Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sebanyak 1.470 personel regu yang Hadir saat di desa sungai Bungin kecamatan pangkalan lampam

Foto. Sebanyak 1.470 personel regu yang Hadir saat di desa sungai Bungin kecamatan pangkalan lampam

OKI, SUARAPUBLIK.ID — Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Ogan Komering Ilir terus dioptimalkan. Melalui kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Sebanyak 1.470 personel regu inti pemadam perusahaan dan 176 Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) terus siaga mendukung pencegahan dan penanganan karhutla.

.

Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi penanganan karhutla di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, Minggu (4/10/2026). Evaluasi dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Bupati OKI Muchendi Mahzareki, jajaran pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, camat, kepala desa, serta perwakilan perusahaan.

.

Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan kesiapsiagaan perusahaan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Perusahaan tidak hanya perlu menyiapkan personel dan sarana pemadaman, tetapi juga membina masyarakat di sekitar wilayah kerja.

.

“Karhutla membutuhkan kerja bersama. Perusahaan harus memastikan personel dan peralatan siap, masyarakat ikut menjaga lingkungan, dan pemerintah memastikan koordinasi serta penanganan berjalan cepat,” ujar Muchendi.

.

Sebanyak 1.470 personel regu inti pemadam perusahaan disiapkan untuk mendukung respons di lapangan. Kesiapan tersebut mencakup personel, sarana dan prasarana pemadaman, sumber air, komunikasi, serta akses menuju lokasi rawan.

.

Di sisi lain, perusahaan memiliki kewajiban membina kelompok tani peduli api. Kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian dari pencegahan berbasis masyarakat melalui edukasi, pemantauan lingkungan, patroli, dan deteksi dini.

.

Untuk memastikan kewajiban tersebut berjalan, Pemkab OKI melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kesiapan serta upaya pengendalian karhutla oleh perusahaan. Pengawasan mencakup sumber daya pemadaman dan langkah pencegahan di wilayah kerja masing-masing.

Sebagai bagian dari pengawasan, enam perusahaan perkebunan telah dimintai klarifikasi terkait dugaan kejadian karhutla di wilayah konsesi. Klarifikasi dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi langkah pengendalian yang telah dilakukan perusahaan.

Muchendi menegaskan, penanggulangan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, dengan pemerintah sebagai penggerak koordinasi, perusahaan sebagai bagian dari kekuatan penanganan, dan masyarakat sebagai mitra pencegahan di lapangan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ada perusahaan dengan sumber daya yang dimiliki, ada masyarakat melalui kelompok peduli api, serta TNI, Polri, Manggala Agni dan BPBD. Semuanya telah bergerak dalam satu koordinasi,” ujar Muchendi.

Penulis : Eman

Editor : Jaks

Berita Terkait

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Berita Terbaru

Kapal Tongkang yang Melintas di Ampera dan tertutup oleh Kabut Asap

Kota Palembang

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB