Wow! Ada 6,28 Hektare Kebun Ganja di Aceh

- Redaksi

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ladang ganja.
Foto: net

Ilustrasi ladang ganja. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID ACEH – Polda Lampung bersama Polda Aceh dan Ditjen Bea Cukai mengungkap 6,28 hektare (ha) kebun ganja yang berlokasi di pedalaman Desa Lhokdrien Dusun Uteu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh, Minggu (27/2/2022).

Direktur Narkoba Polda Aceh Kombes Ruddi Setiawan mengatakan ada 62.800 batang pohon ganja yang ditemukan di lokasi tersebut, beratnya diperkirakan mencapai 40,4 ton.

Benar ditemukan (lahan pohon ganja). Kami (Polda Aceh) membantu upaya pengungkapan kepada tim satgas Siger Polda” kata Ruddi dalam keterangan tertulis, Senin (28/2).

Puluhan ribu batang pohon itu ditemukan di tiga lokasi berbeda. Di lokasi pertama ada sebanyak 17.800 batang pohon ganja atau seberat 17,8 ton di lahan seluas 1,78 hektare.

Lalu, di lokasi kedua ada sebanyak 15 ton ganja atau sebanyak 30 ribu batang di lahan seluas 3 hektare. Terakhir, di lahan seluas 1,5 hektare ditemukan 15 ribu batang pohon ganja atau ditaksir seberat 7,5 ton.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menjelaskan bahwa pengungkapan lahan ganja tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan tersangka PH dan DI.

Kedua tersangka ditangkap di Poll Bus Putra Pelangi, Raja Basa, Kota Bandar Lampung pada November lalu dan disita barang bukti berupa 5 kilogram ganja kering.

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan diketahui bahwa ganja tersebut berasal dari Sawang, Kabupaten Aceh Utara,” ucap Winardy.

Lebih lanjut, disampaikan Winardy puluhan ribu batang ganja yang disita oleh aparat itu sebagian besar telah dimusnahkan di lokasi

“Sebagian barang bukti berupa ganja disita dan dibawa ke Polda Lampung untuk kepentingan proses hukum. Selebihnya langsung dimusnahkan di lokasi,” tutur Winardy.

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat diwawancarai langsung, Senin (9/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Herman Deru Segera Usulkan Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT KPK

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:43 WIB