Bocah Hiperaktif Tersesat di 14 Ulu, Polisi Beri Perlindungan dan Perhatian Hingga Keluarga Ditemukan

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto :  Bocah yang ditemukan Polsek SU 2 Palembang

Foto : Bocah yang ditemukan Polsek SU 2 Palembang

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Seorang bocah laki-laki yang diduga tersesat di kawasan RT 16 RW 04, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, mendapat perlindungan dan perhatian khusus dari warga serta jajaran Polsek Seberang Ulu II, Rabu (24/6/2026). Meski mengalami kesulitan berkomunikasi dan memiliki perilaku hiperaktif, bocah tersebut tetap dirawat dengan penuh kepedulian sambil menunggu keluarganya ditemukan.

 

Bocah tersebut pertama kali ditemukan warga tanpa didampingi orang tua maupun keluarganya. Informasi itu kemudian disampaikan Ketua RT 16, Syaiful, kepada pihak kepolisian untuk membantu mengamankan sekaligus mencari keberadaan keluarga anak tersebut.

 

Demi keselamatan sang bocah, warga terlebih dahulu membawanya ke rumah Ketua RT sebelum akhirnya diserahkan kepada anggota Polsek Seberang Ulu II Palembang.

 

Meski memiliki perilaku hiperaktif dan sulit diajak berkomunikasi, bocah tersebut tampak tenang selama berada bersama warga maupun petugas kepolisian. Bahkan, ia tidak menunjukkan rasa takut saat berada di lingkungan kantor polisi.

 

Saat ini, bocah tersebut diamankan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Seberang Ulu II Palembang sambil menunggu keluarganya ditemukan.

 

Kapolsek Seberang Ulu II Palembang, Kompol Dedi Rahmat, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga mengenai keberadaan anak yang diduga tersesat tersebut.

 

“Begitu menerima informasi adanya seorang anak yang diduga tersesat di wilayah 14 Ulu, anggota kami langsung menjemput dan mengamankannya ke Polsek Seberang Ulu II. Saat ini anak tersebut berada di ruang SPKT dalam kondisi sehat dan aman,” ujar Dedi Rahmat.

 

Menurutnya, anggota kepolisian berupaya memberikan rasa nyaman kepada anak tersebut selama berada di Polsek. Berbagai cara dilakukan, mulai dari mengajaknya menonton video di telepon genggam hingga memberikan makanan.

 

“Anak ini hiperaktif dan cukup sulit diajak berkomunikasi. Kami berusaha membuatnya nyaman dengan memberikan makanan dan mengajaknya menonton video melalui handphone. Alhamdulillah, selama berada di Polsek dia tidak menangis dan tidak terlihat takut dengan anggota kami,” katanya.

 

Dedi juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera memberikan pertolongan kepada anak tersebut. Menurutnya, langkah cepat warga dan Ketua RT sangat membantu dalam memastikan keselamatan anak.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga dan Ketua RT yang telah peduli serta segera melaporkan keberadaan anak ini. Kepedulian masyarakat sangat membantu dalam upaya perlindungan terhadap anak-anak yang membutuhkan pertolongan,” ungkapnya.

 

Hingga kini, identitas maupun alamat tempat tinggal bocah tersebut masih belum diketahui karena keterbatasan komunikasi. Oleh sebab itu, pihak kepolisian terus berupaya mencari informasi terkait keberadaan keluarga maupun orang tuanya.

 

Kapolsek Seberang Ulu II pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anak atau mengenali ciri-ciri bocah tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian.

 

“Kami berharap orang tua atau keluarga anak ini dapat segera ditemukan. Bagi masyarakat yang mengenali atau mengetahui identitas anak tersebut, silakan datang ke Polsek Seberang Ulu II agar anak ini bisa segera dipertemukan kembali dengan keluarganya,” tegasnya.

 

Peristiwa ini menjadi potret nyata sinergi antara warga dan kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada anak. Di tengah kesibukan tugas pengamanan, anggota Polsek Seberang Ulu II tetap menunjukkan sisi humanis dengan memastikan bocah tersebut mendapatkan perhatian, makanan, dan rasa aman hingga keluarganya berhasil ditemukan.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot
Kesepakatan Dagang Pengusaha Muda Sumsel di TEI 2026 Tembus Rp501,40 Miliar
SMAN Sumatera Selatan Raih Silver di AHMBS 2026 Tingkat Nasional
Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot

Berita Terbaru