Category: Pagar Alam

  • Gunung Api Dempo Hembuskan Abu Vulkanik, BPBD Siapkan Skenario Antisipasi

    Gunung Api Dempo Hembuskan Abu Vulkanik, BPBD Siapkan Skenario Antisipasi

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Gunung Api Dempo yang terletak Kota Pagar Alam Sumatera Selata kembali menghembuskan abu vulkanik setinggi 1.300 meter dari permukaan kawah.

    Dikutip dari laman facebook Pos Pga Dempo Hembusan abu vulkanik ini terpantau jelas di rekaman CCTV Pos Pemantau gunung api Dempo yang memperlihatkan abu vulkanik membumbung tinggi, Selasa (19/8/2025).

    Data dari situs magma.esdm menyebutkan, telah terjadi erupsi gunung Dempo, Sumatera Selatan pada tanggal 19 Agustus 2025 pukul 07:48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.300 m di atas puncak (± 4.473 m di atas permukaan laut).

    Kolom abu teramati berwarna putih dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi ± 1 menit 52 detik.

    “Saat ini G. Dempo berada pada Status *Level II (Waspada)* dengan rekomendasi:

    Agar masyarakat, pengunjung/wisatawan tidak mendekati dan bermalam (camping) di pusat aktivitas kawah Marapi – G. Dempo dalam radius 1 km, serta arah bukaan kawah sejauh 2 km ke sektor utara, mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan,” tulis akun tersebut.

    Menyikapi hal ini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),kota Pagar Alam John Hasman menyatakan pemerintah daerah terus memonitoring setiap perkembangan informasi terkait aktifitas vulkanis gunung api Dempo.

    Hingga kini, kata John, meski intensitas erupsi agak meningkat namun berdasarkan data dari pos pemantau PVMBG yang per hari pihaknya terima status gunung api Dempo masih di tetapkan pada level II Waspada.

    “Tadi kami sudah mendapat update pristiwa erupsi dari pos pemantau dan kami lihat PVMBG belum meningkaf status aktifitas vulkanis masih pada level dua waspada,” imbuhnya.

    Meski begitu, kata John, BPBD kota Pagar Alam tetap menyiapkan skenario antisipasi bencana jika dinamika aktifitas vulkanis gunung api Dempo terus meningkat.

    Di beberkannya,BPBD kota Pagar Alam dalam setiap stiuasi kerawanan bencana di dukung oleh personel dan perlengkapan serta logistik yang cukup memadai sehingga jika terjadi bencana alam semisal gunung meletus sudah di siapkan rencana evakuasi hingga penyaluran logistik bagi yang terdampak.

    “Untuk situasi andai terjadi bencana alam besar kami akan berkolaborasi dengan BPBD provinsi semisal untuk pelaksanaan evakuasi atau penyaluran logistik bantuan dimana saat ini ada 70 personel kami yang selalu siap siaga di tambah bahan makanan yang tersedia di gudang siap disalurkan ke lokasi bencana termasuk tenda pengungsian tersedia,” jelasnya. (ANA)

  • Geledah Ruang Bina Marga, Kejari Amankan Sejumlah Dokumen Penting

    Geledah Ruang Bina Marga, Kejari Amankan Sejumlah Dokumen Penting

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam, melakukan penggeledahan terhadap Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kota Pagar Alam, Jum’at (15/8/2025). Pantauan di lapangan, penggeledahan yang pimpin langsung Kajari Muhammad Pakaja, didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Pranomo, berlangsung kurang lebih 5 jam.

    Berdasarkan siaran pers Kajari Kota Pagar Alam dengan nomor : PR-11/L.6.18/DEK.1/08/2025 bahwa penggeledahan merupakan tindak lanjut terkait perkara dugaan tindak pidana lorupsi kegiatan pelebaran bahu Jalan Ratu Seriun Tahun Anggaran 2023 dengan Nilai kontrak  Rp.1.491.562.000,- (Satu Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Lima Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah).

    Sementara potensi Kerugian Keuangan Negara senilai Rp. 760.332.282,53 (Tujuh Ratus Enam Puluh Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Dua Ratus Delapan Puluh Dua Rupiah Lima Puluh Empat Sen).

    Penggelesahan tersebut atas perintah dan persetujuan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam No: PRIN-329/L.6.18/fd.1/05/2025 tanggal 23 Mei 2025 dan Surat Penetapan Penggeledahan dari Pengadilan Negeri Pagar Alam No: 46/PenPid.B-GLD/2025/PN Pga tanggal 15 Agustus 2025.

    “Pada saat dilakukan penggeledahan Tim Penyidik mengamankan beberapa dokumen terkait yang nantinya akan dijadikan barang bukti dalam perkara yang dimaksud. Pelaksanaan Penggeledahan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” terang Kajari Pagar Alam. (ANA)

  • Kejari Geledah Ruang Bidang Bina Marga PUTR Pagar Alam, Terkait Dugaan Kasus Ini

    Kejari Geledah Ruang Bidang Bina Marga PUTR Pagar Alam, Terkait Dugaan Kasus Ini

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Pagar Alam, melakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap ruang Bina Marga Dinas PUTR, Jum’at (15/8/2025). Penggeledahan ini pimpin langsung Kepala Kejari Pagar Alam, Muhammad Pakaja.

    Informasi di lapangan, penggeledahan ini dilakukan sejak tadi pagi, dengan memeriksa sejumlah pegawai PU BM, termasuk memanggil pegawai Kelurahan dan Kecamatan Dempo Utara, yang diduga kuat terkait proyek yang tengah diselidiki.

    Kepala Kejaksaan Negeri Muhammad Pakaja menyampaikan, pihaknya sedang berupaya mengumpulkan bukti-bukti kegiatan proyek bidang Bina Marga, terkait proyek peningkatan jalan berlokasi di Talang Serui.

    “Hari ini, berdasarkan surat izin penggeledahan, kami melakukan upaya mengumpulkan bukti dan data pendukung untuk meningkatkan tahap penyidikan serta menguatkan data untuk berkas tuntutan kami nanti dimana terkait proyek peningkatan jalan di talang Serui,” terang Pakaja.

    Proses penggeledahan ruang bidang Bina Marga PUTR Kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

    Lebih lanjut Pakaja membeberkan, penggeledahan ini terkait laporan temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 716 juta.

    “Penyelidikan ini dimulai dari temuan kerugian negara oleh BPK pada proyek tersebut sehingga hari ini kami melakukan pengumpulan data pendukung dan untuk siapa nanti tersangkanya akan kami beritahukan berikutnya,” kata dia.

    Dari informasi yang dihimpun penyelidikan yang di lakukan Kejari Pagar Alam terkait peningkatan status jalan di kawasan Dempo Utara tahun anggaran 2023 dengan pagu proyek sebesar hampir Rp 1,5 miliar dengan nilai kerugian negara hampir setengahnya. (ANA)

  • 70 Siswa-Siswi Terbaik Tingkat SMA dan SMK Dikukuhkan Jadi Anggota Paskibraka

    70 Siswa-Siswi Terbaik Tingkat SMA dan SMK Dikukuhkan Jadi Anggota Paskibraka

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebanyak 70 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK se Kota Pagar Alam yang lulus dalam seleksi anggota Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun 2025 dikukuhkan ole Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah.

    Pengukuhan 70 anggota Paskibaraka tersebut dilangsungkan di Gedung Serbaguna SD Negeri 74 Gunung Gare, Kamis (14/8/2025).

    Mengawali sambutannya, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, mengucapkan selamat kepada siswa-siswi yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Kota Pagar Alam Tahun 2025 yang akan melaksanakan tugas pada upacara detik-detik peringatan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 mendatang.

    Ia menegaskan, Dengan terpilihnya  sebagai anggota Paskibraka, menunjukkan bahwa 70 siswa-siswi ini dinilai memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan sebagai anggota Paskibraka. Baik berupa fisik yang prima, postur tubuh yang ideal, mental dan moralitas yang baik serta disiplin yang tinggi.

    Pengukuhan anggota Paskibraka HUT RI ke-80 Kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

    “Sehingga tunjukkan bahwa kalian bisa, tunjukkan kepada keluarga, Pemerintah Daerah dan Bangsa serta Negara bahwa kalian mampu melaksanakan tugas dengan baik,” papar Walikota.

    Walikota mengucapkan Selamat bertugas dan berharap agar menjadi generasi masa depan yang maju dan unggul.

    “Dengan semangat berkarya serta memiliki integritas tinggi, mental yang kokoh, ulet dan pantang menyerah untuk berjuang demi kemajuan Kota Pagar Alam, Bangsa dan Negara Indonesia,” jelasnya. (ANA)

  • Pemkot Pagar Alam Usulkan 8 Raperda ke DPRD, Termasuk RPJMD 2025-2029

    Pemkot Pagar Alam Usulkan 8 Raperda ke DPRD, Termasuk RPJMD 2025-2029

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar alam, mengusulkan sebayak delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

    Hal ini diketahui dalam Rapat Paripurna XIV Sidang ke-I DPRD Kota Pagar Alam, dalam agenda pembukaan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Pagar Alam Tahun 2025, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, Selasa (12/8/2025).

    Dalam pidato pengantarnya, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah menyebutkan, sesuai dengan usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, dimana Pemkot telah mengusulkan 8 Raperda, 5 Raperda bersifat prioritas dan 3 Raperda bersifat komulatif terbuka.

    “Salah satunya adalah Raperda yang akan dibahas tentang RPJMD Kota Pagar Alam tahun 2025-2029, diajukan sebagai pelaksana ketentuan pasal 264 ayat 1 dan ayat 4 UU no 23 th 2014 tentang pemerintah daerah,” paparnya.

    Walikota berharap agar Raperda yang dimaksud dapat dibahas secara bersama antara DPRD, Pemerintah Kota dan tim ahli untuk mendapatkan evaluasi dan harmonisasi, agar kemudian dapat dicapai keputusan bersama hingga dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah.

    “Dalam kesempatan ini, saya juga mengajak semua unsur masyarakat Kota Pagar Alam, untuk berpartisipasi dalam penyusunan peraturan daerah, agar tercapai penyelenggaraan pemerintahan yang adil dan makmur, serta membuka peluang sebanyak-banyaknya untuk menyampaikan aspirasi, baik melalui DPRD maupun melalui pemerintah kota,” jelasnya. (ANA)

  • Siaga Bencana, Walikota Pagar Alam Bakal Sebar Satu Unit Damkar Tiap Kecamatan

    Siaga Bencana, Walikota Pagar Alam Bakal Sebar Satu Unit Damkar Tiap Kecamatan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menegaskan jika pemerintah bakal menempatkan satu unit Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk setiap Kecamatan di Kota Pagar Alam.

    Hal ini disampaikan dalam apel bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagar Alam, Senin (11/8/2025).

    Diketahui, jika Apel tersebut bertujuan memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan pendukung yang dimiliki BPBD Kota Pagar Alam dalam menghadapi segala kemungkinan.

    Mengawali amanatnya, Walikota mengajak seluruh personel BPBD untuk bekerja dengan hati dan hilangkan semua perbedaan masa lalu serta menjaga kedisiplinan dalam bekerja.

    “Saya mengajak bekerja dengan hati, hilangkan segala perbedaan dimasa lalu serta menjaga kedisiplinan dalam bekerja,” papar Walikota.

    Pada apel tersebut Wali Kota menyampaikan rencana Pemkot Pagar Alam untuk menempatkan satu kecamatan satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), mengingat pentingnya percepatan dalam menanggulangi bencana kebakaran terutama di wilayah yang jauh.

    “Kesiapsiagaan dan sinergi bersama adalah kunci untuk melindungi keselamatan masyarakat, serta meminimalkan dampak yang mungkin terjadi. Bencana adalah urusan kita bersama, bukan hanya tugas pemerintah,” tegas Ludi.

     Walikota juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan pengetahuan masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat perlu didorong melalui pembangunan budaya gotong-royong, peningkatan kesadaran akan risiko bencana, serta penguatan komunitas relawan.

    Ia juga menekankan bahwa apel ini untuk meningkatkan koordinasi antar pihak sehingga terjadi sinergitas semua pihak dalam menghadapi potensi bencana.

    “Saya yakin seluruh pihak memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta siap mengimplementasikannya di lapangan. Jalin komunikasi yang baik agar pelaksanaan tugas berjalan optimal,” jelasnya. (ANA)

  • 60 Pejabat Pemkot Pagar Alam Kena Rotasi

    60 Pejabat Pemkot Pagar Alam Kena Rotasi

    SUARAPUBULIK.ID, PAGAR ALAM – Untuk pertama kalinya pasca dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah dan Bertha, melakukan rotasi pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkot Pagar Alam.

    Sedikitnya ada 60 pejabat yang di rotasi yang terdiri dari 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 22 Pejabat Administrator dan Pengawas, serta 35 Pejabat Fungsional, dilantik di Gedung Serbaguna SD Negeri 74 Gunung Gare, pada Jum’at petang (8/8/2025).

    Walikota Ludi Oliansyah menegaskan, bahwa mutasi dan rotasi ini dipandang perlu, karena merupakan kebutuhan organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

    “Pelantikan hari ini, tentunya sudah melalui mekanisme yang berlaku seperti uji kompetensi dan job fit, serta saya tegaskan di kepemimpinan Ludi dan Bertha, tidak ada jual beli jabatan, yang terpenting tingkatkan prestasi dalam bekerja,” tegasnya.

    Dirinya berpesan kepada pejabat yang baru dilantik, hendaknya benar-benar mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan hati, penuh keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

    “Saya ucapkan selamat bagi para pejabat yang baru dilantik semoga dapat bekerja dengan baik, jujur, kreatif dan bertanggung jawab. Saya yakin dan percaya bahwa Saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. (ANA)

  • Untuk Ketiga Kalinya, Jabatan Pj Sekda Pagar Alam Alami Pergantian

    Untuk Ketiga Kalinya, Jabatan Pj Sekda Pagar Alam Alami Pergantian

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Jabatan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) dilingkungan pemerintah Kota Pagar Alam kembali alami pergantian atau rotasi.

    Jika sebelumnya Pj Sekda dijabat oleh Dahnial Nasution, maka terhitung Jum’at (8/8) jabatan tersebut diamanahkan ke Zaily Oktosab Fitri Abidin yang merupakan Kadisdukcapil Kota Pagar Alam.

    Zaily Oktosab pun merupukan orang ketiga yang diamanati setelah Sekda Defeniitif Lengser pada pemerintahan sebelnya, pelantikannya pun dilakukan oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah bertempat di Ruang Rapat Besemah Due, Kantor Wali Kota Pagar Alam.

    Dalam sambutannya, Ludi Oliansyah menjelaskan bahwa pelantikan Pj Sekda yang baru ini sudah melalui proses yang sesuai perundang-undangan yang berlaku.

    “Penetapan jabatan ini menjadi suatu hal yang biasa di sistem pemerintahan, begitupun jabatan yang saya emban, itu hanya bersifat sementara,  jadi saya ingin kita tetap solid, bergandeng tangan, membangun kota Pagar Alam yang sama-sama kita cintai ini,” ucapnya.

    Dirinya menegaskan, bahwa dalam pelantikan ini tidak ada jual beli jabatan. “Karena saya haramkan jual beli jabatan, tunjukkanlah kinerja kalian, karena kalian mempunyai kesempatan yang sama dalam sebuah jabatan,” tegas Walikota.

    Walikota juga menerangkan bahwa Pj Sekda masih banyak PR, untuk itu Wali Kota mengajak semua pihak untuk terus berkoordinasi, menjalin silaturahmi, meningkatkan sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama membangun Kota Pagar Alam.

    “Ayo kita bangun kota Pagar Alam ini dengan ikhlas dan bekerja dengan hati,” jelasnya. (ANA)

  • Dituntut Berinovasi, 40 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Kompetensi Kewirausahaan

    Dituntut Berinovasi, 40 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Kompetensi Kewirausahaan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pelatihan Peningkatan Pemahaman dan Kompetensi Kewirausahaan bagi UMKM di Kota Pagar Alam tahun 2025, Kamis (07/08/2025).

    Kepala Disperindagkop Kota Pagar Alam Herman mengatakan jika kegiatan yang diikuti oleh 40 pelaku UMKM ini diselenggarakan selama 3 hari ke depan.

    “Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan dan kompetensi bagi pelaku UMKM dan memacu semangat UMKM untuk memunculkan inovasi terbaru serta sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pagar Alam,” paparnya.

    Sementara Pj Sekda Dahnial Nasution yang membuka kegiatan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pagar Alam.

    “Ini merupakan peluang bagi kita sebagai daerah tujuan wisata di Sumatera Selatan, dengan ramainya wisatawan yang datang, kita manfaatkan dengan menjajakan berbagai produk UMKM yang ada di Kota Pagar Alam,” ujarnya.

    Pembukaan pelatihan peningkatan pemahaman dan kompetensi kewirausahaan. (Photo: Delta Handoko)

    Disamping itu, Pj Sekda juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan teknologi yang ada di zaman modern ini untuk mengembangkan UMKM.

    “Ikutilah kegiatan ini dengan serius, sampai dengan selesai, dan semoga dapat mencapai tujuan dari kegiatan ini, yakni meningkatkan kompetensi Pelaku UMKM, sehingga UMKM lebih berkembang dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Walikota Pagar Alam Larang Warga Minta Sumbangan Berkedok HUT RI

    Walikota Pagar Alam Larang Warga Minta Sumbangan Berkedok HUT RI

    SUARAPUBULIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, melarang agar warga Pagar Alam tidak melakukan aksi permintaan sumbangan yang berkedok Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80.

    Larangan tersebut dikeluarkan Walikota melalui surat edaran nomor 100/90/801/ 2025 tertanggal 6 Agustus 2025 yang ditujukan kepada Camat dan Lurah se Kota Pagar Alam.

    Ditegaskan Walikota, bahwa jika penggalangan dana HUT RI tersebut adalah dengan cara meminta sumbangan di jalan-jalan serta tempat umum lainnya.

    Hal ini, Dikatakan Walikota untuk menghindari kesalahpahaman serta potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    “Dengan ini disampaikan imbauan kepada seluruh Camat dan Lurah agar menghimbau kepada seluruh RW dan RT agar melarang dan menghentikan segala bentuk penggalangan dana yang dilakukan di jalan-jalan atan ditempat umum lainnya,” ungkapnya, pada surat edaran tersebut.

    Disebutkanya, bahwasanya pemerintah dalam hal ini Pemkot Pagar Alam mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang bernuansa kebangsaan dan memperkuat persatuan.

    Namun demikian, hal ini dilakukan demi menjaga ketertiban, kenyamanan sehingga Menghimbau kepada Ketua RW dan Ketua RT diwilayah masing masing untuk mengarahkan pelaksanaan kegiatan agar dilaksariakan secara swadaya, gotong royong dan partisipatif sukarela tanpa unsur pemaksaan atau kewajiban iuran.

    “Apabila terdapat aktivitas permintaan sumbangan yang melanggar ketentuan atau meresahkan masyarakat dalam rangka HUT RI maka segera dilaporkan kepada yang berwenang,” jelasnya. (ANA)

  • Nekat Masuk Rumah Warga Malam Hari, Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    Nekat Masuk Rumah Warga Malam Hari, Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Polres Pagaralam melalui Unit Reskrim Polsek Pagar Alam Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Jalan Pratu Suhir, Kelurahan Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara.

    Adalah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun berinisial TD, diamankan sebagai pelaku. Dia diketahui masuk ke rumah korban pada malam hari saat pemilik rumah tengah tertidur, Senin (4/8/2025), sekira pukul 23.00 WIB.

    Berdasarkan keterangan korban, pelaku mengambil sebuah Handphone POCO X6, charger, serta uang tunai senilai total Rp115.000 dari beberapa ruangan di dalam rumah. Pelaku memasuki rumah melalui pintu bawah yang tidak terkunci dan memanjat jendela lantai dua untuk mengakses ruang-ruang dalam rumah.

    Pelaku akhirnya berhasil diamankan pada keesokan harinya, Selasa, 5 Agustus 2025, sekitar pukul 12.00 WIB, setelah dilakukan pelacakan melalui fitur IT bot CP dan trace IMEI handphone milik korban.

    Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur menerangkan, jika penangkapan dilakukan oleh tim Reskrim Polsek PAU yang dipimpin langsung oleh Kapolsek dan Kanit Reskrim serta berhasil juga mengamankan barang bukti berupa HP, charger, dan sebagian uang tunai.

    Dikatakannya, atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

    “Saat ini, penyidik tengah melengkapi berkas perkara dan melakukan koordinasi dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

    Dirinya menyampaikan, bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Pagaralam dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

     “Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu mengunci pintu rumah saat malam hari. Polres Pagaralam akan terus meningkatkan patroli dan penyelidikan guna menekan angka kriminalitas, termasuk yang melibatkan anak di bawah umur,” jelasnya. (ANA)

  • Warga Diimbau Tak Terprovokasi Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT RI

    Warga Diimbau Tak Terprovokasi Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT RI

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Viral aksi masyarakat yang mengibarkan bendera One Piece  di berbagai daerah jelang Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80  di respon Polres Pagar Alam dengan berencana membagikan bendera merah putih gratis kepada warga Pagar Alam.

    Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansur mengatakan kepolisian Polres Pagar Alam menghimbau maayarakat ikut memeriahkan hari kemerdekaan dengan menumbuhkan semangat nasionalisme melalui pemasangan bendera merah putih di lingkungan masing-masing.

    “Rencana akan kami bagikan ribuan bendera merah putih gratis untuk masyarakat yang bisa di pasang di kendaraan atau rumah masing-masing untuk memeriahkan hari kemerdekaan nanti,” ungkapnya.

    Terkait maraknya pengibaran bendera One Piece di berbagai daerah jelang hari kemerdekaan ini kata Mansur sejauh ini Polres Pagar Alam belum menemukan ada warga Pagar Alam yang ikut terpengaruh penomena tersebut.

    “Monitoring sudah kami lakukan menerjunkan anggota Bhabin Kamtibmas untuk melihat apakah ada bendera One Piece yang di pasang oleh warga dan sejauh ini laporan yang kami terima warga Pagar Alam nampaknya tidak terpengaruh dengan fenomena ini,” kata dia.

    Selain itu himbauan agar masyarakat lebih mengutamakan pemasangan bendera merah putih selama bulan Agustus ini, ia mengatakan Polres Pagar Alam bekerjasama dengan pemerintah kelurahan hingga RT dan RW bersama personel Bhabin Kamtibmas.

    “Mulai anggota Polsek hingga Bhabin Kamtibmas terus mensosialisasikan pemasangan bendera merah putih di lingkungan masing-masing begitu juga himbauan ini kami laksanakan bersama petugas kelurahan dan ketua RT dan RW setempat,” imbuhnya.

    Untuk mengantisipasi kegiatan yang dapat mengganggu kehikmatan dan kemeriahan peringatan hari kemerdekaan tegas Mansur,unsur intelijen Polres Pagar Alam terus melaksanakan monitoring dan di harapkan warga kota Pagar Alam tidak terpengaruh isu atau informasi yang bersifat provokatif yang negatif.

    “Personel Intelijen Polres Pagar Alam sejauh ini terus melaksanakan monitoring untuk menjaga situasi tetap kondusif dan kita harapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi  dengan hal-hal yang tidak ada manfaatnya,” jelasnya. (ANA)

  • Jelang HUT RI ke-80, Pemkot Pagar Alam Launching Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

    Jelang HUT RI ke-80, Pemkot Pagar Alam Launching Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah kota Pagar Alam melaunching gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80.

    Kegiatan ini dilaksanakan saat apel awal bulan

    ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam yang dirangkai dengan penyerahan penghargaan kartu pensiun ASN yang telah purna tugas, serta melauching program inovasi Pemkot Pagar Alam yaitu “SERINDAK PENSIUN”(senyum ribang ndapatkah Kartu Keluarga dan KTP- EI status Pensiun) dan Inovasi BALAP BAKIAK (Bayi lahir pulang bawa akte kelahiran, kartu indentitas anak dan kartu keluarga baru).

    Dalam arahannya, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengajak seluruh peserta apel, dalam menyambut moment Hari Kemerdekaan RI ke-80, untuk merenung sejenak perjuangan  pahlawan nasional, yang telah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dari penjajah, agar peringatan hari kemerdekaan lebih bermakna.

    “Dan juga untuk menumbuhkan rasa cinta  terhadap tanah besemah Kota Pagar Alam dan di lingkungan tempat bekerja masing-masing, agar bekerja dengan hati,” papar Walikota.

    Diakhir sambutannya, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pagar Alam mulai dari Lurah, Camat dan Ka. OPD untuk dapat melaksanakan renungan suci bersama menjelang momen peringatan hari kemerdekaan RI ke-80.

    “Dengan adanya renungan suci bersama ini, diharapkan kita semua dapat merefleksikan diri kita masing-masing, sehingga dapat mengidentifikasi pembelajaran, dan merencanakan perbaikan di masa depan untuk Kota Pagar Alam lebih baik lagi,” jelasnya. (ANA)

  • OPD Pemkot Pagar Alam Dituntut Paham Penggunaan Tanda Tangan Elektronik

    OPD Pemkot Pagar Alam Dituntut Paham Penggunaan Tanda Tangan Elektronik

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, dituntut memahami penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada tata naskah dinas.

    Dengan alasan inilah, Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan teknis Tanda Tangan Elektronik (TTE) di Ruang Rapat Besemah I Kantor Wali Kota Pagar Alam.

    Kegiatan ini, menghadirkan narasumber dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) Republik Indonesia Taufiq shokhiful Anhar S.Trt dan diikuti oleh seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

    Dalam sambutannya, Pj Sekda Kota Pagar Alam Dahnial Nasution mengatakan, bahwa pemanfaatan tanda tangan digital (elektronik) telah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

    “Sehingga tanda tangan elektronik ini memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan manual pada umumnya dan memiliki kekuatan hukum yang sah,” ungkapnya.

    Bimtek penggunaan tanda tangan elektronik di lingkungan Pemkot Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

    Dirinya menjelaskan banyak keuntungan yang didapat dalam penggunaan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi, diantaranya efisiensi waktu, mempunyai kekuatan hukum setara dengan tanda tangan basah, identitas terjamin, serta menhemat biaya pengeluaran.

    “Artinya, dengan Penggunaan TTE, tidak perlu lagi memikirkan anggaran penggunaan kertas, namun yang dibutuhkan hanya koneksi internet dan perangkat keras seperti komputer dan telepon pintar (smartphone),” ujar Pj Sekda.

    Melalui bimbingan teknis yang di selenggarakan ini sambung Pj Sekda, diharapkan seluruh OPD Pemkot Pagar Alam dapat lebih memahami penggunaan tanda tangan elektronik pada tata naskah dinas.

