Pancasila dan Penerapannya

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Sheryl Aulia Putri

Prodi: STr Kebidanan

 

Pancasila dan Penerapannya

 

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurut saya, Pancasila bukan hanya sesuatu yang perlu dihafalkan atau dipelajari sebagai materi perkuliahan, tetapi juga merupakan nilai-nilai yang seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai mahasiswa, penerapan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai orang lain, bertanggung jawab, bekerja sama, serta mampu menerima perbedaan.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat diterapkan dengan menjalankan kewajiban agama masing-masing serta menghormati orang lain yang memiliki keyakinan berbeda. Bagi saya, nilai ini juga dapat diwujudkan dengan berusaha bersikap jujur dan menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam mengambil keputusan.

 

Sementara itu, sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dapat diterapkan dengan memperlakukan orang lain secara baik dan menghargai perasaan mereka. Saya sendiri termasuk orang yang cenderung tenang dan tidak terlalu banyak berbicara. Namun, saya percaya bahwa kepedulian tidak selalu harus ditunjukkan melalui banyak kata. Mendengarkan teman ketika sedang bercerita, memberikan dukungan, dan membantu ketika seseorang mengalami kesulitan juga merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama.

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, juga memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan mahasiswa. Di lingkungan perkuliahan, kita bertemu dengan orang-orang yang memiliki karakter, pemikiran, dan kebiasaan yang berbeda. Perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling menjauh atau merendahkan. Dalam kerja kelompok, misalnya, setiap anggota perlu belajar bekerja sama dan menghargai pendapat satu sama lain. Menurut saya, menerima bahwa setiap orang memiliki cara berpikir yang berbeda merupakan salah satu bentuk sederhana dalam menjaga persatuan.

 

Selanjutnya, sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dapat diterapkan melalui kegiatan diskusi dan musyawarah. Sebagai seseorang yang tidak selalu aktif berbicara terlebih dahulu, saya belajar bahwa berpartisipasi dalam diskusi tidak harus selalu menjadi orang yang paling banyak berbicara. Mendengarkan pendapat orang lain, menyampaikan pemikiran ketika diperlukan, dan menerima hasil keputusan bersama juga merupakan bentuk penerapan sila keempat. Menurut saya, musyawarah bukan tentang mencari siapa yang paling benar, tetapi mencari keputusan yang dapat diterima dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

 

Sila terakhir, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat diterapkan dengan bersikap adil dan bertanggung jawab. Dalam kehidupan mahasiswa, contohnya dapat dilihat ketika mengerjakan tugas kelompok. Setiap anggota sebaiknya mendapatkan pembagian tugas yang sesuai dan menjalankan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan begitu, tidak ada anggota yang merasa dirugikan karena seluruh pekerjaan dibebankan kepada satu orang. Selain itu, keadilan juga dapat diwujudkan dengan tidak membeda-bedakan teman berdasarkan latar belakang, kemampuan, maupun karakter mereka.

 

Menurut saya, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh nilai yang baik atau menyelesaikan pendidikan, tetapi juga tentang belajar menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan mampu hidup berdampingan dengan orang lain. Pancasila dapat menjadi pedoman dalam proses tersebut. Meskipun saya memiliki kepribadian yang cenderung tenang dan lebih nyaman menunjukkan sesuatu melalui tindakan daripada banyak berbicara, saya tetap dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

 

Dengan menghargai perbedaan, peduli terhadap orang lain, bertanggung jawab, mau bekerja sama, dan bersikap adil, saya dapat ikut menerapkan Pancasila, bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel
Tidak Taat Aturan Walikota Palembang, Kepsek SMP N 19 Palembang Tetap Menekan Siswa Masuk Sekolah Hari ini
Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ
Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 
Wujudkan Zona Zero Asap, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi Karhutla
Musim Kemarau Picu Debu, Polsek Buay Madang Timur Bagikan Ratusan Masker Gratis di SD N 1 Tekorejo
Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara
Antrean Biosolar Sumsel Memanjang, Distribusi FAME Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 09:16 WIB

Tidak Taat Aturan Walikota Palembang, Kepsek SMP N 19 Palembang Tetap Menekan Siswa Masuk Sekolah Hari ini

Selasa, 8 September 2026 - 21:16 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ

Selasa, 8 September 2026 - 21:11 WIB

Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 

Selasa, 8 September 2026 - 19:59 WIB

Wujudkan Zona Zero Asap, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru