Tongkang Bermuatan Batubara Hantam Rumah Rakit Warga di Sungai Keramasan

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tongkang yang tabrak rumah rakit warga di Sungai Keramasan. (Photo: Kiki Nardance)

Tongkang yang tabrak rumah rakit warga di Sungai Keramasan. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga hilang kendali, sebuah tongkang bermuatan batubara menabrak rumah rakit warga di pinggir Sungai Musi. Peristiwa ini pun viral di media sosial (Medsos) Instagram di kota Palembang. Peristiwa ini diduga terjadi pada Selasa (12/3/2025), sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam video yang beredar berdurasi 1 menit 28 detik, terlihat warga di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Putri Datang Rindu, tepatnya Tanah Malang RT 14 / 4 Karya Jaya Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, panik saat tongkang menabrak salah satu rumah warga.

Informasi yang dihimpun, saat peristiwa tersebut terjadi Tongkang Kapuas Jaya 3023 bermuatan batubara itu ditarik oleh Tug Boat Johan Jaya 171. Di mana Kapal tongkang Kapuas Jaya itu mengakut batu bara, berlayar dari jetty PT Bukit Asam.

Dari video yang diterima terdengar jelas teriakan warga yang histeris sesaat tongkang bermuatan batubara itu menghantam salah satu rumah Apung milik warga.

Dalam video itu juga menunjukkan warga terdampak akibat insiden itu memperlihatkan tiga unit perahu getek yang rusak akibat ditabrak tongkang batu bara tersebut.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan yang terjadi di sungai Musi tersebut, namun berdasarkan informasi terpercaya yang didapat tidak korban jiwa dalam insiden itu.

Sementara, Kasat Polairud Polrestabes Palembang, AKBP Yuda Setiawan disampingi Kanit Polairud, AKP Kamil saat di konfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar adanya peristiwa tersebut. Hingga kini petugas masih di TKP. Melakukan olah TKP dan memeriksa saksi Saksi di lokasi kejadian,” katanya.

Lanjutnya, terkait peristiwa ini apa penyebabnya nanti disampaikan. “Ya pasti kita sampaikan. Namun hingga kini anggota masih di lapangan,” tutur Kamil. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB