curanmor
Diduga Dibacok Tetangga Usai Cekcok, IRT di Palembang Alami Luka Robek di Kepala
BHS Desak Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran Usai Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
Kasus Irigasi Air Lemutu Memanas, SIRA-PST Kembali Adukan Aparat Kejaksaan ke Komisi Kejaksaan RI

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Beli Emas Diduga Palsu, Karyawan BUMN Tempuh Jalur Hukum usai Dilaporkan Balik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Langgar Etika Bermedia Sosial, RS Pusri Tegaskan Pemutusan Hubungan Kerja Dokter Mitra

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:33 WIB

PH Iwan Tuaji Sebut Perkara Bernuansa Perdata, Ahli Tegaskan OTT Harus Tanpa Jeda Waktu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Gold TJSL & CSR Award BUMN Track 2026 Lewat Program Talang Berseri

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Motor Raib di Parkiran RSUD Bari Palembang, Keluarga Pasien Jadi Korban Curanmor

Berita Terbaru

Sumsel

Mewujudkan Generasi Berkarakter Melalui Pancasila  

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:46 WIB

Sumsel

Mengamalkan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari 

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:28 WIB