PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID– Seorang pemuda berinisial Rio (23), warga Kertapati, Palembang, harus menjalani perawatan setelah diduga menjadi korban penganiayaan. Tak hanya dipukul menggunakan helm, korban juga mengaku dikejar terlapor sambil membawa sebilah pisau.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan Rio ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (24/8/2026) sore.
Dalam laporannya, korban menyebut kejadian itu berlangsung pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Diceritakan Rio, kejadian bermula saat dirinya hendak membeli nasi menggunakan sepeda motor. Saat tengah duduk di atas kendaraannya, tiba-tiba terlapor berinisial G datang dan langsung menyerangnya.
“Pelaku tiba-tiba datang tanpa alasan yang jelas dan langsung memukul kepala saya menggunakan helm,” ungkap Rio kepada petugas.
Serangan tersebut membuat korban berusaha melakukan perlawanan. Namun, situasi justru semakin mencekam setelah terlapor disebut mengeluarkan sebilah pisau.
“Ketika saya akan melakukan perlawanan, terlapor mengeluarkan pisau dan hendak menusuk saya. Karena takut, saya langsung melarikan diri,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Rio mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek di bagian kepala, luka lecet pada bahu kanan, serta luka pada dengkul sebelah kiri.
Korban kemudian menjalani perawatan di RSUD Bari Palembang untuk mengobati luka-luka yang dialaminya.
“Oleh itulah, saya melapor ke sini dan berharap pelaku dapat segera ditangkap,” harapnya.
Sementara itu, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Andi Ardiyansyah membenarkan laporan dugaan penganiayaan tersebut telah diterima pihaknya.
“Laporan akan segera kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















