Beruang Madu Kembali Teror Warga, BKSDA Pindahkan Box Trap

- Redaksi

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan Box Trap oleh Polhut BKSDA Lahat bersama Babinsa, Ketua RT/RW dan warga setempat. (Photo: Istimewa)

Pemasangan Box Trap oleh Polhut BKSDA Lahat bersama Babinsa, Ketua RT/RW dan warga setempat. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Teror Beruang Madu yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Dempo Utara Pagar Alam, beberapa pekan lalu, kini kembali membuat resah warga.

Pasalnya, hewan dilindungi tersebut kembali masuk ke pemukiman dan merusak rumah salah seorang warga di Dusun Bumi Agung, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Dempo Utara.

Sebelumnya, Beruang tersebut juga merusak Dangau (pondok), bagian dapur rumah milik warga Dusun Muara Siban. Kemudian merusak serta menghabiskan kebun Jagung milik warga Dusun Talang Tinggi, di Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara.

Kejadian tersebut direspon cepat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lahat, yang dibantu petugas dari Polhut berkerjasama dengan pihak Kecamatan Dempo Utara, Lurah Bumi Agung, personel Babinsa, Bhabinkamtibmas di Kelurahan Bumi Agung, Ketua RT dan RW setempat, dan para relawan memindahkan box trap.

Pemindahan Box Trap di wilayah Dusun Bumi Agung ini, dilakukan setelah adanya koordinasi oleh pihak Polhut, Lurah, Camat, dan warga setempat terkait keberadaan Beruang Madu yang telah meresahkan dan merugikan masyarakat setempat.

Kepala Resort Konservasi Wilayah Lima Gumay Feldi menuturkan, sampai saat ini, menurut hasil identifikasi cuma satu individu, berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan di lapangan dinyatakan satwa liar itu ialah beruang madu.

Ia mengatakan, Ada banyak penyebab satwa liar dilindungi tersebut muncul di pemukiman.

“Yang pasti makanan di habitatnya sudah berkurang, Kemudahan meningkatnya aktivitas masyarakat di hutan lindung, dan juga lahan sebagai habitatnya sudah beralih fungsi,” ungkapnya, Kamis (27/10/2022).

Lanjut Feldi, Box Trap yang sebelumnya di pasang bejumlah 1 unit. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu dimohon untuk mengurangi aktifitas di kebun,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Bumi Agung Handra memberikan saran kepada warga apabila menjumpai satwa liar tersebut untuk berusaha menghindar, sebab satwa tersebut tidak biasa diajak kompromi.

Ia menyarankan, agar masyarakat mulai aktivitas diatas pukul 09.00 WIB, dan waktu pulang paling lambat pukul 16.00 WIB, karena hewan liar jenis beruang ini aktivitasnya pada malam hari.

“Dengan harapan masyarakat menaati himbauan yang kami sampaikan, kemudian masyarakat juga berupaya manarik lagi beruang madu tersebut ke habitat aslinya dengan menanam buah-buahan di wilayah asal beruang itu,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional
Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo

Berita Terbaru