Warga Paiker Dimakamkan Secara Protokol Covid-19

- Redaksi

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibrahim (69), warga desa Bandar Agung Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Empat Lawang, dimakamkan dengan menerapkan protokol Covid -19 .

Ibrahim (69), warga desa Bandar Agung Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Empat Lawang, dimakamkan dengan menerapkan protokol Covid -19 .

SUARAPUBLIK, EMPAT LAWANG – Ibrahim (69), warga desa Bandar Agung Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Empat Lawang, dimakamkan dengan menerapkan protokol Covid -19 .

Berdasarkan informasi dari Camat Paiker Noperman Subhi, warganya itu terindikasi terpapar virus Corona dan meninggal di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu.

“Iya, hari ini sudah dimakankan satu orang warga kami yang terpapar virus Corona, dengan disaksikan Kapolsek Paiker, Kepala Desa Serta Keluarga Almarhum,” kata Noperman.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan pihak keluarga almarhum sakit diabetes dan sering kontrol ke rumah sakit. Sebelum meninggal almarhum dirawat selama empat hari di RS M Yunus Bengkulu.

“Almarhum Ibrahim dibawa langsung ke TPU desa Bandar Agung, untuk dimakamkan dengan prokes menggunakan ambulan. Dan tim yang dibawa dari RS M Yunus Bengkulu langsung menuju ke TPU setempat,” jelasnya.

Masih dikatakan Noperman, pemakaman telah dilaporkan dengan kepala BPBD Empat Lawang sebagai gugus tugas kabupaten yang mendapat tambahan tugas bertanggungjawab atas pemakaman mereka yang meninggal dunia karena covid-19.

Ia juga mengapresiasi atas kesadaran keluarga untuk memakamkan almarhum Ibrahim secara prokes dan percaya, dengan hasil pemeriksaan rumah sakit.

“Tentunya sebagai pemerintah kami mengapresiasi pihak keluarga yang mau menerima hasil RSUD dan pemakaman secara protokol covid,” tuturnya.

Noperman meminta masyarakat agar selalu taat dengan program 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan. Dengan mengindahkan 5M dapat memutus rantai penyebaran covid-19.

Sementara Gondo, warga Bandar Agung menjelaskan, kesadaran masyarakat akan adanya Covid-19 semakin tinggi. Terbukti ketaatan memakai masker sampai membatasi kerumunan.

“Kesadaran ini muncul setelah banyak masyarakat yang sakit dengan gejala yang sama dengan mereka yang terkena covid-19 dan banyaknya orang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan, sehingga membuat masyarakat patuh prokes,” ucapnya. (Alf)

Berita Terkait

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Empat Lawang Gelar Do’a Bersama
Bantah Ketua Merokok Saat Sidang
Pemkab Dukung Penuh Program BNNK Empat Lawang
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Warga Empat Lawang Dilatih Pakai APAR
Hari Bhakti Adhyaksa, Forkopimda Kunjungi Kajari Empat Lawang
Polsek Tebing Tinggi Ringkus Pelaku Pembobolan Rumah, Kompor Gas dan Minyak Goreng Diamankan
Polres Empat Lawang Raih Juara III Inovasi Pelayanan Publik Reskrim Tingkat Polda Sumsel
Satreskrim Polres Empat Lawang Tangkap Pria 70 Tahun dalam Kasus Dugaan Pencabulan dan Perkosaan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:23 WIB

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Empat Lawang Gelar Do’a Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 14:03 WIB

Bantah Ketua Merokok Saat Sidang

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:40 WIB

Pemkab Dukung Penuh Program BNNK Empat Lawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:06 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Warga Empat Lawang Dilatih Pakai APAR

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:35 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa, Forkopimda Kunjungi Kajari Empat Lawang

Berita Terbaru