Dibacok dan Disiram Air Keras saat Beli Makan sahur, Wahyu Alami Luka Parah

- Redaksi

Rabu, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga ingin membeli makan untuk santap sahur, seorang pria menjadi korban pembacokan dan penyiraman air keras oleh puluhan orang di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di dekat rumah makan sederhana Palembang, Rabu (27/4/2022), sekitar pukul 03.00 WIB.

Atas kejadian itu, kini korban yang diketahui bernama Wahyu Saputra (20) warga Lorong KKN XIII, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Saksi mata di TKP, Romi (31) mengungkapkan bahwa ada sekitar 20 motor dan satu unit mobil yang mendatangi korban pada saat sedang duduk di kursi trotoar di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya melihat pelaku rombongan dan banyak, kemungkinan saya itu lebih dari 30 orang,” ujarnya, kepada wartawan.

Dirinya menuturkan, bahwa saat itu ia sedang berjaga malam di lokasi kejadian dan melihat orang ramai-ramai. Dikatakan Romi, ia menduga kalau ramai-ramai orang berkumpul itu telah terjadi kecelakaan.

“Saya tidak menyangka kalau itu merupakan tindak pidana kejahatan,” jelasnya.

Romi mengaku pada saat kejadian ia melihat jelas seorang pria turun dari mobil sambil mengeluarkan senjata tajam diduga pedang dan langsung mengarahkannya ke tubuh korban.

“Baru saat itu saya sadar, bahwa keramaian itu adalah tindak pidana kejahatan. Saya juga lihat orang yang pakai motor, menyiram keras ke korban,” ungkapnya.

Melihat korban terkapar, para pelaku langsung pergi meninggalkan TKP. “Orang disini dan saya langsung membantu korban ke rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, bahwa pihak keluarga korban sudah membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang mengenai percobaan curas atau pengeroyokan.

“Laporan sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang dan telah di lakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi di lapangan, selanjutnya Satreskrim kita akan menindaklanjuti laporan tersebut,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi
Dua Kurir Jaringan Malaysia Ditangkap, 16,9 Kilogram Sabu Dimusnahkan di Palembang
Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 15:59 WIB

Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan

Kamis, 23 April 2026 - 15:51 WIB

Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 15:33 WIB

Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi

Rabu, 22 April 2026 - 14:18 WIB

Dua Kurir Jaringan Malaysia Ditangkap, 16,9 Kilogram Sabu Dimusnahkan di Palembang

Berita Terbaru