Tak Kunjung Naik, Petani Karet di Lahat Keluhkan Harga Jual yang Tergolong Rendah

- Redaksi

Jumat, 4 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Pengumpulan karet di Kecamatan Gumay Ulu, Jumat (4/2). (Ismail)

Ket foto : Pengumpulan karet di Kecamatan Gumay Ulu, Jumat (4/2). (Ismail)

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT –

 

Belum adanya kenaikan yang signifikan membuat petani Karet di Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, mengeluh dengan harga jual yang mereka terima terbilang murah.

 

Diketahui harga Jual karet disana berkitar Rp. 7000 hingga Rp. 9000 untuk perkilogramnya. Bahkan harga ini tetap bertahan sejak beberapa pekan lalu. Apalagi dengan biaya produksi yang tinggi.

 

Salah satu Petani Karet di Desa Rindu Hati Kecamatan Gumay Ulu, Zawawi Petani Karet mengatakan jika harga karet ini sudah lama bertahan dan tergolong dengan harga yang murah.

 

“Tentunya, Kami (Petani) berharap harga karet bisa kembali naik hingga Rp. 15000, apalagi jika dibandingan dengan biaya produksi, harga saat ini bisa habis untuk Produksi saja ditambah harga pupuk yang mahal,” kata Zawawi saat di bincangi, Jumat (4/2/2022).

 

Sementara itu, Amir tauke karet di Desa Rindu Hati mengaku, pihaknya menerima karet sesuai dengan kadar kering.

 

“Kalau kadar kering 55 persen, kita veli di harga 9 ribu rupiah, namun saat ini harga karet turun 200 rupiah perkilogram,” tutur dia.

 

Senada dikatakan Ruismanto, Ketua Forum Kades Kecamatan Gumay Ulu, potensi pertanian di Kecamatan Gumay Ulu masih berupa pertanian karet dan kopi, sehingga dapat menghasilkan puluhan ton karet dalam sepekan.

 

“Petani masih menggantungkan hidup dengan bertani karet, masih setia dengan karet. Namun terus terang saja, harganya belum naik naik juga. Diharapkan, kedepannya, pemerintah memperhatikan harga karet yang masih saja masuk klasifikasi murah hingga sekarang,” terangnya.

Berita Terkait

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing
Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157
DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah
Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron
PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:44 WIB

DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:51 WIB

Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron

Selasa, 28 April 2026 - 15:34 WIB

PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB