40 Eks Napiter Dilatih Jadi Teknisi AC Profesional

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para mantan napiter saat mengikuti pelatihan teknisi AC di Sentra Budi Perkasa Kementerian Sosial RI, di Jalan Sosial no 441 KM. 5, Kecamatan Sukarami Palembang. (Photo: Suci)

Para mantan napiter saat mengikuti pelatihan teknisi AC di Sentra Budi Perkasa Kementerian Sosial RI, di Jalan Sosial no 441 KM. 5, Kecamatan Sukarami Palembang. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – 40 mantan anggota narapidana (Napi) teroris dari Jamaah Islamiyah dari Sumsel, Riau, Jambi dan Sumbar, memulai menata kehidupan baru dengan mengikuti keterampilan pelatihan teknisi Air Conditioner (AC).

Pelatihan ini dipusatkan di Sentra Budi Perkasa Kementerian Sosial RI di Jalan Sosial no 441 KM. 5, Kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (20/5/2025).

Direktur Idensos Densus 88 AT Polri Brigjen Pol Arif Makhfudiharto mengungkapkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pencegahan tindak pidana terorisme.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.

“Kegiatan pelatihan Teknisi AC disponsori oleh PT Astra dan juga diinisiasi oleh Densus 88. Ini merupakan kolaborasi,” ungkap Brigjen Pol Arif, Selasa (20/5/2025).

Menurut Arif kegiatan ini juga bagian tahapan deradikalisasi bagi mantan narapidana teroris.

Para mantan napiter saat mengikuti pelatihan teknisi AC di Sentra Budi Perkasa Kementerian Sosial RI, di Jalan Sosial no 441 KM. 5, Kecamatan Sukarami Palembang. (Photo: Suci)

Tahapan deradikalisasi ini ada empat, mulai dari penilaian, identifikasi, profiling yang kedua rehabilitasi, yang ketiga edukasi dan yang keempat reintegrasi sosial.

“Kegiatan pelatihan ini adalah bagian dari reintegrasi sosial. Ketika teman-teman eks Napiter sehingga mereka bisa kembali dan memberikan kemanfaatkan serta berkontribusi bagi masyarakat. Setidaknya bagi diri mereka sendiri dan keluarganya,” kata Arif.

Abdurrahman Taif, salah satu peserta pelatihan mengaku sangat bersyukur sekali dengan adanya pelatihan teknisi Air Conditioner yang diselenggarakan PT Astra dan Densus 88 khusus eks Napiter.

“Karena AC ini banyak digunakan masyarakat, bukan lagi menjadi barang yang mewah. Pelatihan ini sangat membantu guna meningkatkan ekonomi kami, karena saat ini kami sedang membangkitkan ekonomi keluarga,” ucap Abdurrahman.

Setelah keluar dari lembaga Pemasyarakatan sejak tahun 2015 kata Abdurrahman, eks Napiter sedang berjuang untuk membangkitkan ekonomi keluarga yang sedang sulit.

“Dengan adanya pelatihan ini sangat membantu menunjang ekonomi keluarga kami. Kesulitan yang kami hadapi setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan adalah kesulitan ekonomi terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Abdurrahman. (ANA)

Berita Terkait

JPU Tuntut Empat Eks Pejabat BRI 2 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Kredit PT BSS dan PT SAL
JPU Tuntut Direktur PT BSS 2,5 Tahun Penjara, Uang Pengganti Rp922 Miliar Dinyatakan Nihil
Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Diduga Rugikan Negara Rp7,1 Miliar, PPK Proyek BLK Prabumulih Dituntut 3 Tahun
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:45 WIB

JPU Tuntut Empat Eks Pejabat BRI 2 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Kredit PT BSS dan PT SAL

Senin, 13 Juli 2026 - 17:44 WIB

JPU Tuntut Direktur PT BSS 2,5 Tahun Penjara, Uang Pengganti Rp922 Miliar Dinyatakan Nihil

Senin, 13 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp7,1 Miliar, PPK Proyek BLK Prabumulih Dituntut 3 Tahun

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB