5 Siswa SD Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Jajanan

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak lima orang siswa di sekolah dasar (SD) 39 Kamboja Palembang, mengalami kejang-kejang hingga pinsan usai mengonsumsi minuman berperisa, Senin (29/7/2024) siang kemarin.

Kelima siswa tersebut dilarikan ke rumah sakit (RS) Bunda Palembang untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Palembang Fenty Aprina saat dikonfirmasi membenarkan adanya lima siswa yang keracunan minuman tersebut.

“Iya benar, ada lima siswa yang keracunan minuman,” ungkap Fenty saat diwawancara via WhatsApp, Selasa (30/7/2024).

“Kemarin sudah dilakukan tindakan penanganan awal untuk siswa yang terdampak. Dan sudah dilakukan tindakan investigasi suspek keracunan makanan, ” sambung Fenty.

Kata Fenty, saat ini Tim Dinkes, BPPOM dan Diknas masih ke lapangan untuk melakukan investigasi ke sekolah dan rumah sakit. “Tim masih di lapangan untuk investigasi,” kata Fenty

Kepala Dinas Pendidikan Palembang Amri mengatakan berdasarkan hasil diagnosa Puskesmas Ariodila anak-anak yang sesak napas tersebut tidak punya riwayat asma atau penyakit saluran pernapasan.

“Mereka (anak-anak) itu murni sesak napas setelah minum-minuman itu, ” kata Amri.

“Dari kelima anak-anak yang dirawat, satu kemarin sudah diperbolehkan pulang, dan empat lagi masih dirawa di rumah sakit Bunda Palembang,” tutur Amri.

Diketahui minuman tersebut dikemas dalam botol kecil semprot, didalam kemasan tidak tertera nama minuman. Hanya tertulis minuman Berperisa, minuman tersebut dikemas di dalam botol cantik dengan gambar kartun wanita menggunakan pakaian Hanbok khas Korea.

Minuman tersebut memiliki sejumlah rasa, yakni anggur, apel dan lainnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB