Tak Terima Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan, Fauzan Layangkan Laporan Balik

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tidak terima sudah dilaporkan ke Polrestabes Palembang terkait kasus dugaan penganiayaan oleh adik kelasnya yakni Sakhaal Faruq (16), pada Senin (2/2/2026) sore, kali ini M Fauzan (17), melaporkan balik Sakhaal Faruq ke Polrestabes Palembang, Kamis (5/2/2026).

Didampingi ibunya yakni Yenni Ati Syachra (56), warga Perum Mutiara Kecamatan Gandus, Palembang ini menuturkan peristiwa yang dialami anaknya terjadi pada Sabtu (31/1/2026), sekitar pukul 11.30 WIB, di Jalan THP Sopian Kenawas tepatnya didepan SMA N 20 Palembang.

Menurut keterangan anaknya, peristiwa ini terjadi berawal dari perselisihan di kantin sekolah yang berujung pada aksi pemukulan di depan gerbang SMAN 20 Palembang. saat korban M Fauzan sedang berada di kantin sekolah. Saat itu terlapor, Sakhaal Faruq terus-menerus menatap korban dengan sorot mata menantang.

“Masalah kecil pak saling lihat, terus anaknya bertanya kepada terlapor ada masalah apa, namun terlapor menjawab dengan nada tinggi. Sempat terjadi aksi tarik menarik kerah baju namun berhasil dilerai teman-teman yang lain,” ungkap Yenni.

Namun, ketegangan ternyata belum berakhir. Beberapa menit kemudian, terlapor malah mengirimkan pesan singkat yang berisi tantangan untuk berkelahi kepada korban saat jam pulang sekolah. Saat korban hendak pulang, terlapor sudah menunggu di depan gerbang sekolah. Tanpa basa-basi, terlapor langsung menghampiri anaknya dan melayangkan pukulan berkali-kali.

“Ketika pulang sekolah, saat itu terlapor meminta anak saya turun dari sepeda motornya lalu terjadilah perkelahian. Akibat kejadian tersebut, anak saya mengalami luka lecet di bibir bawah, luka lecet di siku tangan kanan, leher, serta luka memar di punggung kaki kanan dan punggung belakang,” bebernya.

Akibat peristiwa ini korban sempat dibawa ke RS Muhammadiyah Palembang untuk mendapatkan perawatan dan visum sebelum akhirnya melapor ke Polrestabes Palembang.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan ibu korban terkait kasus kekerasan terhadap anak.

“Laporan sudah kita terima. Kasus ini akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut dan pemanggilan terlapor,” tegas Ipda Hendra. (ANA)

Berita Terkait

Curi Ipad Milik Dokter Muda, Warga Tebing Tinggi Diringkus Anggota Reskrim Polsek SU II
Pelaku Pembunuhan di Kertapati Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam
Motor Milik Irpansyah Raib Didepan Counternya Sendiri
Modus Ngaku Pegawai Diknas Sumsel, Maryanto Duduk di Kursi Pesakitan
Sidang Perdana Kasus Pembunuhan di Hotel Lendosis, Terdakwa Terancam Pasal Berlapis
Polres Ogan Ilir Ringkus Dua Pelaku Pengedar Narkoba
Istri Debyk Bersaksi di Sidang TPPU, Sebut Rumah Tiga Lantai di Tulung Selapan Warisan Keluarga
Polda Sumsel Amankan Spesialis Curanmor Serial dalam Operasi Pekat Musi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:37 WIB

Curi Ipad Milik Dokter Muda, Warga Tebing Tinggi Diringkus Anggota Reskrim Polsek SU II

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:18 WIB

Pelaku Pembunuhan di Kertapati Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:34 WIB

Motor Milik Irpansyah Raib Didepan Counternya Sendiri

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:03 WIB

Modus Ngaku Pegawai Diknas Sumsel, Maryanto Duduk di Kursi Pesakitan

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:00 WIB

Sidang Perdana Kasus Pembunuhan di Hotel Lendosis, Terdakwa Terancam Pasal Berlapis

Berita Terbaru