Basarnas Terjunkan Personel, Cari Kernet Speedboat Semoga Jaya Hilang di Sungai Musi

- Redaksi

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Zamani (34), yang berprofesi sebagai kernet speedboat Semoga Jaya diduga hilang di perairan Sungai Musi atau tepatnya di sekitaran Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Sumatera Selatan, pada Sabtu (6/7/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Raymond Konstantin menjelaskan bahwa kejadian berawal saat Speed boat 400 Pk dengan nama Semoga Jaya yang dinahkodai oleh Ansori berangkat dari Dermaga Tugu Belido BKB Palembang tujuan PT OKI Pulp Sei Baung dengan membawa 20 orang penumpang dan 1 orang kernet atas nama Zamani.

Setelah sekitar 30 menit perjalanan atau sekitar pukul 16.00 WIB, Ansori berlabuh di rumah rakit di daerah Mariana, Kecamata Banyuasin I untuk membeli BBM speedboat.

Saat membeli BBM, Ansori mencari kernetnya Zamani. Namun, setelah dicari diseluruh bagian speed boat Zamani tak kunjung ditemukan dan diduga kuat korban terjatuh ke sungai saat dalam perjalanan.

“Saat ini saya sudah memerintahkan satu tim rescue dan satu tim ABK KN SAR Setyaki lengkap dengan membawa peralatan SAR air menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban,” jelas Raymond, Senin (8/7/2024).

“Pencarian sudah kita lakukan sejak kemarin siang bersama dengan potensi SAR seperti TNI AL, Polairud Polda Sumsel, KPLP,  Pihak Speed Boat dan masyarakat,” tambah Raymond.

Adapun metode pencarian dilakukan dengan membagi Tim SAR gabungan menjadi dua SRU.

“SRU pertama melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat dengan luas area pencarian 3 NM² ke arah timur,” ungkap Raymond.

Sedangkan SRU kedua jika dimungkinkan akan melakukan pencarian menggunakan kapal RIB dengan luas area pencarian hingga radius 11 NM² ke arah timur laut serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat disepanjang pesisir Sungai Musi.

“Semoga dengan berbagai upaya yang kami lakukan ini, korban dapat segera ditemukan,” jelas Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB