CPNS Lulus tidak Boleh Ajukan Pindah Tugas, Jika tidak…

- Redaksi

Selasa, 1 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKPSDM Pagar Alam, Marendra Oka Wijaya. (Photo: Delta Handoko)

Kepala BKPSDM Pagar Alam, Marendra Oka Wijaya. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus, tidak boleh mengajukan pindah tugas ke luar daerah. Kalau tetap bersikeras, dianggap mengajukan mengundurkan diri sesuai ketentuan yang berlaku.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pagar Alam, Marendra Oka Wijaya. Dikatakan Oka, CPNS tidak boleh mengajukan pindah kerja instansi selama masa tugas 10 tahun.

Hal ini sesuai dengan Pemen PAN RB Nomor: 27 Tahun 2001. Selain itu, CPNS yang telah dinyatakan lulus dan telah mendapatkan persetujuan NIP kemudian menguncurkan diri, maka akan dikenai sanksi.

“Paling tidak kalau mengundurkan diri sesuai ketentuan bisa saja dikenai sanksi denda hingga puluhan juta rupiah,” kata Oka, Selasa (1/3/2022).

Diterangkannya, sebanyak 35 orang peserta pelamar umum CPNS formasi anggaran tahun 2021 resmi dinyatakan lulus, sekaligus telah melengkapi berkas persyaratan ditetapkan Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Badan Kepegawaian Daerah Kota Pagar Alam.

“Semuanya telah melengkapi dan menyerahkan ketentuan persyaratan yang diajukan. Tinggal lagi saat ini kita tengah melakukan verifikasi berkas mereka. Untuk verifikasi berkas tentunya membutuhkan proses tahapan yang cukup lama. Pasalnya, terlebih dahulu diteliti dengan seksama, sehingga sewaktu pengajuan berkas untuk NIP Pegawai ke BKN tidak terjadi kekeliruan,” kata Oka.

Sambung Oka, mudah-mudahan berkas usulan NIP pegawai bagi CPNS formasi anggaran 2021 dapat segera diterima untuk diproses lebih lanjut dilaksanakan pelantikan.

“Untuk itu kepada semua peserta CPNS yang dinyatakan lulus agar lebih bersabar, sembari menunggu instruksi melalui surat edaran resmi dari BKN,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB