Badan Karantina Awasi Lalulintas Hewan, Ikan dan Tumbuhan Dari Transaksi e-Commerce 

- Redaksi

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Dalam Klinik Ekspor Karantina Palembang yang ada di Kantor Balai Karantina Pertanian Palembang. Foto : Reza

Tampak Dalam Klinik Ekspor Karantina Palembang yang ada di Kantor Balai Karantina Pertanian Palembang. Foto : Reza

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan mengingatkan masyarakat agar tak perlu khawatir dalam pembelian produk melakui E-commerce. Karena keluar masuknya Hewan, Ikan dan Tumbuhan selalu dalam pengawasan Balai Karantina.

Kepala Karantina Sumatera Selatan, Azhar Ismail mengatakan, jika e Commerce dan ataupun Toko digital lainya hanya sebagai tempat transaksi pembelian barang. Sedangkan akhirnya sendiri akan berada di Bandara, Pelabuhan ataupun Kantor Pos.

“Di lokasi akhir pengiriman itu, akan ada pegawai kita yang akan mengawasi dan memeriksa apakah sudah dilengkapi oleh pemeriksaan dari karantina,” kata Azhar saat Focus Group Discussion bersama awak media bertempat di Kantor Balai Karantina Pertanian, Rabu (8/11/2023).

Namun, Azhar mengingatkan kepada masyarakat yang berbelanja produk Hewan, Ikan dan Tumbuhan melalui e Commerce agar memilah toko yang telah memiliki sertifikat atau logo dari Balai Karantina.

“Misalkan membeli benih Sawit, Siapa yang berani jamin jika benih itu akan hidup tanpa ada legalitas dari Balai Karantina, apalagi kalau tidak di periksa oleh karantina. Contohnya kalau si pemesan dari luar negeri, pasti akan bertanya dulu kepada kita (Karantina) bagaimana Quality Control dari perusahaan penjual benih tersebut,” jelasnya.

Sementara itu Wagimin sebagai pengawasan dan penindakan balai karantina Sumsel menambahkan jika sepanjang tahun 2023, media pembawa hewan, produk hewan yang dilalulintaskan di Sumatera Selatan untuk domestik masuk sebanyak 1798 kali, domestik keluar 7325 kali, ekspor 9 kali, dan impor 28 kali.

Sementara media pembawa tumbuhan dan produk tumbuhan yang dilalulintaskan domestik keluar 9.728 kali, domestik masuk 7.685 kali, ekspor 2.591 kali, dan impor 203 kali.

Untuk kegiatan ekspor tumbuhan Sumatera Selatan mencapai nilai ekonomi Rp 7.441.321.271.683 dengan komoditas perkebunan dan pertanian dari Sumatera Selatan.

“Salah satu unggulannya adalah karet yang rutin diekspor dari Sumsel ke berbagai negara-negara di Asia, Eropa, dan Amerika,” ungkapnya.

Menginformasikan bahwa sejak terbitnya Perpres No. 45 Tahun 2023, telah berdiri Badan Karantina Indonesia. Tugas dan fungsi Badan Karantina Indonesia menjaga NKRI dari sisi bioterorism. Sehingga pejabat karantina yang bertugas menjaga NKRI dari masuknya hama penyakit melalui media pembawa yang dikirim dari luar negeri.

Karantina Sumatera Selatan bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Dalam UU tersebut, seluruh media pembawa baik hewan, produk hewan, ikan, produk ikan, tumbuhan, dan produk tumbuhan wajib dilaporkan ke Karantina untuk dipastikan kesehatannya dan bebas dari hama penyakit sebelum dilalulintaskan melalui pintu pemasukan, pengeluaran yang telah ditetapkan di Sumatera Selatan. Seperti di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandar Udara Silampari Lubuklinggau, Bandar Udara Atung Bungsu, Pelabuhan Boom Baru, Pelabuhan Tanjung Api-Api.

Pentingnya menjaga Indonesia, khususnya Sumatera Selatan dari hama penyakit karena apabila sudah masuk hama penyakit, maka perlu kerja sama yang ekstra untuk seluruh stakeholder terkait untuk menghilangkan hama penyakit. Maka Karantina menggaet media untuk bersama-sama menginformasikan dan mengajak untuk lapor karantina demi menjaga Sumatera Selatan dari hama penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan.

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB