Menuju 9 Tahun Berkarya, Kawan Lamo Galo Siapkan Rangkaian Event Seni dan Budaya

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menuju 9 Tahun Berkarya, Kawan Lamo Galo Siapkan Rangkaian Event Seni dan Budaya

Menuju 9 Tahun Berkarya, Kawan Lamo Galo Siapkan Rangkaian Event Seni dan Budaya

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Menjadi salah satu komunitas musisi dan seniman di Sumatera Selatan (Sumsel), kini Yayasan Kawan Lamo Galo akan menginjakkan kaki ke umur 9 tahun.

 

Jelang acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9, Yayasan Kawan Lamo Galo mempersiapkan serangkaian event hingga perhelatan acara inti bertajuk ‘Kawan Lamo Part 5 + 9 Tahun Kawan Lamo’. Puncak event tersebut akan digelar pada tanggal 9 September 2026 mendatang.

 

Fitriansyah Sutrisno, Ketua Yayasan Kawan Lamo Galo berkata, untuk rangkaian perayaan HUT ke-9, Yayasan Kawan Lamo Galo menggelar konsep reuni dan jamming, yang dimulai pada Sabtu (20/6/2026) malam di GenZ kafe di kawasan Celentang Palembang.

 

Reuni dan Jamming tersebut diisi oleh para musisi dan aktivis dari berbagai komunitas di Kota Palembang Sumsel, dengan membawakan lagu-lagu era 90’an. Suasana pun semakin meriah, ketika lagu-lagu lawas yang dibawakan sukses membawa para pengunjung mengenang masa indah di masa lalu.

 

“Kita berkumpul bareng kawan-kawan musisi Sumsel, aktivis dan media. Acaranya mengusung lagu-lagu tahun 90-an, buat kenangan dan silaturahmi,” ujar Mpit, sapaan akrabnya, Rabu (24/6/2026).

 

Para komunitas yang turut terlibat yakni Dewan Kesenian Sumsel (DKSS), Dewan Kesenian Palembang (DKP), Jaringan Kebudayaan (Jaker) Sumsel, Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) Palembang, Orang Indonesia (OI), Pal-7, RockIN 12, Gencar dan Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel.

 

Lalu ada Jamers, Kawali, KKPP, RMK, Musi Lady Rock (MLR) yang merupakan komunitas rockers wanita di Sumsel, Cermin Kota, RDP Center, Slankers, Petanesia Sumsel, Kobar 9, Nick Fams, Gong Sriwijaya, IBF Chater Sumsel, PGK Sumsel dan lainnya.

 

Selai reuni, Yayasan Kawan Lamo Galo juga menyiapkan program besar yakni Bikin Gede Bangsa (Big Bang) Indonesia, yang akan melibatkan para pelajar SMA dan SMK se-Sumsel, untuk berkarya tentang Indonesia.

 

“Karya mereka rencananya akan disebarluaskan ke seluruh duta besar RI yang bekerjasama juga dengan Gong Sriwijaya,” ungkapnya.

 

Yayasan Kawan Lamo Galo sendiri terbentuk berawal dari komunikasi yang terjalin antara pertemanan para musisi di Sumsel. Berawal dari chatting di Facebook yang diinisiasi oleh Acan Jabaudin, Dedy vokal, Sepnaldi, Yudhi, Montana, Gatot Steel, Adek Steel, Mpit dan lainnya.

 

Dari gabungan anak seni Sriwijaya, pertemuan tersebut berkembang menjadi rumah bagi seniman, musisi, media, pengusaha, aktivis hingga para penikmat seni. Yang semuanya, lanjut Mpit, peduli akan seni budaya yang tergabung di Yayasan Kawan Lamo Galo.

 

Akhirnya Yayasan Kawan Lamo Galo resmi didirikan pada tahun 2017, yang berfokus pada pendidikan seni, sosial dan budaya. Setiap tahunnya, Yayasan Kawan Lamo Galo rutin menggelar berbagai event pentas seni.

 

Mulai dari Part 1 hingga Part 4 di tahun lalu yang menjadi puncak HUT ke-8 Yayasan Kawan Lamo Galo di Lawang Borotan Plasa Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, dengan konsep ‘Parade Bunyian’.

 

“Istana bukanlah akhir tapi awal dari perubahan. Semangat itu juga yang kami bawa. Dari komunitas, kita bangun budaya dan pendidikan untuk Indonesia lebih maju lagi,” ungkapnya.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot
Kesepakatan Dagang Pengusaha Muda Sumsel di TEI 2026 Tembus Rp501,40 Miliar
SMAN Sumatera Selatan Raih Silver di AHMBS 2026 Tingkat Nasional
Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot

Berita Terbaru