Dikira Tidur saat Jam Pelajaran, Oknum Guru Diduga Aniaya Murid

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orangtua murid saat membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Orangtua murid saat membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tak terima anaknya yakni RM berumur 12 tahun sudah dianiaya seorang oknum guru, membuat Maya Kasnaria (47), orang tua korban, melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Rabu (22/10/2025).

Didampingi kuasa hukumnya, kepada petugas SPKT, warga Jalan Sosial Komplek PT Gandus Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus, Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/10/2025), sekitar pukul 07.30 WIB, di Sapta Marga Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Palembang.

“Peristiwa ini terjadi di salah sekolah di kota Palembang,” bebernya kepada petugas pengaduan.

Lanjut Maya, terkuaknya penganiayaan yang dialami anaknya, berawal saat korban pulang dan bercerita kepadanya.

“Awalnya saya tidak tahu. Lalu ketika anak saya pulang ke rumah, namanya anak kemudian dia bercerita bahwa sudah dianiaya guru yakni MH,” ungkapnya.

Mendapati hal tersebut, membuat Maya pun marah dan meminta anaknya untuk bercerita sejujurnya terkait peristiwa yang terjadi. “Dari keterangan anak saya, saat itu anak saya dianiaya di sekolah oleh oknum guru olahraga,” bebernya kembali.

Hal ini disebabkan, sambung Maya, saat itu terlapor mengira korban tidur saat jam pelajaran. “Padahal anak saya tidak tidur. Pelaku langsung memukulinya. Hingga anak saya mengalami sakit di dada dan bagian pinggang,” katanya.

“Saya berharap atas laporan saya pelaku ditangkap dan dipanggil untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang,  Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan korban tua korban terkait laporan UU perlindungan anak.

“Laporan sudah kita terima dan akan Segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Unit PPA Polrestabes Palembang, guna melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB