Bupati Ibaratkan OKI Kapal Besar yang Butuh Nahkoda Handal

- Redaksi

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar, mengumpamakan Kabupaten yang ia pimpin layaknya sebuah kapal besar dan membutuhkan pemimpin yang handal.

“OKI salah satu Kabupaten terluas di Indonesia layaknya sebuah kapal yang besar. Namun tetap melaju mengarungi derap pembangunan,” ujar Iskandar, saat melantik 9 Kepala Desa Terpilih di Kecamatan Pedamaran, Senin (23/10/2023).

Membangun OKI, jelas Iskandar, tidak tuntas dalam satu atau dua tahun. “Banyak yang sudah kita lakukan selama 10 tahun terakhir. Namun banyak pula yang belum dikerjakan,” terang dia.

Iskandar menyebut, selama kepemimpinannya tidak ada proyek mercuar di bangun. “Memang kita tidak membangun gedung-gedung mewah, tapi bagaimana kita menghadirkan perubahan di masyarakat, di desa-desa,” terang dia.

Wujud pembangunan itu, sebut Iskandar, antara lain dalam pemerataan energi listrik. Di mana rasio elektrifikasi masyarakat OKI sudah 100 persen.

“Jumlah Rumah Tangga terlayani listrik telah mencapai 203.383 Rumah Tangga dengan rasio 99,42 persen. Kondisi ini jauh lebih baik dari tahun 2015 lalu,” terang dia.

Di sektor pertanian dan perkebunan, tambahnya, produktivitas padi kabupaten OKI terus meningkat signifikan. Dari 568 ton pada tahun 2014 menjadi 863 ton di tahun 2022, serta menjadikan OKI sebagai lumbung pangan Sumatera Selatan.

Sementara di sektor perkebunan, OKI telah melakukan replanting kelapa sawit rakyat melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) lebih dari 32.000 Hektare. “Capaian ini merupakan yang terluas di Indonesia,” terang dia.

Selanjutnya disektor kesehatan, capaian Universal Healt Coverage (UHC) Kabupaten OKI sudah mencapai 95.39 persen.

“Artinya penduduk OKI sudah dijamin program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional),” jelasnya.

Selain itu, layanan Rumah Sakit Umum Daerah sudah berpedikat paripurna. Layanan Puskesmas sudah terakreditasi hingga bisa melayani rawat inap.

Layanan di desa juga ditingkatkan melalui program satu desa satu perawat, satu desa satu alat USG. Agar layanan promotif dan preventif, serta layanan pengobatan semakin kuat dan merata.

Dalam penurunan stunting jelas Iskandar Kabupaten OKI mencatatkan penurunan angka stunting tertinggi, yaitu sebesar 17,1 persen dari 32,2 persen tahun 2021 menjadi 15,1 persen tahun 2022.

Kepada Kepala Desa yang dilantik Iskandar menitip pesan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat secara merata. “Hilangkan perbedaan pilihan, rangkul para calon lain. Libatkan masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis
Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 
Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata
OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber
TPID OKI Sidak Agen Sembako Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran
Rumah Dipugar, Kepercayaan Diri Dipulihkan: Jalan Aisyah Kembali ke Sekolah
Rombak 115 Pejabat, Bupati OKI Ingin Bangun Tim Kerja Solid

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:17 WIB

Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WIB

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:33 WIB

Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:05 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:52 WIB

OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber

Berita Terbaru