Bulog Pastikan Stok Beras Tersedia, SPHP Tak Terbatas

- Redaksi

Kamis, 5 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Bulog Sumsel Babel saat meninjau penjualan beras di Pasar Tradisional bersama Perwakilan Pemprov Sumsel beberapa waktu lalu. Foto : Reza

Pimpinan Bulog Sumsel Babel saat meninjau penjualan beras di Pasar Tradisional bersama Perwakilan Pemprov Sumsel beberapa waktu lalu. Foto : Reza

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung memastikan bahwa program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan terus digelontorkan secara massif di wilayah tersebut, baik ke pasar-pasar, outlet binaan, toko modern, dan dalam kegiatan pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerjasama dengan Pemda. Mohamad Alexander, Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sumsel Babel, menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah membatasi permintaan beras SPHP di wilayah tersebut, terutama untuk pembelian yang langsung menyentuh masyarakat konsumen akhir.

“Kami tidak membatasi, tapi kalau untuk pembelian beras SPHP tersebut harus sewajarnya.” Kata Alex, Kamis (5/10/2023).

Ia mencontohkan bahwa jika seseorang membeli beras 1-2 karung, itu masih dalam kategori wajar. Namun, jika seseorang membeli beras SPHP hingga 5-8 karung, itu patut dibatasi karena kebutuhan per rumah tangga tidak terlalu besar. Ini karena banyak komunitas lain juga membutuhkan beras ini. “Yang pasti stok beras di gudang Bulog aman. Karenanya masyarakat diminta tidak membeli berlebihan dan membelanjakan kebutuhan pangannya secara bijak,” katanya.

Saat ini, stok beras Kanwil Sumsel & Babel dari Bulog mencapai sekitar 24.000 ton. Selain meluncurkan program SPHP, perusahaan saat ini juga mengirimkan beras untuk tahap kedua Bantuan Pangan Nasional, yang diberikan selama tiga bulan, September, Oktober, dan November. Alokasi bulan September telah didistribusikan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP), dan alokasi bulan Oktober saat ini sedang diproses.

Selain itu, Alex menjelaskan bahwa permintaan beras SPHP saat ini sangat tinggi di daerah karena banyak pemda yang melakukan Gerakan Pangan Murah, seperti Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan lainnya.

“Selain operasi pasar, kami juga terus mengisi beras SPHP ini di pasar tradisional dan RPK. Setiap pengecer beras SPHP wajib memasang spanduk di depan untuk memberi tahu masyarakat bahwa ada beras SPHP yang dijual di warung tersebut dan informasi HET beras SPHP tersebut, sehingga masyarakat dapat membeli beras SPHP tersebut dengan harga HET terbaik,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Bulog Divre Sumsel Babel telah mengeluarkan sekitar 30.000 ton beras SPHP. “Jadi memang sejak awal tahun 2023 hingga sekarang sudah sekitar 30.000 ton beras SPHP yang kita kucurkan ke masyarakat.” Katanya. Selain itu, dia mengatakan agar masyarakat tidak panik saat membeli karena stok di gudang masih banyak.

Mengenai harga beras yang masih tinggi di pasar, Alex mengatakan bahwa itu karena banyak faktor, bukan hanya program SPHP; faktor lain termasuk El-Nino, yang mengurangi produksi, sehingga pasokan beras ke pasar berkurang, sementara permintaan beras tetap tinggi

Menurutnya, Banyak faktor itu (pengaruhi harga beras) tapi pantauan kami di lapangan harga beras saat ini mulai turun saat ini. Kami berharap kondisi ini tetap terkendali sehingga laju kenaikan inflasi dapat ditekan.

Berita Terkait

Astra Motor Sumsel Resmikan POS GPM PALI, Perluas Akses Layanan Honda
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Iwan Tuaji dan Alhefy Hadapi Dakwaan Suap, Kuasa Hukum Sebut Fitnah dan Murni Utang-Piutang
Sidang Perdana Iwan Tuaji dan Alhefy, Didakwa Terima Rp872,5 Juta dan Dijerat Tiga Pasal
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Astra Motor Sumsel Resmikan POS GPM PALI, Perluas Akses Layanan Honda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Iwan Tuaji dan Alhefy Hadapi Dakwaan Suap, Kuasa Hukum Sebut Fitnah dan Murni Utang-Piutang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Sidang Perdana Iwan Tuaji dan Alhefy, Didakwa Terima Rp872,5 Juta dan Dijerat Tiga Pasal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Berita Terbaru

Kota Palembang

Astra Motor Sumsel Resmikan POS GPM PALI, Perluas Akses Layanan Honda

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:21 WIB

Kapolrestabes Palembang

Kota Palembang

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:06 WIB