Diduga tidak Dimasukan Dalam Panitia Kurban, DD Bacok Mantan Ketua RT

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dirawat di rumah sakit. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat dirawat di rumah sakit. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran diduga tidak dimasukan sebagai panitia pembagian kurban, membuat DD (33), warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong AA, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, nekat melakukan pembacokan terhadap mantan Ketua RT 29, Suyanto (52).

Akibat peristiwa ini, Suyanti mengalami luka bacok di bagian hidung. Korban harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bari untuk mendapatkan perawatan medis, hingga akhirnya dipindah ke RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. Sedangkan pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek SU I.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/6/2025), sekitar pukul 10.15 WIB, di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong AA, tepatnya di halaman Masjid Haqqul Yaqin, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Berawal saat pelaku DD diduga tidak dimasukan dalam panitia penyembelihan hewan kurban. Diduga kesal melihat korban yang saat itu sedang memotong-motong daging, pelaku langsung membacoknya sebanyak satu kali ke arah muka dan mengenai bagian hidung.

Salah satu warga bernama Sukri mengatakan, untuk peristiwa persis ia tidak mengetahui. Namun saat itu yang melakukan pemotongan hewan kurban di lokasi kejadian, seluruhnya merupakan panitia.

“Masalah persisnya saya tidak tahu. Yang jelas saat itu yang melakukan pemotongan hewan kurban seluruhnya merupakan panitia,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Pelaku sudah diamankan dan tengah diproses Polsek SU I,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kapolsek SU I Palembang, AKP Hery. Menurut Hery, korban ini dulunya merupakan ketua RT 29. Namun sekarang istri korban yang menjabat sebagai Ketua RT.

“Nah perekrutan panitia penyembelihan kurban dilakukan oleh korban. Karena hal inilah diduga pelaku tidak masuk dalam panitia kurban. Karena kesal membuat pelaku membacok korban,” katanya.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka di tulang hidung, hingga pipi kanan. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi
Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Berita Terbaru

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat memimpin press release di Polda Sumsel.

Kota Palembang

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:35 WIB

Kota Palembang

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:03 WIB