Nama: Syerly Putri Agustin
NIM : PO7124126083
Prodi : D3 Kebidanan
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang terdiri atas lima sila dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai seorang pelajar, saya berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui kebiasaan dan tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah, salah satunya melaksanakan salat lima waktu sebagai seorang Muslim. Saya melaksanakan salat karena merupakan kewajiban sebagai umat Islam, sekaligus sebagai bentuk rasa syukur dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan beribadah, saya juga belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Jika tidak melaksanakan ibadah, saya dapat menjadi kurang disiplin dalam menjalankan kewajiban dan hubungan spiritual saya juga dapat menjadi kurang baik.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan menghargai orang lain, membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, serta berbicara dengan sopan kepada orang tua, guru, dan teman. Saya melakukan hal tersebut karena setiap manusia memiliki hak untuk dihargai dan diperlakukan dengan baik. Jika tidak menerapkannya, saya dapat menyakiti perasaan orang lain dan membuat hubungan dengan orang-orang di sekitar menjadi tidak baik.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman-teman meskipun memiliki perbedaan suku, agama, pendapat, maupun kebiasaan. Saya berusaha tidak memilih-milih teman dan ikut bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Saya melakukan hal tersebut karena persatuan dapat menciptakan kehidupan yang lebih damai dan harmonis. Jika tidak menjaga persatuan, dapat terjadi pertengkaran, perpecahan, serta hilangnya rasa saling percaya.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan dengan mendengarkan pendapat orang lain dan melakukan musyawarah ketika mengambil keputusan bersama. Contohnya, ketika mengerjakan tugas kelompok, saya tidak memaksakan pendapat sendiri dan menghargai pendapat anggota kelompok lainnya. Jika tidak menerapkannya, keputusan bersama dapat menjadi tidak adil dan menimbulkan konflik.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan bersikap adil kepada teman, tidak membeda-bedakan orang, serta mau berbagi dan membantu orang yang membutuhkan. Saya melakukan hal tersebut karena setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil. Jika tidak menerapkannya, saya dapat menjadi pribadi yang egois dan membuat orang lain merasa diperlakukan tidak adil.
Dari kelima sila tersebut, saya menyadari bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui tindakan-tindakan sederhana, saya dapat belajar menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, menghargai orang lain, menjaga persatuan, serta bersikap adil dalam kehidupan bermasyarakat.












