ABK Kapal Jukung yang Meledak Ditemukan Team SAR Dalam Keadaan Meninggal

- Redaksi

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Endut (27), warga Jalur 13 Kabupaten Banyuasin, ABK Kapal Jukung yang hilang karena kapal jukungnya meledak dan terbakar di Sungai Musi, tepatnya di kawasan 3-4 ulu Sekanak, akhirnya ditemukan team SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu Siang (3/4/2024).

Kepala Kantor Basarnas Palembang Raymond Konstantin,  didampingi Kasubsi Operasinya Manca Rahwanto, saat diwawancarai membenarkan informasi tersebut. “Benar korban atas nama Endut sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia,” terang Raymond.

Pada proses pencarian, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi beberapa SRU (SAR Unit) dimana SRU 1 melakukan penyisiran permukaan menggunakan perahu karet dan perahu-perahu masyarakat SRU 2 melakukan penyisiran menggunakan RIB dengan luas area pencarian hingga 15 NM².

Setelah segala upaya yang dilakukan, akhirnya hari ini yang merupakan pencarian hari ke dua membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.30 WIB korban kita temukan mengapung dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi awal kejadian atau sekitar 300 M.

Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa kerumah sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan proses lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih tutup.

Diberitakan sebelumnya, kejadian berawal pada senin sore (1/04) Kapal Jukung Bintang Kejora dengan jumlah POB 4 orang bermuatan minyak jenis pertalite dan solar mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBB apung 3-4 ulu Palembang.

Namun setelah mengisi BBM kapal jukung tersebut tetap bersandar di SPBB Apung hingga malam hari. Tiba-tiba sekitar pukul 21.15 WIB Kapal Jukung tersebut meledak dan terbakar yang mengakibatkan 2 orang crew atas nama Dedi (32/Lk) dan Krisno (22/Lk) mengalami kritis, 1 orang atas nama Askolani (Nahkoda/60/Lk) meninggal dunia dan 1 orang atas nama endut (25) hilang. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB