Adik Dituduh Bandar Narkoba, Hendri Tembak Kepala Yahya

- Redaksi

Sabtu, 23 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran adiknya dituduh sebagai bandar narkoba, Hendri nekat menembak kepala Yayan hingga harus terbaring kritis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Akibatnya, pria yang tinggal di Jalan Faqih Usman, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang ini, harus meringkuk di tahanan usai diamankan Tim Gabungan Satreskrim Polrestabes dan Polsek SU I.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah, membenarkan pihaknya telah mengamankan satu pelaku percobaan pembunuhan terhadap Yayan.

“Sebagaimana laporan polisi Polsek SU I Palembang, 6 September 2023 tentang percobaan pembunuhan, kita telah menangkap pelaku utama berinisial H,” kata Harryo, kepada awak media, saat pers rilis di Polrestabes Palembang, Sabtu (23/9/2023).

Harryo menjelaskan, peristiwa berdarah itu terjadi Lorong Jayalaksana, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Rabu dini hari (6/9/2023).

Dimana, lanjut Harryo, pelaku mendatangi lokasi kejadian di rumah milik Daeng dan masuk secara paksa. Tanpa banyak bicara, tersangka H langsung menembak korban di bagian kepala.

“Motifnya dendam. Karena tersangka merasa terhina adiknya dihembuskan sebagai bandar narkoba. Marah dan mengambil senpi rakitan jenis revolver yang disimpannya, lalu mendatangi korban,” tambah Harryo.

“Korban masih di RS Bhayangkara, dalam kondisi menuju membaik. Sudah dipindahkan dari ruang ICU ke ruangan HCU. Namun hingga saat ini korban belum bisa diajak berbicara,” tegasnya.

Tersangka disangkakan Pasal 340 KUHP Jo Pasal 53 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 KUHP Tentang Percobaan Pembunuhan Berencana dan Pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan dan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Tahun 1951.

Sementara itu, tersangka Hendri mengakui perbuatannya. Dia mengatakan, pelaku sudah menuduh adiknya sebagai bandar narkoba hingga harus ditangkap polisi dan mendekam di sel tahanan.

“Dendam. Kami pernah berkelahi, karena dia menuduh adik saya pengedar narkoba sampai adik harus ditangkap polisi,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, tidak berniat untuk menembak korban di bagian kepala. “Awalnya cuma menakuti saja. Tetapi malah tertembak,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Ingkar Putusan Pengadilan Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dilaporkan Mantan Istri
Satgas Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Penimbunan 82.000 KL Solar Ilegal di Banyuasin
Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri
Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap
Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:39 WIB

Ingkar Putusan Pengadilan Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dilaporkan Mantan Istri

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 15:59 WIB

Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan

Berita Terbaru

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Musi Banyuasin

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:54 WIB

Ratusan gram ganja kering dan siap edar hasil tangkapan Polres Muratara. Foto: dokumen polisi.

Muratara

Polisi Ringkus 3 Hektar Ganja dan Ratusan Kilogram Hasil Panen

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:52 WIB