Belanja Online di Sumsel Tumbuh Pesat, Menyentuh Angka Rp2,13 triliun

- Redaksi

Jumat, 10 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pertumbuhan transaksi e-commerce di Sumsel kian meningkat, peningkatan ini dipengaruhi dari banyaknya masyarakat yang memilih membeli produk secara online selama masa pandemik COVID-19.

 

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BI Sumsel Erwin Soeriadimadja, saat acara Bincang Digitalisasi di Lantai 4 Kantor BI Sumsel, Kamis (9/6) kemarin.

 

“Data April 2022 transaksi e-commerce sudah menyentuh Rp2,13 triliun di Sumsel,” ungkap Erwin.

 

Dikatakan Erwin ada 3 jeni pangsa pasar yang menjadi favorit masyarakat.

 

“Dari jenis barang terdapat tiga jenis barang dengan pangsa pasar tertinggi yang dibeli dan menjadi favorit yakni pakaian, kosmetik dan barang pribadi serta peralatan rumah tangga juga peralatan kantor,” katanya.

 

Sementara Kepala Grup Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati mengungkapkan hal yang sama, bahwa selama masa pandemi Covid-19 yang terjadi membuat penambahan angka digitalisasi consumer semakin bertambah.

 

“Ada 21 juta digital consumer baru sejak pandemi, ini merupakan bagian dari digitalisasi dalam inklusi ekonomi dan keuangan di Indonesia,” ungkapnya.

 

Berdasarkan data tercatat, dari puluhan juta konsumen digital itu, 72 persen merupakan konsumen baru yang baru pertama kali mengakses dan bertransaksi secara nontunai.

 

“Sata meyakini salah satu daerah yang berkontribusi terhadap transaksi digital adalah konsumen baru di Sumsel,” bebernya.

 

Ditempat yang sama, Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari, menambahkan budaya belanja digitalisasi keuangan sudah mulai menjadi kebiasaan UMKM di Tanah Air.

 

“Namun demikian UMKM masih memiliki tantangan, salah satunya terbatasnya akses pembiayaan dan kesiapan digital,” jelasnya.

 

Akan tetapi, dari 64,2 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia, baru 25,5 persen yang memanfaatkan pangsa pasar atau marketplace untuk pemasaran produknya.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis
Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi
Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB