WCC Palembang dan STIE Aprin Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang bekerja sama dengan STIE Aprin Palembang menggelar talk show interaktif bertema “Perempuan, Lingkungan dan Kemandirian Finansial: Peran Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Menjaga Kesehatan, Lingkungan dan Ekonomi Keluarga” di kampus STIE Aprin Palembang, Selasa (13/5/2026).

 

Kegiatan ini diikuti sekitar 90 peserta yang antusias mengikuti paparan dan diskusi mengenai peran strategis perempuan dalam menjaga kesehatan keluarga, pelestarian lingkungan, serta membangun kemandirian ekonomi.

 

Talk show dipandu Ketua Dewan Pengurus WCC Palembang, Yeni Roslaini Izi, dan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Direktur WALHI Sumsel Ersyah Hairunisah Suhada, Ketua Rumah Ibu sekaligus Pembina WCC Palembang Hj Maphilinda Syahrial Oesman, Ketua Satgas PPKPT STIE Aprin Palembang Dr Dra Hj Telly Pauline Ulviana Siwi, serta Direktur WCC Palembang Yessy Ariyani.

 

Dalam diskusi tersebut, para narasumber menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting yang melampaui fungsi domestik, yakni sebagai agen perubahan dalam bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.

 

Direktur WCC Palembang, Yessy Ariyani, menjelaskan bahwa lembaganya selama ini fokus pada pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan, penguatan kepemimpinan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui koperasi simpan pinjam dan usaha mikro berkelanjutan seperti produksi pembalut kain Cindo-Pads.

 

“Peningkatan ekonomi perempuan berdampak langsung pada pencegahan kekerasan. Sebelumnya, banyak korban kekerasan bertahan karena ketergantungan ekonomi,” ujar Yessy.

 

Direktur WALHI Sumsel, Ersyah Hairunisah Suhada, menyoroti hubungan erat antara kondisi lingkungan dan kehidupan perempuan.

 

“Perempuan sangat dekat dengan sumber daya alam, terutama air. Ketika air tercemar, perempuan yang paling terdampak karena peran mereka dalam keluarga dan masyarakat,” katanya.

 

Menurut Ersyah, perempuan juga memiliki pengetahuan penting dalam menjaga tanaman dan lingkungan sekitar, sehingga kerusakan lingkungan akan meningkatkan kerentanan perempuan.

 

Sementara itu, Ketua Satgas PPKPT STIE Aprin Palembang, Dr Dra Hj Telly Pauline Ulviana Siwi, mengatakan pembentukan satgas pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk melindungi civitas akademika dari bullying hingga kekerasan seksual.

 

“Pencegahan kekerasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar lebih efektif,” ujarnya.

 

Ketua Rumah Ibu, Hj Maphilinda Syahrial Oesman, menambahkan bahwa kreativitas ekonomi dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjaga kesehatan mental perempuan.

 

“Kreativitas ini juga menjadi sarana melatih kesehatan mental, karena saat kita berkegiatan produktif, mental kita juga terjaga,” katanya.

 

Ketua Dewan Pengurus WCC Palembang, Yeni Roslaini, menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan dan berbagai persoalan sosial memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

 

“Pencegahan bisa dilakukan oleh siapa saja dan harus bersinergi untuk hasil yang maksimal,” tuturnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, WCC Palembang juga memperkenalkan produk pembalut kain Cindo-Pads sebagai salah satu usaha mikro berkelanjutan yang dikelola bersama kelompok perempuan di Palembang.

 

Produk ramah lingkungan ini menjadi alternatif higienis yang mendukung kesehatan perempuan sekaligus mengurangi limbah. Program tersebut melibatkan sejumlah kelompok perempuan, di antaranya Bank Sampah Kenanga, HWDI Sumsel, WLCC Palembang, dan Kelompok Perempuan Jaya Bersama.

 

Melalui kegiatan ini, WCC Palembang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perempuan agar semakin berdaya, mandiri, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan keluarga dan masyarakat yang sehat, bebas dari kekerasan, serta berkelanjutan.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Eksekutor Pencurian Modus Pecah Kaca yang Rugikan Nasabah Bank Ratusan Juta Rupiah
HUT Ke-1343, Herman Deru Soroti IPM Tinggi Kota Palembang
Kuasa Hukum Yansori Sebut Keterangan Saksi Tidak Buktikan Kliennya Menjual Lahan Kawasan Hutan
Fakta Terungkap di Sidang Korupsi PUPR Pagar Alam, Pengawas Terima Honor dan Uang Jalan
INDOMOBIL Expo Palembang 2026 Usung Konsep EVperience, Dorong Adopsi Kendaraan Listrik di Sumsel
Sidang Sengketa Aset Bina Darma Diwarnai Perdebatan, Ahli Bahasa Kupas Makna Surat Kepemilikan Aset
Kapolsek SU II Gandeng Honda Astra Motor Plaju, Perkuat Upaya Pencegahan Curanmor
Ibu Fitri Alias Pingky Bantah Tuduhan Penipuan, Siap Tempuh Jalur Hukum terhadap Penyebar Informasi yang Dianggap Merugikan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Eksekutor Pencurian Modus Pecah Kaca yang Rugikan Nasabah Bank Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:25 WIB

HUT Ke-1343, Herman Deru Soroti IPM Tinggi Kota Palembang

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:18 WIB

Kuasa Hukum Yansori Sebut Keterangan Saksi Tidak Buktikan Kliennya Menjual Lahan Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:11 WIB

INDOMOBIL Expo Palembang 2026 Usung Konsep EVperience, Dorong Adopsi Kendaraan Listrik di Sumsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:39 WIB

Sidang Sengketa Aset Bina Darma Diwarnai Perdebatan, Ahli Bahasa Kupas Makna Surat Kepemilikan Aset

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat diwawancarai usai rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Kota dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343, Rabu (17/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

HUT Ke-1343, Herman Deru Soroti IPM Tinggi Kota Palembang

Rabu, 17 Jun 2026 - 19:25 WIB