    “sehingga dapat turut mendukung penyelenggaraan TTE di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Berharap Kopi Pagar Alam Go International, Pemkot Temui Pelindo Reg II Palembang

    Berharap Kopi Pagar Alam Go International, Pemkot Temui Pelindo Reg II Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebagai bentuk komitmen untuk memperkenalkan Kopi daerah ke tingkat internasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam mengadakan pertemuan dengan pihak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Palembang di Rumah Makan Pematang Sawah, Jalan Air Payang, Kelurahan Jangkar Mas, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam.

    Dalam pertemuan ini, Pemkot Pagar Alam yang diwakili Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin, mengucapkan selamat datang kepada Manager komersial Pelindo Regional II Palembang bersama rombongan di Bumi Besemah, Kota Pagar Alam.

    “Seperti yang kita ketahui bersama bahwa, Pagar Alam merupakan salah satu daerah penghasilan kopi terbesar di Sumsel, akan tetapi selama ini, kopi Pagar Alam selalu dikirim melalui daerah Lampung, sehingga lebih dikenal dengan kopi Lampung dibandingkan dengan kopi Pagar Alam,”paparnya.

    Dikatakannya, Pemkot Pagar Alam sangat mendukung upaya Pelindo Regional 2 Palembang untuk melihat langsung ke lapangan dan sharing kepada petani yang ada di Kota Pagar Alam.

    “Semoga ke depan, melalui Pelindo Regional 2 Palembang, Kopi Pagar Alam dapat dikenal di tingkat internasional, karena tentunya, tidak hanya nama Pagar Alam yang dikenal namun juga Sumatera Selatan,” jelasnya. (ANA)

  • Banggar DPRD Setujui RAPBD Perubahan Pemkot Pagar Alam

    Banggar DPRD Setujui RAPBD Perubahan Pemkot Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pagar Alam menyetujui Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RPBD) perubahan pemkot Pagar Alam tahun anggaran 2025.

    Hal ini diputuskan dan ditandatangani bersama oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah dan Wakil Ketua I DPRD Hj. Dessy Siska pada rapat paripurna XII sidang ke-5, Senin (21/7/2025).

    Dalam laporannya, Etal Pargas perwakilan Banggar menyetujui RAPBD Perubahan 2025, dengan memberikan beberapa catatan kepada setiap OPD yang terdapat penambahan atau pergeseran anggaran agar memaksimalkannya guna mendukung terciptanya pemerintahan yang baik dan tepat.

    Sementara, Wali Kota Ludi Oliansyah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada DPRD atas segala kerja kerasnya dalam rangka mencermati, meneliti dan mengkaji serta membahas RAPBDP sampai dengan pengambilan keputusan pada hari ini.

    “Selanjutnya, beberapa catatan strategis yang telah disampaikan akan menjadi perhatian kami dan segera ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.

    Walikota menekankan, kepada semua OPD untuk mengintrospeksi diri, segera menindaklanjuti catatan dan kritikan yang mana semua itu adalah bersifat membangun untuk memajukan kota Pagar Alam.

    Diakhir sambutannya, Wako juga menyebutkan bahwa pemerintah tidak bisa bergerak sendirian, sehingga perlunya bantuan dari semua pihak untuk melaksanakan pembangunan di Kota Pagar Alam.

    “Mari kita terus bangun sinergi dan kolaborasi, bekerja ikhlas dengan hati untuk kemajuan Kota Pagar Alam yang kita cintai,” jelasnya. (ANA)

  • Terciduk Curi Kopi 70 Kilogram, Pemuda Asal Lahat Nyaris Tewas Diamuk Warga

    Terciduk Curi Kopi 70 Kilogram, Pemuda Asal Lahat Nyaris Tewas Diamuk Warga

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – RDP, seorang remaja berusia 16 tahun asal Kabupaten Lahat, nyaris tewas akibat amukan warga Talang Sekuat, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Pagar Alam, Kamis malam (17/7/2025).

    Pasalnya, RDP tertangkap tangan melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat), yakni mencuri buah kopi milik warga setempat, Anca Sandriansyah.

    Dirinya tertangkap tangan oleh pemilik kebun saat hendak membawa kabur karung berisi sekitar 70 kilogram buah kopi. Pelaku sempat diamankan dan diikat warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak Kepolisian.

    Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, membenarkan Tim gabungan Opsnal bersama Polsek Dempo Utara yang dipimpin Kanit Pidum, Ipda Adrian Aminul Khoir, mengamankan anak dibawah umur serahan dari masyarakat diduga pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut sebagaimana dimaksud dengan pasal 363 KUHP.

    “Tim gabungan Opsnal  bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan warga.Mendapati terduga Pelaku  babak belur dan langsung kami bawa ke RSUD Besemah untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Mako Polres Pagaralam untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

    Ia menerangkan, kronologi kejadian bermula saat korban memergoki seorang pria mencurigakan dengan sepeda motor Honda Beat putih tengah berada di pondok kebun kopinya. Tanpa banyak basa-basi, pelaku mengambil senter dan memasukkan buah kopi ke dalam karung yang telah disiapkannya. Saat hendak membawa hasil curian ke motornya, korban langsung menghadangnya.

    Pelaku sempat berusaha melarikan diri namun berhasil ditangkap oleh korban, dibantu dua warga lainnya. Mereka kemudian mengikat tangan dan kaki pelaku sambil menunggu polisi datang ke lokasi.

    Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 karung buah kopi seberat 70 kg dan 1 unit sepeda motor Honda Beat putih dengan nomor rangka MH1JFZ128HK130030 dan nomor mesin JFZ1E2133091.

    “Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pelaku, serta mengamankan barang bukti. Kasus ini akan segera kami gelar untuk penyidikan lebih lanjut,” sambungnya.

    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancamannya dapat mencapai 7 tahun penjara.

    “Saat ini pihak kepolisian masih mendalami apakah ada keterlibatan pihak lain dalam aksi pencurian tersebut,” jelasnya. (ANA)

  • Buka Diklat 70 Calon Paskibraka, Wako Pagar Alam: Ini Bukan Tugas yang Ringan

    Buka Diklat 70 Calon Paskibraka, Wako Pagar Alam: Ini Bukan Tugas yang Ringan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebanyak 70 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pagar Alam tahun 2025, akan mengikuti Diklat Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan jelang HUT RI ke-80 mendatang.

    Diklat yang digelar di Ruang Rapat Besemah Due, Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pagar Alam, pada Rabu (16/7/2025), dibuka langsung Walikota, Ludi Oliansyah.

    Dalam sambutannya, Ludi Oliansyah, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para calon Paskibraka yang telah berhasil lolos melalui proses seleksi yang ketat.

    Wali Kota menegaskan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggungjawab besar dalam mengemban tugasnya.

    “Menjadi Paskibraka bukanlah tugas yang ringan. memerlukan disiplin, dedikasi, dan komitmen tinggi. Kalian adalah simbol semangat kebangsaan dan persatuan,” ungkap Wali Kota.

