SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami Eny Nurlianti (57), seorang ibu rumah tangga di Palembang ini. Dirinya sudah menjadi korban copet saat menumpangi mobil angkutan kota (Angkot). Tak terima handphone miliknya raib, membuatnya pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Rabu (26/11/2025).
Ditemani sang anak, warga Lorong Jama-Jama Kecamatan Plaju Palembang ini menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (19/11/2025), sekitar pukul 14.30 WIB, di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya didepan Masjid Agung Palembang, Kelurahan 18 Ilir Kecamatan IT I.
Berawal, saat korban hendak pulang, lalu menumpangi angkot (angkutan umum). “Hendak pulang. Lalu saya naik Angkot. Handphone saya simpan didalam tas yang saya pakai,” katanya, kepada petugas saat melapor.
Saat di dalam angkot, ada seorang lelaki yang tak dikenal mengajak cerita korban. Diduga tanpa disadari korban, saat itu pelaku mengambil handphone korban yang berada di dalam tas.
“Saya diajak pelaku bercerita pak. Namun saya tidak sadar bahwa HP saya dicuri pelaku,” ungkapnya.
Ketika turun dari angkot, korban pun baru sadar saat hendak mengunakan HP-nya. “Saya hendak mengunakan hp pak. Ketika saya cari di tas hp saya sudah tidak ada lagi didalam tas. Oleh itulah saya melapor kesini berharap pelaku ditangkap,” harapnya.
Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan 1 unit Hp note 13 pro dengan total kerugian Rp 6,8 juta. Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan korban terkait pencurian.
“Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang, untuk melakukannya penyelidikan guna menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

















