Sepuluh Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tetapi Tak Diakui di Negeri Sendiri ?

- Redaksi

Jumat, 14 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Aryanto Misel, Penemu Bahan Bakar  Air

Sosok Aryanto Misel, Penemu Bahan Bakar Air

JAKARTA, SuaraPublik – Anak-anak bangsa sebetulnya kreatif karena banyak dari mereka yang berhasil menciptakan penemuan fenomenal. Namun, faktor yang membuat mereka mendadak enggan berkreasi lantaran temuan yang kerap kurang dihargai di negara sendiri.

Aryanto Misel, tengah menjadi perbincangan lantaran penemuannya beruba alat pengubah air menjadi bahan bakar kendaraan yang ia namai Nikuba menarik perhatian dunia.

Ditambah lagi, Aryanto mengaku bahwa penemuannya ini sempat diabaikan oleh negaranya sendiri. Ia pun mengaku tak ingin bernegosiasi dengan Badan Riset Indonesia (BRIN) dengan nada penuh sakit hati.

Aryanto Misel tak sendirian. Ada beberapa anak bangsa yang sukses membuat penemuan namun lebih diakui negara lain. Berikut penemuan anak bangsa yang dilirik dunia, namun diabaikan negara sendiri.

1. Teknologi Membasmi DBD

DBD adalah salah satu penyakit berbahaya dan mematikan yang disebabkan oleh nyamuk. Namun, hasil temuan Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD, bersama timnya dalam Eliminate Dengue Project di Yogyakarta berhasil menguranginya.

Pengurangan itu dilakukan dengan menciptakan teknologi yang mampu membasmi DBD. Adapun hasilnya, sebanyak 70% kasus di beberapa kota besar di Indonesia pun berkurang. Hal ini membuatnya masuk daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia 2021.

2. Mesin Pembunuh Kanker

Warsito P Taruno berhasil menemukan alat yang mampu membunuh sel kanker. Ia mencampurkan teknologi berbasis energi rendah dengan teknologi terapi kanker. Menurut hasil lab, temuannya mampu melawan kanker pada tubuh manusia.

Namun, sayang, ia tak menerima izin di Indonesia. Padahal, alat anti kanker yang ditemukan Warsito itu sering dipesan oleh Jepang. Pasalnya, temuan tersebut terbukti efektif dalam memerangi kanker lebih baik ketimbang milik negara lain.

Berita Terkait

SATSPAM+ dari IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia untuk Amankan Pejuang Ramadan
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Telkomsel Sesuaikan Tagihan Telkomsel HALO dan IndiHome untuk Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
Indosat Luncurkan Program CSR “Sampah Jadi Pulsa” di Universitas Sriwijaya Palembang: Solusi Inovatif Pemberdayaan Lingkungan dan Digitalisasi Kampus
Daftar Aplikasi Penghasil Saldo Dana Terbaru dan Terbukti Membayar
Peduli Kesehatan Masyarakat, Indosat Sumatra Kolaborasi dengan PMI Selenggarakan Donor Darah di 3 Kota
Tingkatkan Literasi Digital ke Lebih dari 1.000 Pelajar dan Guru di Indonesia, Internet BAIK Series 8 Bukti Kelanjutan Implementasi ESG Telkomsel dalam Mencerdaskan Bangsa
Gunakan Cara Ini, Bayar Tol Tidak Repot Buka Tutup Kaca Mobil

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:34 WIB

SATSPAM+ dari IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia untuk Amankan Pejuang Ramadan

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:35 WIB

Telkomsel Sesuaikan Tagihan Telkomsel HALO dan IndiHome untuk Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Senin, 25 November 2024 - 23:18 WIB

Indosat Luncurkan Program CSR “Sampah Jadi Pulsa” di Universitas Sriwijaya Palembang: Solusi Inovatif Pemberdayaan Lingkungan dan Digitalisasi Kampus

Sabtu, 21 September 2024 - 08:19 WIB

Daftar Aplikasi Penghasil Saldo Dana Terbaru dan Terbukti Membayar

Berita Terbaru

Salah satu korban saat dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan. Foto: dokumen polisi.

Musi Rawas

Pelaku Penembakan Warga di Desa Semeteh Diburu

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB