Dipinjam Teman Cari Kontrakan, Motor Anjeli tidak Kunjung Kembali

- Redaksi

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Berdalih mencari rumah kontrakan, malah membuat wanita muda di Palembang ini menjadi korban penipuan dan penggelapan. Akibat peristiwa itu, motor milik orangtuanya Yamaha Aerox nopol BG 5715 KAS dibawa kabur terlapor Azizah Afrida (47), warga Jalan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar.

Tak terima dengan peristiwa yang dia alami, korban yakni Anjeli Wulandari (21), warga Ogan Ilir melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (15/11/2023).

Dihadapan petugas, Anjeli menuturkan, peristiwa itu terjadi pada, Rabu (8/11/2023), sekitar pukul 08.00 WIB, di kediaman terlapor untuk meminta tolong kepada anak terlapor.

“Awalnya saya meminta tolong kepada anak terlapor ini, untuk menemani saya ke bank untuk melakukan pengurusan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM),” katanya.

Lanjut Anjeli, kartu ATM-nya terblokir sehingga perlu ke bank untuk membuka kembali ATM tersebut. “ATM saya terblokir, sehingga meminta tolong anak terlapor menemaninya ke bank,” ungkapnya.

Tapi saat sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), terlapor meminjam kendaraan milik orang tuanya Ratnawati. Dengan dalih mencari kontrakan baru.

“Terlapor ini meminjam motor untuk mencari kontrakan baru, karena sudah saling kenal jadi saya meminjam motor orang tua saya yang saya pinjam tersebut,” jelasnya.

Beberapa jam ditunggu, terlapor tidak kunjung datang. Bahkan hingga malam harinya juga tidak kunjung pulang ke TKP. “Sehingga saya pulang ke rumah karena lelah menunggu terlapor,” akunya.

Namun setelah menunggu, keesokan harinya pun terlapor tidak mengembalikan motor hingga sebelum dilaporkan tidak ada itikad baik dari terlapor.

“Kami menunggu terlapor untuk mengembalikan motor, tapi tidak kunjung ada itikad baik. Sehingga kita laporkan ke polisi dengan membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang,” tambahnya.

Sementara, laporan korban sudah diterima anggota Piket SPKT Polrestabes Palembang tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Selanjutnya laporan korban akan diserahkan ke Unit Reskrim, untuk ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan. (ANA)

Berita Terkait

Dua Terduga Pengeroyok Ditangkap di Palembang, Polisi Kantongi Rekaman Aksi Kekerasan
Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Dua Terduga Pengeroyok Ditangkap di Palembang, Polisi Kantongi Rekaman Aksi Kekerasan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Berita Terbaru