    Lebih lanjut, Walikota mengingatkan bahwa tugas Paskibraka tidak hanya sebatas mengibarkan bendera merah putih, melainkan juga menginspirasi generasi muda lainnya untuk mencintai tanah air serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

     Pemusatan pendidikan ini merupakan persiapan intensif menjelang Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, di mana para calon Paskibraka akan menjalankan tugas mulia mengibarkan bendera merah putih.

     “Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan kemampuan para calon Paskibraka sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh kehormatan dan kebanggaan,” jelasnya. (ANA)

  • Pengedar Narkoba di Pagar Alam Tertangkap Tangan Bawa Sabu 9,76 Gram

    Pengedar Narkoba di Pagar Alam Tertangkap Tangan Bawa Sabu 9,76 Gram

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Seorang pengedar narkotika jenis sabu yakni Akhmad Alpian alias Ateng (34), warga Kelurahan Tumbak Ulas, berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Kota Pagar Alam. Dari tanganya pula ditemukan barang bukti (BB) sebanyak 9,76 gram.

    Berdasarkan siaran pers Humas Polres Pagar Alam, penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga akan aktivitas tersangka di rumahnya. Alhasil, Senin (14/7/2025), Ateng berhasil ditangkap aparat kepolisian sekira pukul 16.00 WIB.

    Kasat Narkoba Iptu Doris Pidriandi menjelaskan, tersangka ditangkap saat memegang sebuah tas berwarna hijau army yang di dalamnya ditemukan paket sabu.

    “Dari hasil penggeledahan, kami temukan satu paket shabu seberat 9,76 gram di dalam tas yang dibawa pelaku. Selain itu, kami juga mengamankan satu unit handphone dan satu unit sepeda motor sebagai barang bukti,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, jika hasil tes urine terhadap pelaku juga menunjukkan hasil positif mengandung zat Metamfetamina. Dalam pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut miliknya dan akan diedarkan kembali.

    “Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka , dan saat ini tengah menjalani proses hukum sesuai pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya. (ANA)

  • Tiga Desa di Dempo Selatan Terisolir Akibat Longsor

    Tiga Desa di Dempo Selatan Terisolir Akibat Longsor

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Tingginya curah hujan beberapa hari belakangan, membuat Jalan penghubung tiga desa yang kecamatan Dempo Selatan kota Pagar Alam putus akibat longsor.

    Akibatnya, akses menuju tiga desa yakni desa Tebing Tinggi, Muara Sindang, Meringang, putus total, dan tidak bisa lalui semua jenis kendaraan.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Pagar Alam, Jon Hasman, menyatakan penangangan kondisi ini paling tidak membutuhkan waktu kurang lebih dari tiga hari. Ke depan, pihaknya mengusahankan penimbunan badan jalan yang longsor dengan material tanah dan batu menggunakan alat berat.

    “Hari ini kami usahakan untuk menutup jalur air yang menggerus badan jalan. Setelah itu baru diproses menimbun kembali badan jalannya. Paling tidak butuh tiga hari ke depan agar jalan ini bisa dilewati kembali,” kata Jon Hasman, Selasa (15/7/2025).

    Di sisi lain, Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Ramdani, mengatakan untuk sementara mobilitas warga tiga desa yang terdampak akan dialihkan lewati jalur alternatif, supaya aktifitas sehari-hari warga setempat tidak terlalu terganggu.

    Namun demikian Polres Pagar Alam tetap mengimbau agar sekitar kecamatan Dempo Selatan tetap waspada. Lantaran, curah hujan di kota Pagar Alam masih relatif tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar perbukitan.

    “Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, khususnya saat melintas di daerah rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi. Keselamatan adalah yang utama,” ujar Ramdani. (ANA)

  • Dua Pekan Kedepan, Polres Pagar Alam Gelar Operasi Patuh Musi 2025 Demi Budaya Tertib Lalu Lintas

    Dua Pekan Kedepan, Polres Pagar Alam Gelar Operasi Patuh Musi 2025 Demi Budaya Tertib Lalu Lintas

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Selama dua pekan kedepan atau terhitung hari ini, Senin (14/7/2025) hingga 27 Juli mendatang, Polres Pagar Alam secara serentak akan menggelar operasi patuh musi 2025.

    Pantauan di lapangan, ops patuh musi 2025 ini diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kota Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Persada, S. I. K, yang diikuti oleh para pejabat utama, brigadir Polri, serta tamu undangan dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

    Dalam arahannya, Kapolres menegaskan, bahwa operasi ini bertujuan untuk menciptakan dan memelihara keamanan serta keselamatan dalam berlalu lintas.

    “Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun budaya tertib lalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi,” paparnnya.

    Dirinya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung terciptanya ketertiban lalu lintas sebagai salah satu upaya menuju visi Indonesia Emas.

    “Operasi ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam berkendara,” imbuhnya.

    Ditambahkan Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur, bahwa Operasi Patuh Musi 2025 akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan.

    “Dengan adanya operasi ini, Polres Pagaralam berharap masyarakat lebih memahami aturan lalu lintas, menghindari pelanggaran, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara,” jelasnya. (ANA)

  • Tiga Pengedar Narkoba di Pagar Alam Berhasil Dibekuk, Polisi Sita Sabu dan Ganja

    Tiga Pengedar Narkoba di Pagar Alam Berhasil Dibekuk, Polisi Sita Sabu dan Ganja

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Polres Pagar Alam melalui Satres Narkoba berhasil mengungkap tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kota Pagar Alam.

    Berdasarkan siaran pers Humas Polres Kota Pagar Alam penangkapan terjadi di Kawasan Keban Agung Kecamatan Pagar Alam Selatan pada Minggu 5 Juli 2025 sekira pukul 11.00 WIB.

    Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur menerangkan dalam pengungkapan ini Satres Narkoba berhasil mengamankan tiga orang tersangka dengan barang bukti Narkotika jenis Shabu seberar 35,35 gram dan 14 gram Ganja.

    Ketiga pelaku yang ditangkap yakni M. Oktarika Alfiansyah (30), Riko Pranata (28), dan Yedi Sudmarman (36).

    “Dari hasil tes urine, ketiganya dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis metamfetamina, sementara salah satu pelaku juga positif mengonsumsi ganja,” terang Iptu Mansyur.

    Selain barang bukti sabu dan ganja,ia Menyebutkan turut diamankan alat hisap, uang tunai, ponsel, dompet, dan celana yang digunakan untuk menyembunyikan barang bukti.

    Ia menegaskan, ketiga pelaku diketahui sebagai pengedar dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Pagar Alam.

    “Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 111 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat,” imbuhnya.

    Dikatakannya, Polisi juga tengah melakukan pengembangan perkara serta koordinasi dengan BNNK Kota Pagar Alam dan jaksa penuntut umum terhadap kasus ini.

