Banjiri Palembang Dengan Pangan Murah 

- Redaksi

Senin, 11 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah terus membanjiri Pangan murah di Kota Palembang dengan terus menghadirkan kebutuhan pokok murah melalui oprasi pasar. Seperti oprasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel.

Kepala Disdag Sumsel, Deva Octavianus Coriza mengatakan, ada 8 oprasi pasar yang direncanakan oleh Dinas Perdagangan. Sampai hari ini, sudah 7 kali oprasi pasar dilakukan.

“Rinciannya, pada tahap I digelar 4 kali di Kantor Disdag 2 kali, wilayah Gandus dan Kenten. Tahap II di 4 titik, yakni Pasar Alang-Alang Lebar, Lemabang, Kantor Disdag Sumsel dan terakhir di Talang Betutu,” kata Deva, ditemui disela oprasi pasar, Senin (11/12/2023).

Dalam Oprasi Pasar ini sendiri, beras menjadi pangan utama yang dijual, dan hingga oprasi pasar yang ke 7, sudah 70 ton digelontorkan untuk dijual kepada masyarakat. Semua itu, ditujukan dalam upaya Pemprov Sumsel menekan harga bahan pangan terutama jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024).

“Setiap satu oprasi pasar kita hadirkan 10 ton beras, semua itu habis dalam waktu singkat, seperti hari ini, 10 ton beras itu habis hanya dalam waktu 4 jam setelah operasi pasar di buka pukul 08.00 WIB,” jelas Deva.

Menurutnya, operasi pasar murah yang dilakukan selain menstabilkan harga, juga untuk menekan inflasi di Sumsel. Harga sembako yang dijual di bawah harga pasar, bahkan harga pengepul.

“Kegiatan ini sesuai arahan Pj Gubernur untuk membanjiri Kota Palembang degan kebutuhan pokok murah. Kita memasifkan operasi pasar ini menjelang momen Nataru,” ungkapnya.

Lanjut Deva, tak haya beras, dalam oprasi pasar murah juga dijual kebutuhan pokok lainya seperti, Bawang, Cabai, Minyak Goreng, telur ayam dan lainya.

“Kita jual beras SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pangan) dengan harga Rp 50 ribu per 5 Kilogram, cabai merah keriting Rp 65 ribu per Kg, minyak goreng Fortune Rp 15 ribu per liter dan lainnya. Harga yang dijual ini merupakan harga dari distrbutor dan pengepul,” ungkapnya. Dijualnya semua bahan pokok itu dengan harga dari distributor, juga sebagai Counter untuk memutus rantai harga bahan pokok yang mahal.

Pihaknya juga bekerja sama dengan Bank Indonesia dan juga Bulog, “harapanya kedepan Oprasi pasar bisa terus dihadirkan untuk menstabilkan harga pangan,” ucapnya.

Berita Terkait

Linknet Perkuat Jaringan di Palembang, Dorong Konektivitas Bisnis dan Transformasi Digital
Aliran Rp12,4 Miliar Terungkap, KPK Dalami 13 Proyek yang Dikaitkan dengan Hermison
JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison
Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 
City Rolling Konsumen Loyal Motorku X Bersama Honda Community, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian
Perketat Intervensi Gizi, Menjadi Trend Positif Turun Nya Stunting Palembang 
Kepung 15 Daerah di Sumsel, BPBD Catat 2.676 Kejadian Karhutla Selama Kemarau
Curi Motor di Samping Are Parkir PIM, Pelaku Berurusan Dengan Unit Pidum

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Linknet Perkuat Jaringan di Palembang, Dorong Konektivitas Bisnis dan Transformasi Digital

Selasa, 15 September 2026 - 21:03 WIB

JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison

Selasa, 15 September 2026 - 20:58 WIB

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Selasa, 15 September 2026 - 17:08 WIB

City Rolling Konsumen Loyal Motorku X Bersama Honda Community, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Perketat Intervensi Gizi, Menjadi Trend Positif Turun Nya Stunting Palembang 

Berita Terbaru

Sumsel

KPK Dampingi Muba Benahi Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:10 WIB