Tim Gabungan Sisir Sungai Musi, Cari Bocah 7 Tahun yang Hanyut Terbawa Arus

- Redaksi

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran tergelincir dan terjatuh, seorang anak laki-laki berumur 7 tahun tenggelam di perairan Sungai Musi Dermaga 3 Ulu Palembang, Rabu (21/8/2024), sekitar pukul 16.20 WIB. Korban yakni Sultan Arsih, seorang pelajar SD Kelas 1 dan merupakan warga Jayalaksana Kecamatan SU 1 Palembang.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tengelammya Sultan terkuak berawal seroang ibu bernama Yanti mendatangi pangkalan Sandar 30 Ilir Palembang. Untuk melaporkan bahwa anaknya pada saat itu main di tongkang besi phonton di sungai musi tepatnya Dermaga 3 ulu hilang tenggelam.

Dan dari penjelasan teman-teman korban yang ikut main atas phonton Sungai Musi, pada saat itu korban bermain di atas ponton di areal dermaga 3-4 Ulu. Lalu tiba-tiba tergelincir dan jatuh ke sungai musi. Dikarenakan arus deras saat itu kemudian korban dibawa arus dan hilang Hilang.

Sementara, Kasat Polairud Polrestabes Palembang, Kompol Suprawira membenarkan adanya peristiwa tersebut berawal dari adanya laporan orang tua korban yang melaporkan kejadian tersebut ke pangkalan Sandar 30 Ilir.

” Benar adanya bocah (anak) Laki-Laki berumur 7 tahun tenggelam diduga gara gara terpeleset main di demarga,” ungkapnya, Kamis (22/8/2024).

Lanjutnya, hingga hari ini tim dari Basarnas, Polairud dan Polsek SU I, Palembang masih melakukan pencarian dan menyisir TKP (tempat kejadian perkara). “Masih dilakukan pencarian terhadap korban,’ tuturnya.

Hal yang sama diungkap oleh Kapolsek SU I, Palembang, Kompol Alex, hingga kini masih dilakukan pencarian terhadap korban. ” Kejadian tersebut kemarin sore. Tadi malam dan siang ini masih dilakukan pencarian oleh tim Polairud dan Basarnas,”tuturnya.

Sedangkan, ibu korban Yanti ketika ditemui, hanya bisa bersedih dan terus menangis atas peristiwa yang dialami anaknya. ” Saya berharap anak saya segera ditemukan. Dan terus berdoa,” kata Yanti. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB