PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID– Aktivitas pelayaran di Sungai Musi, Palembang, menjadi perhatian setelah sebuah tongkang batubara menabrak bagian fender pelindung tiang Light Rail Transit (LRT) di sekitar Jembatan Ampera. Rekaman kejadian tersebut kemudian viral di media sosial.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam video yang beredar, tongkang bernama Fly Power 3020 terlihat bergerak di alur Sungai Musi sebelum bagian kapal tersebut menghantam fender yang berada di sekitar tiang LRT Ampera.
Tongkang tersebut diketahui dalam kondisi kosong. Saat kejadian, Fly Power 3020 ditarik oleh TB Bojoma 2917 dengan bantuan atau asistensi dari TB KJ 03.
Momen benturan tersebut direkam oleh warga yang berada di sekitar kawasan Sungai Musi. Rekaman kemudian menyebar luas di media sosial dan memunculkan perhatian publik terhadap kondisi infrastruktur LRT yang berada di sekitar jalur pelayaran.
Dalam video yang beredar, kondisi Sungai Musi juga terlihat diselimuti kabut asap cukup pekat. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di kawasan perairan tampak terbatas saat kejadian.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti faktor yang menyebabkan tongkang tersebut sampai menabrak fender tiang LRT. Informasi mengenai apakah kabut asap turut memengaruhi jarak pandang atau tidak juga masih memerlukan pemeriksaan dan keterangan dari pihak berwenang.
Kondisi fender setelah benturan juga belum diketahui secara pasti, termasuk apakah terdapat kerusakan pada bagian fender maupun struktur di sekitar tiang LRT.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. Pemeriksaan terhadap kejadian, kondisi infrastruktur, serta kapal yang terlibat masih menunggu informasi dari instansi berwenang.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena lokasi kejadian berada di kawasan strategis Sungai Musi yang menjadi jalur pelayaran sekaligus berdekatan dengan infrastruktur LRT dan Jembatan Ampera.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks


















