Diduga Anut Aliran Sesat, Muksin Bacok Ibunya hingga Tewas dan Lukai Polisi

- Redaksi

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Seorang pria di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), secara membabi buta membacok ibu kandungnya hingga tewas. Peristiwa ini terjadi Desa Letang, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, Selasa malam (28/3/2023).

Pelaku pembunuhan ini ialah Muksin, warga asal dusun lima Desa Letang, Babat Supat. Dia diduga nekat menghabisi nyawa wanita yang telah melahirkannya itu, karena menganut aliran sesat.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan ini terjadi saat sang ibu sedang tadarusan di Masjid Baiturahman, Selasa malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Muksin menikam ibu kandungnya dengan sebilah golok.

Akibatnya, korban Siti Fatonah (56), meninggal dunia bersimbah darah di lokasi kejadian dengan luka tusuk di pinggang. Bukan hanya itu, Muksin juga membacok ayahnya, Misbahul Munir (60), yang mencoba menyelamatkan Siti.

Akibatnya, Misbahul menderita luka bacok di bagian leher. Beruntung Misbahul berhasil menyelamatkan diri dari amukan anak kandungnya itu.

Kapolres Muba, AKBP Siswandi, melalu Kasatreskrim, AKP Dwi Rio Adrian, mengatakan pelaku datang ke Masjid menusuk perut ibunya dari sebelah kanan tembus hingga sebelah kiri.

“Usai membunuh ibu kandung serta melukai ayahnya, pelaku pulang dengan tetap memegangi pedangnya,” kata Dwi.

Kemudian, warga bersama aparat Polsek Babat Supat segera datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Namun pelaku kembali mengamuk dan melukai anggota polisi.

“Pelaku berhasil kita amankan setelah dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kakinya, lantaran mengancam warga serta melukai anggota polisi,” ungkap Dwi.

Dijelaskan Dwi, dari keterangan beberapa saksi terungkap, amuk pelaku dilatari kekesalan kepada ayahnya yang membakar kitab kepercayaan pelaku.

Pelaku menganggap ayahnya sesat. Begitu pula ketika melihat ibunya membaca Alquran di Masjid, pelaku menganggapnya sesat.

“Saat dilakukan penyidikan, pelaku kemudian mengalami sakit karena membenturkan kepala dan badannya di dinding sel. Sempat dilarikan ke rumah dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Namun setelah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan, pelaku pembunuh ibu kandungnya ini dinyatakan meninggal dunia,” imbuhnya. (ANA)

Berita Terkait

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Berita Terbaru

Korban Saat Melapor

Kota Palembang

KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:20 WIB