    “Kasus ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat akan bahaya dan ancaman hukum dari peredaran gelap narkoba,” jelasnya. (ANA)

  • Pagar Alam Siap Dukung Rekonsiliasi Iuran JKN Ditanggung Pemerintah

    Pagar Alam Siap Dukung Rekonsiliasi Iuran JKN Ditanggung Pemerintah

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Untuk memastikan data kepesertaan BPJS yang akurat dan terkini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam siap dukung untuk rekonsiliasi iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), baik untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), CPNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), DPRD hingga untuk masyarakat dengan BPJS yang ditanggung pemerintah.

    Hal ini disampaikan Pj Sekda Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution, saat memimpin rapat bersama BPJS Kesehatan Pagar Alam, di ruang rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, Rabu (11/6/2025).

    Dikatakanya, jika rekonsiliasi JKN ini selain bertujuan untuk memastikan data kepesertaan BPJS Kesehatan akurat dan terkini, juga untuk memastikan semua peserta PPNPN terdaftar dan mendapatkan hak pelayanan kesehatan, memastikan pembayaran iuran PPNPN sesuai dengan ketentuan, mencegah kesalahan dalam pencatatan dan pembayaran iuran.

    “Serta mengidentifikasi dan menyelesaikan perbedaan data antara Pemda, BPJS Kesehatan dan Anggaran Pendapatan dan Penatausahaan Nasional (APPN),” paparnya.

    Diterangkan Pj Sekda, Adapun besaran iuran jaminan kesehatan bagi peserta PPU di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) sebesar 5% dari gaji/upah per bulan, dengan rincian 4% dibayarkan oleh pemberi kerja dalam hal ini Pemda dan 1% dibayarkan oleh pekerja atau penerima gaji.

    “Di mana anggaran untuk pembayaran iuran rekonsiliasi JKN di lingkungan Pemkot Pagar Alam telah ter-cover di Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam,” imbuhnya.

    Dirinya menyebutkan, bahwa besaran iuran ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 2004 tentang Jaminan Sosial Nasional, UU Nomor 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggaran jaminan sosial, Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Juncto (Jo) Perpres nomor 75 tahun 2019 Jo Perpres nomor 64 tahun 2020.

    “Untuk OPD terkait segera ditindaklanjuti, sehingga fokus kita untuk rekonsiliasi ini dapat terlaksana dengan semestinya,” terangnya. (ANA)

  • Tekan Angka Stunting, Pemkot Pagar Alam Launching Program “Genting”

    Tekan Angka Stunting, Pemkot Pagar Alam Launching Program “Genting”

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Upaya untuk menekan angka stunting di Kota Pagar Alam, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah melaunching Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting (Genting) untuk Kota Pagar Alam, di Aula Hotel Dempo Flower Gunung Gare, pada Selasa (3/6/2025).

    Diketahui jika program ini merupakan program berbasis nasional untuk menghubungkan orang tua atau keluarga dengan anak beresiko stunting dengan orang tua asuh, dengan memberikan bantuan nutrisi untuk anak beresiko stunting, ibu hamil dan ibu menyusui.

    Ludi Oliansyah menyebutkan, bahwa jumlah anak yang beresiko stunting di Kota Pagar Alam saat ini berjumlah 84 dari 9.340 orang balita.

    “Untuk itu dengan adanya gerakan ini menjadi tanggung jawab bersama dalam upaya menurunkan angka stunting ini dengan membantu memberikan nutrisi, yang nantinya akan dipetakan per instansi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam yang menjadi penanggung jawab setiap anak,” ungkapnya.

    Ia mengatakan, Stunting ini memang sesuai dengan pesan Presiden, sertavmenjadi tanggung jawab bersama.

    “Maka dari itu saya berharap karena ini tugas kita bersama dalam rangka menurunkan stunting, dulunya angka stunting di Kota Pagar Alam ini menurun dari 98 orang, menurun lagi jadi 84 orang,” imbuhnya.

    Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Arios Saplis diwakili oleh Tim Kerja KSPK BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Evi Silviani, berharap dengan di launchingnya gerakan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.

    “Saya harapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting, jadi kita berdiskusi secara aktif untuk mencari dalam hal untuk diimplementasikan atau dipraktekkan dalam upaya pencegahan stunting, marilah kita menciptakan generasi yang sehat, generasi yang tegas dan generasi yang berakhlak mulia,” jelasnya. (ANA)

  • Pastikan Hewan Qurban Sehat, Dinas Pertanian Turunkan Tim Keswan

    Pastikan Hewan Qurban Sehat, Dinas Pertanian Turunkan Tim Keswan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dinas Pertanian Kota Pagar Alam terjunkan tim Keswan dalam rangka pengawasan kesehatan hewan Qurban dalam waktu dekat.

    Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan hewan Qurban yang disembelih benar benar dàlam kondisi sehat dan layak dikonsumsi pada saat perayaan Idul Adha 1446 H yang diperingati pada tanggal 6 Juni 2025.

    Tidak hanya itu, disampaikan Kabid Peternakan Agung Fitriadi, pengawasan ini sekaligus monitoring terhadap berbagai penyakit pada hewan Qurban. Diantaranya, penyakit mulut dan kuku (PMK), lumpy skin disease, antrak hingga Jembrana.

    “Pengawasan ini sekaligus menindaklanjuti edaran Gubernur Sumsel terkait peredaran hewan Qurban,” ungkapnya.

    Lanjutnya, jika pengawasan hewan Qurban nantinya, Distan akan menerjunkan dokter hewan serta melibatkan tim teknis dari OPD terkait.

    “Kita telah menyusun rencana pengawasan ke lapangan mulai tanggal 1 Juni hingga hari H penyembelihan hewan Qurban,” katanya.

    Dikatakannya, Adapun sasaran lokasi pengawasan hewan Qurban ini tidak hanya ke lapak  pedagang semisal penjual kambing.Namun juga ke sejumlah pembudidaya pembesaran ternak sapi yang ada di wilayah Kota Pagar Alam.

    “Melalui pengawasan ini, nantinya diharapkan bisa memantau sekaligus mencegah penularan penyakit pada hewan ternak.

    “Baik itu antrax, penyakit mulut dan kuku, penyakit kulit, hingga Jembrana,” ucap Agung Fitriadi.

    Dia juga tak menampik, jika jelang Idul Adha sudah dipastikan peredaran hewan ternak untuk Qurban di momen Idul Adha meningkat dibandingkan hari biasanya.

    Karena itu, melalui edaran  Gubernur sesuai Permen Pertanian No.114/Permentan/PD 410/9/2023 yang menjelaskan regulasi pengawasan penjualan dan penyembelihan hewan Qurban.

    “Mulai dari surat rekomendasi pemasukan, surat kesehatan hewan, sertifikat valerine sesuai Permentan No 17 tahun 2023,” jelasnya. (ANA)

  • Resmi Jadi Abdi Negara, 159 CPNS Diminta Bekerja dengan Hati

    Resmi Jadi Abdi Negara, 159 CPNS Diminta Bekerja dengan Hati

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebanyak 159

    Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam resmi dilantik menjadi bagian dari abdi negara oleh Walikota Ludi Oliansyah di gedung Balai Kota Pagar Alam, Rabu (28/5/2025).

