Ular Sanca Batik Sepanjang 3,5 Meter Gegerkan Warga 16 Ulu

- Redaksi

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ular Sanca Batik sepanjang 3,5 meter berhasil dievakuasi warga. (Photo: Kiki Nardance)

Ular Sanca Batik sepanjang 3,5 meter berhasil dievakuasi warga. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pasca hujan yang melanda kota Palembang kemarin, warga Jalan Jaya 7 Lematang, Lorong Serasan 4, RT 66/20, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, digegerkan dengan adanya Ular Sanca Batik, muncul dekat pemukiman penduduk. Ular ini pertama kali terlihat warga pada Senin (14/4/2025), sekitar pukul 11.20 WIB.

Ular dengan nama latin Python Reticulatus sepanjang sekitar 3,5 meter ini awalnya ditemukan warga bernama Risky (15), saat dirinya hendak pergi ke warung yang tidak jauh dari rumahnya. Lalu tiba-tiba dari arah selokan (parit), ia melihat ada yang bergerak-gerak.

“Mau ke warung tadi. Lalu saya berjalan kaki, tiba-tiba saat melihat ke arah selokan, ada yang gerak-gerak,” ungkapnya.

Hal inilah yang membuatnya curiga, dan langsung didekati selokan tersebut. “Ketika saya mendekati selokan itu, benar saja saya melihat kepala Ular itu muncul dari dalam gorong-gorong selokan depan rumah pak Hanafi,” ungkapnya.

Panik dan takut, membuat Rizky memanggil temannya Dirly. Alhasil dibantu warga sekitar, Ular tersebut berhasil ditangkap (evakuasi). “Awanya panik bercampur takut. Oleh itulah saya panggil teman dan warga sekitar. Alhamdulillah Ular itu berhasil ditangkap,” ungkapnya.

Rencananya, kata Rizky, Ular tersebut mau dipelihara. “Tetapi jika laku dijual, akan dijual saja. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Neni (40), warga setempat, mengatakan dirinya sangat memuji Rizky dan temannya sudah berhasil menangkap Ular tersebut.

“Alhamdulillah Ular-nya ini berhasil ditangkap. Karena sangat membahayakan. Apalagi disini banyak anak anak kecil. Terus juga warga sini banyak memelihara Ayam, jika tidak ditangkap Ular tersebut bisa memangsa hewan ternak (ayam),” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB