Akses Sekayu-Lubuk Linggau Terendam Air, Pengguna Jalan Diarahkan ke Jalur Alternatif

- Redaksi

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Tingginya intensitas curah hujan beberapa hari ini, mengakibatkan air Sungai Musi meluap hingga di beberapa titik jalan lintas Sekayu  – Musi Rawas tepatnya di Kecamatan Sanga Desa  lumpuh tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat karena tergenang air.

Menyikapi kondisi tersebut, pada hari ini, Kamis (18/1/2024), jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Muba dipimpin Kasat Lantas AKP. Ricky Mozam, bersama unsur terkait lainnya, Kapolsek Sanga Desa Iptu Nasirin bersama anggota, Personil TNI dari Koramil Babat Toman dan Dinas Perhubungan Muba, berjibaku turun langsung ke lokasi banjir untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat sekitar.

Ricky Mozam menyampaikan bahwa untuk saat ini ada 8 Desa yang jalannya tergenang air dan mengakibatkan lumpuh jalur lalu lintas jalan, yaitu Desa Air hitam, Tanjung Raya, Kemang, Terusan, Ngulak, Penggage, Jut dan Air Balui. Di mana 8 Desa tersebut berada dipinggir jalur Sungai Musi.

“Menindaklanjuti kondisi jalan yang tergenang air ini kami mengambil langkah-langkah mengumumkan  kepada masyarakat mengenai kondisi jalan tersebut melalui berbagai media, baik media elektronik, Media cetak, Media Online maupun Media Sosial,” ungkap Ricky.

Tidak hanya itu, Ricky Mozam juga menginformasikan bahwa ada pengalihan Arus lalulintas, dimana jalur lalulintas dari Kecamatan Babat Toman – Musirawas atau sebaliknya dari Musirawas- Kecamatan Babat Toman (Muba) ditutup, dikarenakan adanya luapan air sungai Musi yang sudah tinggi menggenangi jalan di Kecamatan Sanga Desa, untuk itu disarankan bagi kendaraan dari Palembang ke Musi Rawas dan melewati Muba, agar melalui jalur lintas Palembang – Muara enim – lahat – lubuk Linggau. Ujarnya.

“Debit air saat dini ditengah jalan sudah mencapai diatas lutut kaki orang dewasa, dan jika curah hujan belum berkurang, tidak menutup kemungkinan debit air akan semakin tinggi, untuk itu selain memberikan informasi kepada masyarakat mengenai situasi jalan tersebut, kami juga untuk keselamatan  memasang tanda pembatas jalan sebagai tanda pemisah mana jalan dan bukan jalan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 
Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan
Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap
Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS
Asyik Bermain Air di Sungai Musi, Bocah 11 Tahun Dilaporkan Hilang Terseret Arus
Pemkab Muba Lepas 20 Generasi Unggul Muba Ikuti Pelatihan PPSDM Migas Cepu
Disnakertrans Muba Tuntaskan 17 Kasus Perselisihan Hubungan Industrial, Enam Perkara Masih Berproses

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:12 WIB

Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:07 WIB

Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:50 WIB

Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:12 WIB

Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS

Berita Terbaru