    Dalam arahanya, Ludi Oliansyah mengajak agar CPNS yang baru saja dilantik dapat besinergi untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah Kota Pagar Alam.

    “Untuk adik-adik yang baru saja dikukuhkan menjadi abdi negara hari ini, mari kita bangun Kota Pagar Alam sesuai dengan program visi dan misi saya dan Wakil Wali Kota Hj Bertha, yaitu SeRAMe,” ungkap Wali Kota.

    Lebih lanjut Wali Kota Ludi Oliansyah menjelaskan arti dari kata SeRAMe, yaitu (Se) Sejuk, dimulai dari diri sendiri timbulkan kesejukan dalam hati untuk bekerja, (R) Ramah, dalam melayani masyarakat bersikap ramah, (A) Amanah, dalam mengemban tugas jabatan dan tanggung jawab, (Me) Merakyat, dalam bekerja harus mengayomi masyarakat yang berbasis pada azas manfaat.

    “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pagar Alam mengucapkan selamat kepada adik-adik yang baru saja resmi menjadi abdi negara, kedepannya mari kita bersama-sama berinovasi serta mampu memberikan solusi dan aksi cepat tanggap dalam membangun Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Pertama Kalinya Dibawah Pimpinan Ludi-Bertha, Pagar Alam Raih Opini WTP dari BPK RI

    Pertama Kalinya Dibawah Pimpinan Ludi-Bertha, Pagar Alam Raih Opini WTP dari BPK RI

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

    Penghargaan ini diserahkan langsung Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel Rio Tirta kepada Wali Kota Ludi Oliansyah, bersama Ketua DPRD Kota Pagar Alam Hj Jenni Shandiyah, di kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Palembang, Selasa (27/5/2025).

    Laporan keuangan Pemkot Pagar Alam tahun anggaran 2024 yang mendapat predikat opini WTP ini, sudah melalui proses pemeriksaan dari tim BPK RI Perwakilan Sumsel. Hal ini merupakan langkah awal sebuah prestasi Pemkot Pagar Alam dibawah kepemimpinan Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha.

    Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengungkapkan kebahagiannya, karena di awal masa kepemimpinannya telah meraih prestasi WTP ini.

    Kedepannya, Wali Kota Ludi Oliansyah berharap kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkot Pagar Alam, untuk terus meningkatkan akuntabilitasnya, selain itu pelayanan kepada masyarakat harus terus meningkat pula.

    “Terima kasih kepada seluruh OPD Pagar Alam atas kinerjanya, sehingga Kota Pagar Alam telah mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sumatra Selatan,” jelasnya. (ANA)

  • Trend Indeks Capaian Reformasi Birokrasi Pemkot Pagar Alam Alami Kenaikan

    Trend Indeks Capaian Reformasi Birokrasi Pemkot Pagar Alam Alami Kenaikan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dalam empat tahun terakhir, trend indeks capaian Reformasi Demokrasi (RB) Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus mengalami kenaikan atau selalu menunjukkan trend yang positif.

    Untuk itu, Pemkot Pagar Alam melalui Bagian Organisasi melaksanakan Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi di Lingkungan Pemkot Pagar Alam, Selasa (27/5/2025).

    Kenaikan trend ini dilihat dari meningkatnya capaian nilai yang diperoleh oleh Pemkot Pagar Alam dari tahun ke tahun, dimana di tahun 2024 Pemkot Pagar Alam mendapat indeks capaian tren RB 67,85 dengan predikat B (Baik) dari sebelumnya mendapat predikat CC (Cukup).

    Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kota Pagar Alam Dahnial Nasution menyampaikan, ada beberapa aspek penting dalam Reformasi Birokrasi (RB), meliputi akuntabilitas, pelayanan publik, sumber daya manusia aparatur, pengawasan serta tata kelola pemerintahan.

    “Kenaikan indeks tren RB Pemkot Pagar Alam ini mengalami kenaikan tak terlepas dari bantuan dari pihak Kementerian PAN RB RI, mulai dari penyusunan hingga pelaksanaannya,” papar Dahnial.

    Dirinya juga berharap, dengan dilaksanakannya Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi ini, kedepannya indeks capaian RB Pemkot Pagar Alam kian meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

    “Kenaikan tren ini berkat bantuan dari Kemenpan RB, yang telah banyak memberikan bimbingan serta catatan-catatan dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Meski kita sudah mendapat kenaikan indeks, menjadi B dari CC, diharapkan kedepannya dapat memperoleh indeks yang lebih baik lagi,” jelasnya. (ANA)

  • Sempat Menuai Pro Kontra, Pemkot Tetap Putuskan Gunung Gare Lokasi HUT Kota Pagar Alam

    Sempat Menuai Pro Kontra, Pemkot Tetap Putuskan Gunung Gare Lokasi HUT Kota Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Meskipun sempat menuai pro dan kontra dari kalangan masyarakat, perayaan HUT Kota Pagar Alam yang ke-24 seperti kegiatan Bazar dan Besemah Expo, Pemkot Pagar Alam tetap memilih Lapangan Eks MTQ sebagai tempat.

    Keputusan ini tertuang dalam kesepakatan bersama pada rapat yang dipimpin lamgsung oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah bersama Wakil Walikota Hj Bertha di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Rabu (21/5/2025).

    Selain menetapkan lokasi perayaan HUT Kota, rapat ini juga membahas, Logo,teknis pelaksanaan Besemah Expo ke-21, pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa, serta pelaksanaan Festival Kota Pagar Alam Tahun 2025.

    Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menuturkan, pengambilan keputusan tersebut sangat berat, karena selama ini perayaan HUT Kota selalu dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Pagar Alam.

    “Pemilihan lokasi ini berdasarkan dari hasil kajian dan beberapa aspek yang telah diperhitungkan, setelah menerima masukan dari beberapa tokoh masyarakat dan masyarakat secara langsung, agar mengutamakan fungsi utama dari jalan di Lapangan Merdeka untuk aktivitas masyarakat Pagar Alam,” ungkap Wali Kota.

    Ludi menambahkan, pelaksanaan HUT Kota tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tak hanya lokasi, dalam perayaan HUT Kota Pagar Alam nantinya juga akan menghadirkan beberapa kegiatan yang menarik dan akan dikunjungi oleh wisatawan mancanegara melalui Festival Kota Pagar Alam 2025,” lanjut Wali Kota.

    Pada kesempatan tersebut, Wali Kota berharap agar masyarakat dapat menerima keputusan ini dan berperan aktif serta berpartisipasi dalam beberapa kegiatan pada rangkaian perayaan HUT Kota Pagar Alam.

    “Mari kita bergandeng tangan, perkuat sinergi dan kolaborasi, untuk mensukseskan perayaan HUT Kota Pagar Alam ke-24,” jelasnya. (ANA)