SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Tingginya curah hujan beberapa hari belakangan, membuat Jalan penghubung tiga desa yang kecamatan Dempo Selatan kota Pagar Alam putus akibat longsor.
Akibatnya, akses menuju tiga desa yakni desa Tebing Tinggi, Muara Sindang, Meringang, putus total, dan tidak bisa lalui semua jenis kendaraan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Pagar Alam, Jon Hasman, menyatakan penangangan kondisi ini paling tidak membutuhkan waktu kurang lebih dari tiga hari. Ke depan, pihaknya mengusahankan penimbunan badan jalan yang longsor dengan material tanah dan batu menggunakan alat berat.
“Hari ini kami usahakan untuk menutup jalur air yang menggerus badan jalan. Setelah itu baru diproses menimbun kembali badan jalannya. Paling tidak butuh tiga hari ke depan agar jalan ini bisa dilewati kembali,” kata Jon Hasman, Selasa (15/7/2025).
Di sisi lain, Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Ramdani, mengatakan untuk sementara mobilitas warga tiga desa yang terdampak akan dialihkan lewati jalur alternatif, supaya aktifitas sehari-hari warga setempat tidak terlalu terganggu.
Namun demikian Polres Pagar Alam tetap mengimbau agar sekitar kecamatan Dempo Selatan tetap waspada. Lantaran, curah hujan di kota Pagar Alam masih relatif tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar perbukitan.
“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, khususnya saat melintas di daerah rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi. Keselamatan adalah yang utama,” ujar Ramdani. (ANA)











