UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Palembang Tumbuh, Pempek Bunda Rara Raup Omzet Hingga Rp20 Juta per Bulan dan Berdayakan Masyarakat

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Berawal dari hobi memasak, Umi Indratmi kini mampu mengembangkan usaha Pempek Bunda Rara dengan omzet mencapai Rp15–20 juta per bulan sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Usaha yang dirintis sejak 2018 ini menghadirkan pempek sehat tanpa gluten dan MSG, menjawab kebutuhan konsumen sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Berlokasi di Bukit Baru, Ilir Barat I, Kota Palembang, Pempek Bunda Rara memproduksi berbagai olahan seperti pempek crispy, pempek frozen, pempek berbahan mocaf (bebas gluten), tekwan, bakso, hingga aneka kue basah. Keunggulan produk terletak pada penggunaan bahan yang lebih sehat tanpa MSG serta proses produksi higienis yang menjaga kualitas dan cita rasa. Nama “Bunda Rara” sendiri diambil dari panggilan akrab Umi dan anaknya, mencerminkan nilai kekeluargaan yang menjadi fondasi usaha ini.

“Awalnya saya hanya ingin membuat pempek yang lebih sehat agar bisa dinikmati semua orang. Namun kini, usaha ini tidak hanya menghidupi keluarga saya, tetapi juga membuka peluang bagi ibu-ibu di sekitar untuk ikut berkembang,” ujar Umi.

Lebih dari sekadar bisnis, UMKM ini juga memberikan dampak sosial yang nyata. Melalui pelatihan pengolahan ikan, lebih dari 10 ibu rumah tangga kini memiliki keterampilan baru dan peluang penghasilan tambahan. Bahkan, beberapa di antaranya telah mandiri dengan jaringan pemasaran sendiri. Selain itu, usaha ini juga membuka lapangan kerja bagi ibu rumah tangga dan pemuda setempat.

Salah satu peserta pelatihan, Lisma, merasakan langsung manfaat program tersebut.

“Dulu saya hanya ibu rumah tangga yang bingung mencari tambahan penghasilan. Setelah ikut pelatihan, saya bisa membuat dan menjual pempek secara online hingga memiliki pelanggan tetap di beberapa kota. Penghasilan ini sangat membantu ekonomi keluarga dan biaya sekolah anak,” ungkap Lisma.

Perkembangan Pempek Bunda Rara turut diiringi berbagai prestasi, di antaranya Juara 2 Industri Kecil dan Menengah (IKM) Awards Sumatera Selatan, masuk Top 350 PFpreneur by Pertamina Foundation, serta Juara 1 kompetisi UMKM pangan lokal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Umi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui upaya pengelolaan limbah, seperti pemanfaatan minyak jelantah dan penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai UMKM binaan Pertamina yang mengikuti UMK Academy, Pempek Bunda Rara mendapatkan dukungan pembinaan berupa pelatihan, penguatan manajemen usaha, serta promosi melalui berbagai event.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM agar naik kelas dan berdaya saing.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui pembinaan yang terintegrasi, sehingga tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Rusminto.

Program pemberdayaan UMKM ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB