SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Apes dialami tiga pemuda ini. Mereka sudah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas), usai kencan dengan seorang perempuan. Alhasil mereka pun harus menyerahkan uangnya sebesar Rp70 ribu dan Handphone merk Samsung A10 yang dirampas pelaku.
Tak terima dengan peristiwa tersebut, ketiga pemuda ini, BG (18), FB 19, dan BM (18), warga Jalan Tuan Kentang, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I, terpaksa mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa yang dialaminya, Rabu (25/10/2023).
Kepada petugas, BG menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa malam (24/10/2023), sekitar pukul 23.00 WIB, di ruang blok 46. Berawal saat ketiga pemuda ini iseng jalan-jalan naik motor melintas di jalan BP 7, Kambang Iwak. Lalu setelah dua kali melintas, ketiga pemuda ini pun dipanggil seorang perempuan yang menjajakan dirinya.
” Awalnya kami ini keliling-keliling naik motor. Dua kali melintas kami dipanggil perempuan yang menjajakan dirinya; “Dek show time sekali main Rp 200 ribu”,” katanya, kepada petugas.
Lantaran iseng, lanjut BG, saat itu dirinya bernego dengan perempuan tersebut. Dan disepakati untuk dua perempuan dibayar Rp 200 ribu untuk sekali kencan.
Namun apesnya, setelah ketiga pemuda imi sudah kencan, ada tiga orang pria mendatangi mereka. Lalu meminta uang kembali sebesar Rp900 ribu.
“Sudah deal Rp200 ribu. Dan setelah kencan, tiba-tiba ada tiga pria minta lagi uang sama kami Rp900 ribu. Katanya untuk uang santai satu orang Rp300 ribu. Saya bilang tidak ada lagi kakak. Tetapi mereka memaksa dan merampas uang kami Rp70 ribu dan HP Samsung,” ungkapnya.
Lebih jauh BG menuturkan, dirinya pun sempat menanyakan kepada dua perempuan teman kencan mereka, namun keduanya pun pura-pura tidak tahu.
“Kami menduga ketiga pria itu merupakan teman dua perempuan itu yang sudah berencana melakukan aksi ini. Oleh itulah kami laporkan dan berharap pelaku ditangkap,” katanya.
Akibat peristiwa ini ketiga korban harus kehilngan Hp Samsung A10 seharga Rp1,2 juta dan uang sebesar Rp70 ribu. Sementara, laporan korban sudah diterima petugas SPKT Polrestabes Palembang dan akan ditindaklanjuti petugas Reskrim, guna menangkap pelaku. (ANA)

















