Nama : Nisrina Khairani
NIM : P07133126044
Prodi : D3 Sanitasi
Ceritaku dalam Lima Sila Pancasila
Setelah kembali mempelajari materi tentang nilai-nilai Pancasila, saya mulai menyadari bahwa nilai-nilai tersebut sebenarnya sudah saya terapkan sejak cukup lama. Dari situlah saya menyadari bahwa saya pernah punya pengalaman-pengalaman yang memiliki kaitan dalam kelima sila Pancasila.
Seperti yang kita ketahui, sila pertama Pancasila berkaitan dengan nilai ketuhanan dan kehidupan beragama. Dalam kehidupan sehari-hari, nilai tersebut dapat diterapkan dengan menghargai orang lain dalam menjalankan keyakinannya. Saya pernah menerapkan nilai sila pertama Pancasila ketika saya dan teman saya sedang ingin makan siang. Sesaat setelah saya selesai berdoa, saya melihat teman saya yang berbeda agama sedang berdoa. Saat itu saya berusaha untuk menjaga suara saya agar tidak berisik saya juga menunggu sampai ia selesai berdoa.
Dalam pertemanan, kita tidak selalu bertemu dengan orang yang memiliki keadaan dan latar belakang yang sama. Sila kedua Pancasila mengajarkan saya untuk tetap menghargai setiap orang dan tidak membeda-bedakan mereka. Saya pernah menerapkan nilai sila kedua dengan tidak pernah memilih-milih teman berdasarkan keadaan ekonominya, bagi saya keadaan ekonomi seseorang tidak menentukan bagaimana saya harus memperlakukannya.
Setiap daerah di Indonesia memiliki bahasa dan budaya yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut juga saya temui dalam pertemanan saya, sehingga saya memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai budaya dari teman-teman yang berasal dari daerah lain yang sesuai dengan sila ketiga pancasila, yaitu ketika saya SMA melalui pertemanan dengan orang dari berbagai daerah, seperti Padang dan Aceh. Saya tertarik untuk mempelajari bahasa dan budaya mereka. Saya juga pernah bertanya arti kata-kata yang mereka ucapkan dan meminta mereka untuk mengajari saya
Dalam kehidupan bersama, tentunya kita tidak selalu memiliki pendapat dan keinginan yang sama. Sila keempat mengajarkan kita untuk menyelesaikan perbedaan tersebut melalui musyawarah, dengan saling mendengarkan dan menghargai pendapat sama seperti ketika saya sedang ada tugas berkelompok. Saya sering meminta pendapat teman-teman saya ketika berdiskusi, saya juga menerima pendapat mereka, dan terkadang meminta mereka mengoreksi kesalahan saya.
Keadilan dan sikap saling membantu merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan sila kelima Pancasila. Saya pernah menerapkannya ketika teman saya kesulitan untuk memahami materi dan saya akan mencoba untuk menjelaskan kembali materi se pemahaman saya.















