Pertamina Patra Niaga Raih ESG Now Awards 2026 Melalui Program Inovasi Sosial dan Ekonomi Sirkular

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID – PT Pertamina Patra Niaga berhasil meraih penghargaan kategori Social Innovation & Circular Economy Impact dalam ajang ESG NOW Awards 2026 yang diselenggarakan Republika di Jakarta, Senin (19/10). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan program SAGARI (Sadar Lingkungan, Gerakan Aksi Reduce dan Inovasi) yang mendukung praktik keberlanjutan, inovasi sosial, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.

 

SAGARI merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Energi Berdikari Pertamina Patra Niaga unit kerja Integrated Terminal Balongan, Regional Jawa Bagian Barat. Program ini dibuat setelah melihat potensi dan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya Desa Sliyeg Lor, Indramayu. Tujuannya untuk menjawab tantangan pertanian konvensional, penurunan produktivitas mangga, fluktuasi harga saat panen raya, serta limbah sisa panen yang belum dikelola dengan baik. Peta program menunjukkan limbah sisa panen pertanian lebih dari 100 ton per tahun. Harga mangga saat panen raya pun bisa turun hingga 90%, dari Rp25.000 menjadi Rp2.500.

 

Untuk mengatasi tantangan itu, Pertamina Patra Niaga mengembangkan pemberdayaan masyarakat melalui tiga subprogram, yaitu Griya Mangga untuk penguatan budidaya ramah lingkungan, Griya Kreasi untuk pengembangan inovasi dan sarana budidaya, serta Griya Rasa untuk meningkatkan nilai tambah mangga lewat produk olahan. Program ini juga melibatkan kelompok perempuan purna pekerja migran dan masyarakat rentan melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

 

Limbah sisa panen mangga diolah menjadi pupuk organik berbasis bioaktivator, sementara sebagian komoditas mangga diolah menjadi produk turunan bernilai tambah. Pemanfaatan bioaktivator kulit mangga berhasil mengurangi emisi hingga 0,168 ton CO2eq, serta mampu menciptakan kemandirian ekonomi dengan rata-rata pendapatan kelompok binaan mencapai Rp234 juta per tahun.

 

Turut hadir menerima penghargaan, VP Community Involvement & Development Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, menyampaikan apresiasi kepada Republika atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menjalankan program TJSL yang berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

 

“Penghargaan ini menjadi motivasi dan penyemangat bagi kami untuk terus berkomitmen melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, kami juga mengedepankan prinsip-prinsip ESG, inovasi sosial, serta dampak ekonomi sirkular. Kami berharap upaya ini dapat turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas,” ucap Dian.

 

Di kesempatan yang sama, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Reno Fri Daryanto, menjelaskan bahwa SAGARI dikembangkan berdasarkan kondisi yang ditemui di sekitar wilayah operasi Integrated Terminal Balongan. Menurutnya, mengubah limbah mangga menjadi pupuk memanfaatkan potensi lokal dan memberi manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat. Reno juga menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus mendukung program TJSL di sekitar wilayah operasional perusahaan.

 

“Program ini berangkat dari dua potensi isu di sekitar Integrated Terminal Balongan, yaitu kebutuhan lapangan pekerjaan bagi masyarakat purna pekerja migran serta melimpahnya limbah hasil panen mangga. Setelah program ini berjalan, limbah tersebut terbukti dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, salah satunya pupuk menggunakan bioaktivator, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru,” jelas Reno.

 

Program SAGARI turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia, khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Dengan penghargaan ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Editor : Jaks

Berita Terkait

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan Astra Honda Raih Double Podium
PT Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan
Wakil Kepala BP BUMN Tinjau Gerai KDKMP, Produk LPG Pertamina Hadir Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Komunitas
Pimpin Transformasi Digital Terintegrasi, Edward Candra Raih Penghargaan Sekda Terbaik Kategori Orchestration Leadership pada ADLG Awards 2026
Konsisten Perkuat Tata Kelola, PGN Kembali Raih Penghargaan IICD Corporate Governance Award 2026
Bagi-Bagi Bahagia Telkomsel, Makin Sering Transaksi, Makin Besar Peluang Bawa Pulang Mobil dan Motor

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih ESG Now Awards 2026 Melalui Program Inovasi Sosial dan Ekonomi Sirkular

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:02 WIB

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan Astra Honda Raih Double Podium

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:08 WIB

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Berita Terbaru