Banjir di OKU Timur Meluas ke 23 Desa, 1.359 Rumah Warga Terendam

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan. Foto: Ist

Kondisi banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan. Foto: Ist

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bencana banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan (Sumsel) dilaporkan meluas hingga merendam ribuan rumah warga yang tersebar di empat kecamatan berbeda.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Selatan per Jumat (9/1/2026) mencatat sebanyak 1.359 unit rumah di 23 desa terdampak oleh luapan air.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman merincikan bahwa wilayah terdampak meliputi Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya.

“Dari data yang diterima, banjir terjadi di empat kecamatan, yakni di Belitang II ada delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Sabtu (10/1/2026).

Kecamatan Belitang II menjadi wilayah dengan dampak terparah, di mana sebanyak 871 rumah terendam, dengan titik terbanyak berada di Desa Bangun Rejo dan Desa Raman Jaya.

Sementara itu, di Kecamatan Semendawai Suku III tercatat 261 rumah terendam, disusul Belitang Mulya sebanyak 126 rumah, dan Belitang III sebanyak 101 rumah.

Ia menjelaskan jika rentetan banjir ini dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengakibatkan debit air sungai di kawasan tersebut meluap hingga ke permukiman.

“Banjir ini akibat hujan deras yang menyebabkan meluapnya air sungai di wilayah tersebut dan merendam pemukiman warga,” jelasnya.

Hingga Jumat malam, otoritas terkait melaporkan bahwa genangan air di sejumlah titik mulai menunjukkan tren menurun atau berangsur surut.

Meski demikian, petugas di lapangan masih menemukan beberapa area yang tergenang air cukup tinggi sehingga pengawasan terus ditingkatkan.

Pemerintah daerah juga telah mulai mendistribusikan bantuan logistik secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang rumahnya masih terendam.

“Kondisi saat ini banjir sudah berangsur surut dan ada juga sebagian yang masih tergenang, bantuan juga secara bertahap telah disalurkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Gerakan Program Tanam Jagung ‘1 Desa 1 Hektar’
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Buay Madang Timur Bangun Sumur Bor di Masjid Al Amin
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog
Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Sambang Warga, Sosialisasikan Program ‘Quick Response’ dan Zona Zero Kriminalitas
Polsek Buay Madang Timur Monitoring Pertashop, Pastikan Distribusi BBM Aman dan Cegah Antrean
Atasi Kelangkaan BBM di Belitang, Pemkab OKU Timur Tambah Kuota Dua Kali Lipat
Hadiri Pelepasan Siswa SMP Muhammadiyah 2 Karang Tengah, Polsek Buay Madang Timur Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Gerakan Program Tanam Jagung ‘1 Desa 1 Hektar’

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:16 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Buay Madang Timur Bangun Sumur Bor di Masjid Al Amin

Senin, 25 Mei 2026 - 21:18 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK

Senin, 25 Mei 2026 - 21:12 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:31 WIB

Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Sambang Warga, Sosialisasikan Program ‘Quick Response’ dan Zona Zero Kriminalitas

Berita Terbaru