Anak Korban Meminta Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Terhadap Ibunya

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua anak korban. (Photo: Kiki Nardance)

Kedua anak korban. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Misteri kematian Sri Wulandari (53), seroang ibu rumah tangga (IRT), warga Jalan KH Balqi Banten 2 RT 2/1 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II, Palembang, hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Keluarganya pun seakan tak percaya bahwa ibu dua orang anak ini telah meninggal dunia, setelah sebelumnya kelaurga melaporkan orang hilang ke Polrestabes Palembang, pada Sabtu (24/1/2025), sore. Dan dikabarkan oleh pihak kepolisian pada Rabu (28/1/2026), pagi korban sudah meninggal dunia.

“Hilangnya pada Kamis (22/1/2025), sore. Pagi kami sempat masih berkomunikasi lewat WhatsApp hingga pukul 14.00 WIB, ibu bilang temani pelaku minta antar ke travel musi 6 ke Prabumulih, untuk temui anak bini pelaku,,” ungkap anak bungsu korban yakni Indy Azzahra Adriani, ketika ditemui di rumah duka.

Lanjut Indy, soal pekerjaan ibunya memang benar korban berkerja di MBG, sama seperti pelaku. Namun ibunya sebelum kerja di MBG memiliki usaha penjualan tabung gas di rumah dan penitipan sepeda motor.

“Baru pak ibu bekerja di MBG, hanya bantu bantu saja. Kenal dengan pelaku karena sesama rekan kerja di dapur MBG. Tidak ada hubungan kedekatan antara ibu dan pelaku. Hanya teman biasa, apalagi orang ketiga,” tegasnya.

Terkait kendaraan milik ibu korban, Indi menuturkan hilang karena saat itu ibu mengantar pelaku mengunakan sepeda motor miliknya, bahwa setelah dicari BPKB motor tersebut sudah hilang.

“Itu motor ibu pak yang digunakan. Hingga tadi jenazah ibu diantar ke rumah, untuk kendaraan tidak tahu dimana. Lalu kami cari BPKB motor dirumah, sudah tidak ada,” katanya.

Ketika jenazah ibu diantar ke rumah duka, Sambung Indi, jenazah ibunya diantar oleh pihak RSUD Prabumulih berkoordinasi dengan pihak Polsek Lebak sampai dirumah duka pukul 12.00 WIB. Dan dikebumikan pukul 15.30 di TPU Telaga Swidak.

Kepada pihak kepolisan, Indi berharap, kasus ini harus diselesaikan dengan tuntas dengan hukuman yang setimpal. Dimana kami dari pihak keluarga menganggap pelaku sudah berencana melakukan pembunuhan tersebut.

“Saya belum lihat kondisi mama saya, karena belum boleh dari pihak kepolisian, katanya seperti diberitakan oleh media ada jeratan dileher, luka dikaki dan lain lain. Kami mohon kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Mohon keadilan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli
Pelaku Penganiayaan dan Penusukan Diringkus Saat Tertidur
Sempat Kabur ke Jambi, Pemilik Sumur Minyak Ilegal di Lahan PT Hindoli Diringkus Polda Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Kamis, 16 April 2026 - 12:30 WIB

Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita

Rabu, 15 April 2026 - 12:23 WIB

Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi

Berita Terbaru