Tag: Polres Lahat

  • Polres Lahat Kerahkan Tim Khusus untuk Pengejaran

    Polres Lahat Kerahkan Tim Khusus untuk Pengejaran

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Suasana mencekam menyelimuti Polres Lahat pada Minggu dini hari (27/4/2025), setelah delapan orang tahanan berhasil melarikan diri dari ruang tahanan Tahti sekitar pukul 03.30 WIB. Aksi nekat tersebut dilakukan dengan membobol dinding kamar mandi menggunakan obeng yang telah dimodifikasi.

    Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., bertindak cepat. Ia segera membentuk tim khusus dan langsung turun tangan memimpin pengejaran terhadap para buronan. Dalam keterangan resminya, Kapolres membenarkan adanya insiden pelarian tersebut.

    “Benar, pada Minggu, 27 April 2025, sekitar pukul 03.30 WIB, delapan tahanan berhasil kabur dengan cara membobol dinding menggunakan obeng yang dimodifikasi,” ujar AKBP Novi Edyanto.

    Hingga siang hari, tim gabungan dari Polres Lahat dan jajaran Polsek setempat terus melakukan penyisiran intensif di kawasan hutan yang berada di sekitar Mapolres. Tidak hanya itu, pengamanan di jalur keluar-masuk kota Lahat diperketat dengan menggelar razia rutin di berbagai titik.

    Patroli diperluas ke seluruh wilayah hukum Polres Lahat guna mempersempit ruang gerak para tahanan yang kabur. Penjagaan di terminal, stasiun, dan akses jalan utama diperketat.

    “Tim gabungan masih melakukan pengejaran. Kami meyakini delapan tahanan tersebut belum jauh dan kemungkinan masih berada di wilayah hukum Polres Lahat,” tegas AKBP Novi Edyanto.

    Sebagai bentuk transparansi, Propam Polres Lahat telah memeriksa seluruh petugas jaga yang bertugas saat kejadian berlangsung. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian atau keterlibatan dari internal kepolisian dalam aksi pelarian para tahanan.

    “Kami serius menindaklanjuti insiden ini. Jika ditemukan adanya kelalaian, akan ada sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah AKBP Novi.

    Di tengah proses pengejaran, sempat beredar kabar bahwa satu tahanan telah berhasil diamankan. Namun, informasi tersebut dibantah oleh pihak Polres Lahat.

    “Belum ada tahanan yang berhasil diamankan. Pengejaran masih terus berlangsung,” jelas Kasubsi Penmas Polres Lahat, Aiptu Lispoto, S.H.

    Diketahui, para tahanan membobol dinding kamar mandi yang terletak di samping gedung Tahti, arah belakang Mapolres Lahat. Dinding yang dibobol itu mengarah ke area parkir belakang, sebuah lokasi yang tidak terjangkau oleh kamera CCTV. Setelah berhasil menjebol dinding, para tahanan langsung melarikan diri ke area pepohonan di belakang kompleks Mapolres.

    Para tahanan yang kabur terdiri dari lima tersangka kasus narkoba dan tiga tersangka kasus kriminal umum. Mereka diketahui menghuni satu ruang tahanan berisi 11 orang, di mana delapan di antaranya memilih melarikan diri, sementara tiga lainnya tetap bertahan di dalam sel.

    Dinding yang dibobol telah diperbaiki dan pengamanan di ruang tahanan kini diperketat. Selain itu, pihak kepolisian berencana menambah jumlah CCTV serta memperketat pengawasan di seluruh area sekitar ruang tahanan untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

    Polres Lahat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan orang dengan ciri-ciri mencurigakan.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama. Informasi sekecil apapun sangat berarti dalam membantu pengejaran ini,” tutup AKBP Novi Edyanto. (sm)

  • Delapan Tahanan Polres Lahat Kabur Bobol Dinding Sel, Satu Pelarian Berhasil Ditangkap

    Delapan Tahanan Polres Lahat Kabur Bobol Dinding Sel, Satu Pelarian Berhasil Ditangkap

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Sebanyak delapan orang tahanan Polres Lahat, Sumatra Selatan, berhasil melarikan diri dari ruang tahanan pada Minggu dini hari (27/4) sekitar pukul 03.30 WIB. Mereka melakukan aksi pelarian dengan cara membobol dinding kamar mandi menggunakan obeng yang telah dimodifikasi.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, delapan tahanan tersebut terdiri dari lima tersangka kasus narkoba dan tiga tersangka tindak pidana umum. Adapun nama-nama tahanan yang melarikan diri adalah:

    Kasus Narkoba:

    •         Popo Pandri (32), warga Desa Muara Pinang
    •         Irfan Suryadi (24), warga Desa Batai
    •         Erlan Purnomo (29), warga Desa Lubuk Tabun
    •         Dika Cahyadi (37), warga Desa Sukamarga
    •         Andre Suwardi (25), warga Desa Teluk Lubuk

    Kasus Kriminal Umum:

    •         Saputra (23), warga Desa Padang
    •         Jimi (23), warga Desa Padang
    •         Harliko (28), warga Desa Sawah

    Dari delapan tahanan yang melarikan diri, aparat kepolisian berhasil mengamankan satu orang atas nama Irfan Suryadi. Irfan ditangkap di kediamannya di Desa Batai, Kecamatan Gumay Talang, tidak lama setelah kejadian. Saat ini, Irfan tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap lebih jauh mengenai kronologi dan peran masing-masing tahanan dalam aksi pelarian tersebut.

    Menurut keterangan Kasubsi Penmas Polres Lahat, Aiptu Lispoto SH, mewakili Kapolres Lahat AKBP Novy Edyanto, para tahanan membobol dinding kamar mandi yang terletak di bagian samping gedung Tahti (Tahanan dan Barang Bukti). Dinding tersebut langsung mengarah ke area parkir belakang Mapolres Lahat.

    “Aksi mereka tidak terekam CCTV, karena area tersebut memang tidak terjangkau kamera pengawas. Usai menjebol tembok, mereka langsung menyusup ke area pepohonan di belakang Mapolres,” ungkap Aiptu Lispoto dalam keterangannya kepada media.

    Diketahui, para tahanan yang kabur menghuni satu sel bersama dengan jumlah total 11 orang. Dari 11 tahanan itu, delapan berhasil kabur, sementara tiga lainnya tetap berada di dalam sel.

    Hingga saat ini, tim gabungan dari Polres Lahat bersama seluruh Polsek jajaran terus melakukan pengejaran intensif. Penyisiran difokuskan di kawasan hutan dan pemukiman penduduk di sekitar wilayah Mapolres Lahat. Polisi juga memperluas area pencarian ke wilayah-wilayah lain yang berpotensi menjadi tempat persembunyian para tahanan.

    “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melapor jika melihat atau mengetahui keberadaan para tahanan tersebut,” kata Aiptu Lispono.

    Pihak Polres Lahat juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap petugas jaga yang bertugas pada saat kejadian pelarian tersebut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau bahkan keterlibatan pihak internal dalam aksi pelarian tahanan.

    “Jika ditemukan unsur kelalaian, tentu akan ada tindakan tegas sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Aiptu Lispono.

    Sementara itu, dinding kamar mandi yang sempat dibobol oleh tahanan telah selesai diperbaiki guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. Pengawasan di sekitar ruang tahanan juga diperketat, termasuk menambah jumlah kamera pengawas di area-area yang sebelumnya tidak terjangkau.

    Kasus pelarian ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang insiden kaburnya tahanan di Indonesia akibat lemahnya pengawasan. Polres Lahat berkomitmen untuk menangkap kembali seluruh tahanan yang kabur dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di ruang tahanan.

    Pihak kepolisian memastikan akan memberikan perkembangan informasi terkait pengejaran para tahanan secara berkala kepada masyarakat. (sm)

  • Polres Lahat Tangkap Pengedar Sabu di Merapi Timur

    Polres Lahat Tangkap Pengedar Sabu di Merapi Timur

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Tersangka yang diamankan adalah Andre Suwardi (25), warga Dusun IV, Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim. Polisi menemukan delapan paket sedang sabu dengan berat bruto 43,87 gram yang dikemas dalam plastik klip transparan, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi.

    Kasat Resnarkoba Polres Lahat, AKP Hairudin, SH, mengatakan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di lokasi tersebut.
    “Berdasarkan informasi yang kami terima, lokasi ini sering digunakan sebagai tempat transaksi narkotika. Kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti,” ujarnya, Selasa 4 Maret 2025.

    Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun. Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Lahat untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

    Polres Lahat mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. (sm)

  • Polres Lahat Perketat Keamanan Jelang Putusan MK Sengketa Pilkada

    Polres Lahat Perketat Keamanan Jelang Putusan MK Sengketa Pilkada

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lahat, Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga, SH, SIK, MH, mengimbau seluruh masyarakat, terutama tiga pasangan calon (Paslon), untuk menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

    Sengketa ini bermula dari gugatan yang diajukan oleh Paslon nomor urut 1, Yulius Maulana, ST, MSi, dan Dr. Budiharto, SE, MM, yang mengklaim mengalami kerugian dalam proses pemungutan suara akibat dugaan pelanggaran yang memengaruhi hasil akhir. Sidang pendahuluan di MK telah berlangsung, dengan masing-masing pihak menyampaikan bukti serta argumentasi mereka.

    Kapolres Lahat menegaskan bahwa situasi di Kabupaten Lahat hingga saat ini masih kondusif, meskipun terjadi peningkatan aktivitas dari masing-masing Paslon yang bersengketa di MK. Untuk mengantisipasi potensi ketegangan pascaputusan, Polres Lahat telah memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk kantor KPU, Bawaslu, gudang KPU, serta posko kemenangan masing-masing Paslon.

    Polres Lahat juga bekerja sama dengan Kodim 0405 Lahat dan unsur terkait lainnya guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta menunggu keputusan MK dengan sikap dewasa dan tertib.

    Putusan MK yang dijadwalkan pada Selasa, 4 Februari 2025, pukul 19.30 WIB, akan menjadi penentu akhir dari sengketa ini. Kapolres berharap semua pihak dapat menerima hasil dengan lapang dada, demi menjaga stabilitas dan persatuan di Kabupaten Lahat. (sm)

  • Pengabdian Almarhum Briptu Anumerta Faras Diharapkan Menjadi Inspirasi

    Pengabdian Almarhum Briptu Anumerta Faras Diharapkan Menjadi Inspirasi

    SUARAPUBLIK.ID,.LAHAT – Suasana duka menyelimuti Polres Lahat, Polda Sumsel, pada Rabu (22/1/2025), saat upacara pelepasan jenazah almarhum Briptu Anumerta Faras Nabnan Atallah yang gugur dalam tugas penangkapan bandar narkoba. Upacara tersebut dipimpin oleh Waka Polres Lahat, Kompol Ishandi Saputra, S.H., S.I.K., M.I.K., mewakili Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S. Sinaga, S.H., S.I.K., M.H.

    Dalam sambutannya, Waka Polres menyampaikan rasa kehilangan mendalam dan penghormatan tinggi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian almarhum sebagai anggota Polri.

    “Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Polres Lahat. Dedikasinya dalam melindungi masyarakat adalah teladan bagi kita semua. Kami berdoa semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Waka Polres.

    Upacara dimulai dengan penghormatan terakhir oleh seluruh personel Polres Lahat, diikuti prosesi seremonial pelepasan jenazah menuju rumah duka di Komplek Maskarebet, Palembang. Pemakaman akan dilaksanakan secara militer sebagai penghormatan terakhir bagi almarhum yang gugur dalam tugas.

    Pengabdian almarhum Briptu Anumerta Faras diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. Keberanian dan dedikasinya dalam tugas operasi pemberantasan narkoba akan selalu dikenang sebagai bentuk pengorbanan seorang Bhayangkara negara.

    Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan. (sm)

  • Polres Lahat Berduka, Bripda Faras Nahbah Atallah Gugur dalam Tugas

    Polres Lahat Berduka, Bripda Faras Nahbah Atallah Gugur dalam Tugas

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Duka mendalam menyelimuti Polres Lahat atas meninggalnya salah satu anggota Sat Res Narkoba, Bripda Faras Nahbah Atallah, saat menjalankan tugas penangkapan tersangka narkoba di Simpang Tiga PUMU, Kecamatan Tanjung Sakti PUMU, Rabu (22/1) dini hari.

    Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, selain Bripda Faras yang gugur, dua anggota lainnya, yaitu Brigpol Didit Prasetyo dan Bripka Kunto Wibisono, juga mengalami luka akibat penusukan oleh pelaku dan kini tengah menjalani perawatan di RS Besemah Pagaralam.

    Menurut Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, S.Ik, penangkapan tersangka narkoba yang berujung insiden penusukan ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

    “Ya, ada anggota kami yang gugur dalam tugas. Tiga anggota menjadi korban, satu meninggal dunia. Pelaku sudah berhasil diamankan,” ujar Kapolres.

    Bripda Faras sempat dilarikan ke RS Besemah Pagaralam untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa almarhum tidak tertolong.

    “Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP terkait insiden ini. Mohon doanya untuk rekan-rekan kami yang terluka agar segera pulih,” tambah Kapolres.

    Bripda Faras Nahbah Atallah merupakan anak bungsu dari Kompol Ahmad Fauzi, pejabat utama di Polres Ogan Ilir, dan beralamat di Vila Gardena IV, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.

    Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan di Palembang. Polres Lahat Mengucapkan Belasungkawa Kapolres Lahat menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

    “Kami berduka atas gugurnya Bripda Faras. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.”

    Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko besar yang dihadapi aparat kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan memberantas narkoba. Semoga pengorbanan Bripda Faras menjadi motivasi untuk terus melanjutkan perjuangan memberantas kejahatan di wilayah hukum Polres Lahat. (sm)

  • Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Lahat Naik 7,5 Persen Sepanjang Tahun 2024

    Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Lahat Naik 7,5 Persen Sepanjang Tahun 2024

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Lahat sepanjang tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolres Lahat, Selasa (31/12/2024), Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S. Sinaga, SH., SIK., MH., menyampaikan bahwa pada tahun 2024 tercatat 86 kasus laka lantas, naik dari 80 kasus pada tahun 2023.

    Namun, jumlah korban meninggal dunia justru menurun sebesar 37 persen, dengan 38 korban jiwa pada tahun 2024 dibandingkan 52 korban jiwa pada tahun sebelumnya.

    Kapolres menjelaskan bahwa human error menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun ini. “Korban meninggal dunia akibat laka lantas sebagian besar berada pada usia produktif, seperti pegawai swasta dan pelajar,” ungkap Kapolres. Selain itu, kondisi beberapa jalan lintas yang membutuhkan penanganan khusus juga turut menjadi penyebab.

    Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kecelakaan, antara lain Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas. Polres Lahat gencar memberikan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kepada pengendara muda dan pelajar.

    Lalu Penegakan Hukum Penindakan pelanggaran lalu lintas tetap menjadi prioritas dengan peningkatan jumlah tilang dan teguran.

    Tahun 2024 juga mencatat peningkatan signifikan dalam pelanggaran lalu lintas seperti Tilang Sebanyak 4.802 tilang dikeluarkan, naik 30 persen dari 3.651 tilang di tahun 2023.

    “Lalu teguran juga ada sebanyak 6.537 teguran diberikan, naik 69 persen dari 3.953 teguran pada tahun sebelumnya,” ungkapnya

    Menutup tahun 2024, Polres Lahat mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya, terutama menjelang musim libur panjang yang sering memicu lonjakan aktivitas berkendara. “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita saling menjaga dan mematuhi aturan lalu lintas,” pungkas Kapolres.

    Dengan upaya yang terus ditingkatkan, Polres Lahat berharap dapat menekan angka kecelakaan di tahun mendatang serta menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi seluruh masyarakat. (sm)

  • Polres Lahat Tekankan Filosofi Pelayanan Humanis

    Polres Lahat Tekankan Filosofi Pelayanan Humanis

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Polres Lahat, di bawah komando AKBP God Parlasro Sinaga, S.Ik., terus menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Filosofi pelayanan yang diusung adalah menganggap masyarakat sebagai bagian dari diri mereka sendiri, sebuah pendekatan humanis yang bertujuan untuk menciptakan hubungan erat antara polisi dan warga.

    “Personel Polres Lahat dimotivasi untuk melihat masyarakat sebagai diri mereka sendiri. Dengan begitu, pelayanan yang diberikan tentu akan menjadi yang terbaik,” ujar Kapolres Lahat saat paparan capaian Polres Lahat tahun 2024, Selasa (31/12/2024).

    Strategi ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antara polisi dan masyarakat, membangun kedekatan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

    Untuk menjaga integritas dan meningkatkan kinerja, Polres Lahat menerapkan sistem penghargaan dan sanksi. Sebanyak 53 personel yang berprestasi diberikan penghargaan, sementara 25 anggota yang melakukan pelanggaran menerima pembinaan disiplin hingga sanksi kode etik.

    “Penghargaan diberikan kepada mereka yang berprestasi, sementara yang menyimpang akan diberi sanksi tegas. Sistem ini memastikan seluruh personel tetap fokus memberikan pelayanan terbaik,” tegas AKBP God Parlasro Sinaga.

    Polres Lahat juga menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, salah satunya melalui program Electronic Registration and Identification (ERI).

    Polres Lahat juga menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, salah satunya melalui program Electronic Registration and Identification (ERI).

    Sistem ini memungkinkan data kendaraan bermotor terintegrasi dengan Polda Sumatera Selatan, sehingga mempercepat layanan administrasi.

    Tidak hanya administrasi, Polres Lahat juga menaruh perhatian besar pada kesehatan masyarakat dan anggota. Pada tahun 2024, Klinik Kesehatan Polres Lahat telah melayani Pemeriksaan kesehatan bagi 2.305 orang, Rikkes berkala untuk 100 personel, Donor darah yang melibatkan 100 peserta dari berbagai instansi dan Bakti kesehatan dan pengobatan gratis bagi 238 warga, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

    Bagi personel, layanan kesehatan mencakup 1.821 konsultasi dan terapi menggunakan kartu BPJS, edukasi kesehatan, serta kunjungan rumah untuk anggota yang membutuhkan perhatian medis khusus.

    Berbagai program yang telah dilaksanakan Polres Lahat menjadi bukti nyata dari dedikasi dalam melayani masyarakat. Pendekatan humanis, inovasi administrasi, dan perhatian pada kesehatan merupakan wujud komitmen Polres Lahat untuk terus melayani dengan cepat, efisien, dan tanpa diskriminasi.

    “Dengan sistem reward dan punishment serta filosofi pelayanan humanis, kami optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat,” tutup Kapolres Lahat. (sm)

  • Kapolres Lahat Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Musi 2024, Fokus pada 14 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas

    Kapolres Lahat Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Musi 2024, Fokus pada 14 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas

    SUARAPUBLIK.ID LAHAT – Senin, 14 Oktober 2024, pukul 08.00 WIB, Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S. Sinaga, SH, SIK, MH memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Musi 2024 yang resmi dimulai pada hari ini. Acara yang diadakan di lapangan Polres Lahat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Lahat, Pejabat Utama (PJU) Polres Lahat, Kepala Dinas LLAJ, Kasat Pol PP, perwakilan dari Senkom, Dinas Kesehatan, dan unsur terkait lainnya.

    Operasi Zebra Musi 2024 ini akan berlangsung dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024, dengan tujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lahat.

    Dalam amanatnya, Kapolres Lahat menyampaikan pesan dari Korlantas Polri bahwa meskipun operasi ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban, pendekatan utama yang dilakukan adalah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kapolres menegaskan bahwa keselamatan bersama menjadi prioritas dalam berlalu lintas, bukan hanya sekadar menghindari sanksi.

    “Kami lebih mengutamakan teguran terhadap pelanggaran yang sering menyebabkan kecelakaan, seperti pengendara yang tidak memakai helm, melawan arus, atau melebihi batas kecepatan,” ujar AKBP God Parlasro.

    Meski demikian, petugas di lapangan akan diberikan wewenang untuk melakukan tilang manual terhadap pelanggaran tertentu yang memerlukan penindakan langsung. Polri juga akan tetap memanfaatkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai alat utama untuk menangkap pelanggaran lalu lintas. Sistem ETLE ini terdiri dari beberapa jenis, seperti ETLE statis, ETLE mobile, dan ETLE portabel yang bisa digunakan di lokasi-lokasi tertentu, termasuk menggunakan drone.

    14 Pelanggaran yang Jadi Fokus dalam Operasi Zebra 2024 Penggunaan rotator dan sirene yang tidak sesuai ketentuan. Kendaraan bermotor dengan pelat rahasia atau pelat dinas. Pengemudi yang masih di bawah umur. Kendaraan yang melawan arus lalu lintas. Berkendara dalam pengaruh alkohol. Menggunakan ponsel saat mengemudi. Tidak memakai sabuk pengaman. Melebihi batas kecepatan. Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang. Kendaraan roda empat atau lebih yang tidak layak jalan. Kendaraan roda empat atau lebih tanpa perlengkapan standar. Kendaraan roda dua atau empat yang tidak memiliki STNK yang sah. Pelanggaran marka jalan atau penggunaan bahu jalan yang tidak semestinya. Penyalahgunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) diplomatik.

    Dengan penekanan pada 14 jenis pelanggaran ini, diharapkan operasi ini dapat menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Kapolres juga berharap Operasi Zebra Musi 2024 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi keselamatan masyarakat Kabupaten Lahat. (sm)

  • Kapolres Lahat Buka Pelatihan Walpri Calon Kepala Daerah Rayon III

    Kapolres Lahat Buka Pelatihan Walpri Calon Kepala Daerah Rayon III

     

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Pada Selasa, 13 Agustus 2024, Polres Lahat menggelar Pembukaan Pelatihan Pengawalan Pribadi (Walpri) bagi calon Kepala Daerah Rayon III Polda Sumsel di Dodik Susjur Puntang Lahat.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Musi Mantap Praja 2024 dalam rangka pengamanan Pilkada.

    Pelatihan ini diikuti oleh personel dari berbagai Polres, termasuk Polres Empat Lawang, Polres Pagar Alam, Polres Lahat, Polres Muara Enim, Polres Pali, dan Polres Prabumulih. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga, SH., SIK., MH., yang didampingi oleh Ketua Tim Supervisi, AKBP Rizal AT, SIK, serta Ketua Tim Instruktur, AKBP Fitriyanti, SH., MH., beserta tim pelatih dari Polda Sumsel.

    Dengan tema “Melalui Latihan Pengawalan Pribadi Kita Tingkatkan Profesionalisme Polri dalam Melaksanakan Pengamanan Pengawalan VIP Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Setiap Tahapan Pilkada 2024 Guna Mewujudkan Situasi yang Aman, Tertib, dan Lancar,” pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel Polri dalam menghadapi tantangan pengamanan Pilkada.

    Dalam sambutannya, Kapolres Lahat, AKBP God Sinaga, menekankan pentingnya latihan pengawalan pribadi sebagai bagian dari proses pembentukan satuan pengamanan yang melekat.

    “Latihan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi calon kepala daerah, memastikan mereka tidak merasa khawatir atau terancam selama mengikuti tahapan Pilkada,” ujar Kapolres.

    Ia juga menegaskan bahwa pengawalan pribadi adalah tugas penting yang diemban Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasangan calon Kepala Daerah.

    “Pengawalan ini mengantisipasi berbagai gangguan keamanan terhadap VIP dengan satuan pengamanan yang proporsional dan profesional,” lanjutnya.

    Kapolres juga mengapresiasi keseriusan Polda Sumsel dalam menghadapi Pilkada 2024 melalui pelatihan ini.

    Ia berharap bahwa peserta pelatihan dapat memperoleh kematangan mental, keterampilan bela diri, kemampuan menembak, serta teknik pengawalan yang memadai untuk menghadapi potensi permasalahan selama menjalankan tugas.

    “Saya berharap peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, komitmen, dan dedikasi tinggi, sehingga siap menghadapi tugas sebenarnya. Walpri harus selalu waspada terhadap ancaman dan gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi dan dapat berdampak pada keselamatan calon kepala daerah,” tegasnya.

    Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas Polri dalam Pilkada.

    “Tugas pengawalan pribadi adalah kehormatan bagi Polri. Oleh karena itu, jaga marwah Polri, tetap netral, dan tidak memihak salah satu calon,” tambahnya.

    Mengakhiri sambutannya, Kapolres Lahat mengucapkan terima kasih kepada para instruktur dan narasumber pelatihan.

    Ia berharap materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh seluruh peserta dan diaplikasikan secara efektif dalam pelaksanaan tugas pengawalan.

    Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh personel Walpri di wilayah Rayon III Polda Sumsel dapat menjalankan tugas pengawalan dengan maksimal, menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkada 2024 berlangsung. (sm)

  • Operasi Patuh Musi 2024, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran

    Operasi Patuh Musi 2024, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Satlantas Polres Lahat menggelar Operasi Patuh Musi 2024, dengan fokus utama pada penertiban pelanggaran lalu lintas yang didominasi oleh pengendara sepeda motor. Operasi ini berlangsung di enam titik strategis di Kota Lahat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

    Operasi ini dilakukan di beberapa titik pengawasan E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement), yaitu:

    1. Jalan menuju masuk Kota Lahat dari arah Muara Enim, tepatnya di Desa Ulak Lebar.

    2. Simpang Empat Kejaksaan.

    3. Depan GOR.

    4. Simpang Stasiun.

    5. Jalan masuk ke Kota Lahat dari arah Pagar Alam.

    6. Jalan menuju masuk Kota Lahat dari arah Empat Lawang, tepatnya di Terminal Batay.

    Kasatlantas Lahat AKP Agus Gunawan S.H., melalui Kasi Humas AKP Sugianto dan Kasubsi Penmas Aiptu Lispono, SH, mengungkapkan bahwa operasi ini menargetkan pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, membawa penumpang lebih dari dua orang (bonceng tiga), dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi (knalpot borong).

    “Anggota kami melakukan hunting di sejumlah titik dan menemukan banyak pelanggaran seperti bonceng tiga, melawan arus, tidak menggunakan helm, dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. Anggota kami langsung melakukan penilangan di tempat,” ujar Aiptu Lispono.

    Pada hari keempat Operasi Patuh Musi 2024, pengendara sepeda motor mendominasi pelanggaran yang ditindak. Pelanggaran yang paling sering terjadi adalah tidak menggunakan helm, melawan arus, dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.

    Selain pengawasan melalui E-TLE, operasi ini juga melibatkan tindakan berupa teguran langsung dan penegakan hukum di lapangan. Kasatlantas Polres Lahat mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.

    “Kami berharap dengan adanya Operasi Patuh Musi 2024 ini, masyarakat dapat lebih sadar tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata AKP Agus Gunawan.

    Operasi Patuh Musi 2024 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan masyarakat Kota Lahat dan sekitarnya. Dengan pendekatan yang lebih tegas namun edukatif, Satlantas Polres Lahat berkomitmen untuk menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib. (sm)

  • Pelaku Curanmor Kikim Barat Diamankan 

    Pelaku Curanmor Kikim Barat Diamankan 

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Polres Lahat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di halaman parkir sebuah warung di Desa Wonorejo, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat. Keberhasilan ini diumumkan oleh Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Kikim Barat, Iptu Arrapah, SH, beserta personel terkait.

    adapun kronologis kejadian, Kamis, 4 Juli 2024, sekitar pukul 02.00 WIB, korban yang bernama Sirwan Bin Tamrin (33), seorang wiraswasta asal Desa Singapura, Kecamatan Kikim Barat, sedang berada di dalam warung milik Ris di Desa Wonorejo.

    Korban duduk bersama saksi, Awansyah Bin Sahib (43), seorang petani dari Desa Jajaran Lama, Kecamatan Kikim Barat. Mereka dikejutkan oleh pegawai warung, Bunga, yang memberi tahu bahwa motor korban yang diparkir di luar hampir dicuri.

    Korban dan saksi segera berlari keluar dan mendapati tersangka J.A. Bin Abdullah (34), seorang petani dari Desa Karang Cahaya, Kecamatan Kikim Selatan, sedang berada di atas motor korban dan telah merusak kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan alat berupa kunci T.

    Korban langsung menghubungi petugas Polsek Kikim Barat untuk melaporkan kejadian tersebut.

    Tersangka J.A. berhasil ditangkap tangan oleh korban dan saksi di tempat kejadian perkara (TKP).

    Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut dengan menghubungi Kapolsek Kikim Barat. Kapolsek memerintahkan petugas piket SPK bersama Kanit Reskrim untuk segera mengamankan tersangka di TKP, guna mengantisipasi terjadinya amukan massa.

    Setelah tersangka berhasil diamankan, ia bersama barang bukti dibawa ke Polsek Kikim Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan antara lain:

    – 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hijau army dengan nomor polisi BG 3676 XE

    – 1 (satu) set kunci T

    – 1 (satu) lembar surat tanda coba kendaraan bermotor nomor polisi BG 3676 XE

    – 1 (satu) lembar baju sweter warna hitam

    – 1 (satu) lembar celana jins warna biru

    Selain tersangka J.A., terdapat satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri, yakni AD (31), seorang petani dari Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

    Identitas pelaku telah diketahui, dan upaya pengejaran serta penangkapan akan terus dilakukan oleh penyidik.

    Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga, menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Kikim Barat dan seluruh personel yang terlibat atas keberhasilan mengungkap kasus ini.

    “Kami akan terus berupaya keras untuk menindak tegas pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Lahat, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres.

    Kasus ini menunjukkan komitmen Polres Lahat dalam memberantas tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (1) ke 4e dan ke 5e KUHP Jo pasal 53 ayat (1) KUHP.

    Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan masyarakat semakin percaya dan mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Lahat. (sm)

  • Kodim 0405/Lahat Beri Kejutan Kepada Polres Lahat

    Kodim 0405/Lahat Beri Kejutan Kepada Polres Lahat

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78, sinergitas antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan dengan manisnya kejutan yang diberikan oleh Kodim 0405/Lahat kepada Polres Lahat.

    Puluhan personel TNI dari Kodim 0405/Lahat mengunjungi Mapolres Lahat sambil membawa tumpeng, memberikan kejutan kepada personel Polres Lahat.

    Dandim 0405/Lahat, Letkol Inf Asis Kamaruddin, SE, M.I.P., menyampaikan ucapan selamat HUT Bhayangkara ke-78, dengan harapan agar Polri semakin mengayomi dan dicintai oleh semua lapisan masyarakat.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara jajaran Kodim 0405/Lahat dengan Polres Lahat yang selama ini telah terjaga. Di hari perayaan HUT Bhayangkara ke-78 ini, kita berharap semoga Polri semakin bisa mengayomi masyarakat,” ujar Letkol Asis Kamaruddin.

    Kapolres Lahat, AKBP God Sinsitor Sinaga, SH, SIK, MH, beserta PJU jajaran Polres Lahat, menyambut hangat kedatangan Dandim serta anggota Kodim 0405/Lahat. Kapolres menyampaikan terima kasih atas kejutan dan dukungan yang diberikan oleh TNI pada hari istimewa tersebut.

    “Terima kasih kepada jajaran Kodim 0405/Lahat yang telah memberikan kado terindah. Semoga sinergi dan silaturahmi semakin terjalin erat,” ujar Kapolres.

    Kapolres menambahkan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri akan terus terjalin erat untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Kejutan ini menjadi simbol soliditas dan kolaborasi antara kedua institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dengan kejutan ini, hubungan harmonis antara TNI dan Polri di wilayah Lahat semakin terlihat kuat, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan melayani masyarakat.

    Hari Bhayangkara ke-78 ini tidak hanya menjadi momen perayaan bagi Polri, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kerja sama antara TNI dan Polri untuk Indonesia yang lebih aman dan sejahtera.

  • Upaya Bersama Jaga Netralitas dan Transparansi Pemilukada 2024

    Upaya Bersama Jaga Netralitas dan Transparansi Pemilukada 2024

    Kapolres Lahat Terima Audensi dengan Lembaga Pemantau Pemilu

    SYARAPUBLIK.ID, LAHAT – Bertempat di ruang pengendalian Polres Lahat, pada Selasa, 2 Juli 2024, Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinsitor Sinaga, SH, SIK, MH, menerima audiensi dari dua lembaga pemantau pemilu, yaitu Lentera Studi Pemuda Indonesia (LSPI) dan Barisan Pemantau Pemilihan Sumatera Selatan (BP2SS). Didampingi oleh Kasat Intelkam Iptu Achmad Junaiadi S.Trk dan Kanit Politik Ipda Agus Kurniawan, Kapolres menyambut hangat perwakilan kedua lembaga tersebut.

    Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris LSPI, Febriansyah, S.IP, M.Ikom, Ketua BP2SS, Eka Putra, beserta anggota LSPI dan BP2SS masing-masing sebanyak 6 dan 7 orang. Pertemuan ini merupakan langkah awal dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat terjadi selama Pemilukada 2024 di Kabupaten Lahat.

    Andi Irawan dari BP2SS menyampaikan kekhawatirannya terkait pelaksanaan Pemilukada yang mungkin tidak netral dan kurang transparan. “Kami dari Lembaga Pemantau Pemilu merasa perlu untuk melaporkan potensi-potensi kerawanan di lapangan kepada pihak yang berwenang. Evaluasi panwascam yang tidak transparan juga menjadi perhatian kami, karena ada panwascam bermasalah yang terpilih kembali,” ujar Andi Irawan.

    Febriansyah dari LSPI juga menekankan pentingnya netralitas dalam pelaksanaan Pemilukada. “Kami mengkhawatirkan indikasi ketidaknetralan dalam pelaksanaan pemilu di Kabupaten Lahat. Harapan kami adalah Pemilukada berlangsung aman, transparan, jujur, dan adil. Kami siap bersinergi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pemantauan yang lebih efektif,” ujar Febriansyah.

    Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kapolres Lahat AKBP G. Parlasro Sinsitor Sinaga mengucapkan terima kasih kepada LSPI dan BP2SS atas peran aktif mereka dalam menjaga kondusifitas Pemilukada 2024. “Kami siap berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan netralitas. Kepolisian akan bertindak netral, dan pemilukada akan aman jika semua pihak, termasuk penyelenggara dan pengawas, bersikap netral,” tegas Kapolres.

    Kapolres menegaskan bahwa Polres Lahat akan siap membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama seluruh tahapan Pemilukada 2024. “Kami mengharapkan LSPI dan BP2SS terus memberikan informasi terkait potensi kerawanan serta informasi lainnya yang dapat membantu kami dalam menjaga keamanan selama Pemilukada,” ujar Kapolres.

    Dengan adanya audiensi ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan lembaga pemantau pemilu dapat memperkuat upaya menjaga netralitas, transparansi, dan keamanan dalam Pemilukada 2024. Keberhasilan pemilu yang aman dan adil sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak yang terlibat, dan pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai tujuan tersebut.

  • Ambil Handphone Yang Sedang Jatuh, Pemuda ini Ditangkap Polisi

    Ambil Handphone Yang Sedang Jatuh, Pemuda ini Ditangkap Polisi

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH, MSI, telah berhasil mengungkap kasus pencurian dan penadahan di wilayah hukum Polres Lahat.

    Disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono SH, satu orang tersangka berinisial RA (17) saat ini masih berstatus sebagai pelajar diamankan di Polres Lahat.

    Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 2 unit Handphone merk Oppo A58 warna putih dan Oppo A58 warna hijau bercahaya.

    “Tempat kejadian perkara yakni di lokasi MTQ Kelurahan Kota Baru Kecamatan Kota Lahat dengan Korban bernama Nopri Putri,” kata Lispono, Rabu 19 Juni 2024.

    Adapun kronologis kejadian, Pada hari Sabtu, 25 Mei 2024, sekitar pukul 19.00 WIB, di MTQ, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Lahat, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dan penadahan.

    Tersangka mengambil 1 (satu) buah handphone merk Oppo A58 warna hijau bercahaya dengan nomor IMEI 1: 865813061958252 dan IMEI 2: 865813061958245 yang sedang jatuh di jalan MTQ.

    “Kerugian yang dialami korban mencapai Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah). Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke SPKT Polres Lahat untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Lispono.

    Masih disampaikan Lispono, Pada hari Selasa, 18 Juni 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, tim Jagal Bandit Sat Reskrim Polres Lahat yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Denny Aprianto, SH, melakukan penangkapan terhadap tersangka R.A bin Abu Kodri di tempat kerjanya di Talang Berangin, Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat.

    “Tersangka diduga telah melakukan pencurian dan penadahan. Setelah ditangkap, tersangka dibawa ke Polres Lahat untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Sat Reskrim Polres Lahat untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

  • Kematian Candra Masih Misterius, Kapolres Tegaskan Proses Hukum Transparan

    Kematian Candra Masih Misterius, Kapolres Tegaskan Proses Hukum Transparan

    SUARAPUBLIK.ID,.LAHAT – Isak tangis dan duka menyelimuti keluarga besar Candra Wibowo (37) tercatat sebagai warga Tanjung Sirih, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat. Pamit pergi siang hari menjelang Magrib Candra dijumpai istri sudah menjadi jenazah.

    Infromasi menyebut, awalnya Candra pamit akan pergi menuju ke Kota Lahat dari kediamannya kepada pamannya yang diketahui bernama Beni (65) warga Desa Tanjung Sirih, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

    “Dio (Candra) sempat belike aku rokok, dio bawa motor nuju ke Lahat,”ujar Beni yang masih Nampak syok dibincangi di kediaman orang tua almarhum. Selasa malam, (30/04/2024).

    Selanjutnya, dari keterangan Elva Epriani (28) adik ipar almarhum Candra, bermula saat ia diminta Septa yang tak lain adalah istri almarhum untuk mencari suaminya, menuju ke arah seputaran Prumnas Selawi.

    Di tengah perjalanan ia bersama Septa melihat sepeda motor yang ia kenali adalah milik Candra dipakai dua orang yang belakangan diketahui adalah anggota Polres Lahat.

    “Aku samo istri kak Cacan (Candra) nyari karno ayuk nak make motor, pas di jalan kami sepapasan dengan motor Kak Cacan dan kami menyetop, dan nanyoke ngapo motor kak Cacan samo kamu, nak kemano kamu bawa motor nih,”kenang Elva.

    Diceritakan Elva, saat ditanya satu dari dua orang tersebut mengatakan kalau mau motor ini ke kantor (Polres Lahat). Setelah menerima penjelasan tersebut, Elva dan Septa menuju ke kediaman orang tua Candra di Prumnas Selawi Block C, tak lama berselang belum juga sampe masuk ke dalam rumah orang tua Candra, salah satu orang yang membawa kendaraan motor milik Candra menelpon dan menyuruh ke RSUD Lahat tepatnya ke UGD.

    “Aku kenal salah satu yang bawa motor Kak Cacan, dio anggota Polres Lahat bagian narkoba (Satres Narkoba) namonyo Ari Setiawan dan yang sikoknyo kalau dak salah dipanggil Barok apo Raden. Pas kami balek ke rumah bapak, belum jugo masuk baru sampe depan pagar, aku ditelpon Ari polisi yang kami temuke bawa motor Kak Cacan tadi, ngabarke bahwa Kak Cacan pingsan dan ado di UGD RSUD Lahat,”ungkapnya.

    Dari informasi yang terima itu, kemudian Septa bersama saudara kandung Candra yang bernama Pipit menuju RSUD Lahat untuk memastikan keadaan Candra, sesampainya di UGD Septa dan Pipit tidak mendapati keberadaan Candra.

    “Sekitar jam 17.28 Wib kami sampe di UGD RSUD Lahat kami cari Candra dak ado, temu samo Satpam dan Satpam mengatakan “Melok aku bae karno banyak Polisi di belakang,”kata Pipit menirukan ucapan Satpam.

    Kemudian Septa bersama Pipit mengikuti Satpam menuju ke belakang yakni Kamar Jenazah RSUD Lahat, sesampainya di depan kamar jenazah, Pipit berusaha mengintip ke dalam, dari ciri-ciri pakaian yang biasa dipakai Candra, Pipit bersama istri Candra meyakini kalau yang sedang terbujur kaku adalah Candra.

    “Kami awalnya dak tau diajak ke belakang kalau menuju kamar Jenazah, sesampai disano aku samo istri Candra nak masuk namun dak dibolehkan dengan alasan sedang ada penanganan dokter di dalam kamar jenazah itu,”terangnya yang masih dalam keadaan sedih berlinang air mata.

    Dari kejadian tersebut, keluarga merasa ada yang janggal karena pada tubuh korban didapati beberapa luka lebam persis dibagian tubuh korban bagian rusuk, serta bagian kepala terdapat luka robek seperti terkena benda tumpul dan kondisi tangan luka lecet seperti habis diikat.

    “Kami melihat kondisi Kak Cacan meninggalnya dalam keadaan tidak wajar, bagian tubuh luka lebam, di kepala luka robek seperti dipukul serta dibagian kaki juga ada memar, ditangannyo kami jingok cak seperti abis keno ikat,”kenangnya.

    Selanjutnya, dari kejadian tersebut pihak keluarga melakukan laporan polisi ke Satreskrim Polres Lahat guna kepentingan Autopsi lebih lanjut ke Fasilitas kesehatan RSUD Di Palembang.

    “Kami sudah lapor atas kejadian ini, sekarang Kak Cacan sudah dibawa ke Palembang untuk dilakukan Autopsi,” terangnya.

    Informasi terangkum, kejadian meninggalnya Candra ada kaitannya dengan penggerebekan di kediaman Padel Amirat (23) warga Jalan PNPM II Gang Bersama II Desa Selawi, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat yang disangkakan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

    Sementara Kasatres Narkoba Polres Lahat AKP Afranol S.H didampingi Kasubag Humas Polres Lahat AKP Sugiarto dan Kasubsi Humas Polres Lahat Aiptu Lispono dibicangi, mengatakan bahwa pengerebekan di TKP kediaman Padel sudah sesuai SOP dan dari TKP petugas sudah juga mengamankan barang bukti berikut tersangka Fadel.

    “InshaAllah sudah sesuai SOP, kami sudah mengamankan terduga Padel berikut barang bukti narkoba serta barang bukti terkait lainnya,”jelas AKP Afranol. Rabu, (01/05/2024).

    Selanjutnya, kasus ini sudah masuk dalam tahap sidik. Sesuai aturan, pihaknya dalam tahap ini masih melakukan tahapan sidik selama 3×24 jam sesuai aturan yang ada.

    “Untuk keterangan lebih lanjut, reales resmi akan disampaikan bagian Humas Polres Lahat. Sekarang untuk almarhum Candra sudah dibawa ke salah satu Rumah Sakit di Palembang untuk proses Autopsi. Anggota kita juga ikut ke Palembang,”tandasnya.

    Sementara Kapolres Lahat AKBP God Parlasro Sinaga dikonfirmasi, mengatakan ia menghormati upaya hukum yg ditempuh keluarga almarhum Candra dgn membuat laporan polisi.

    “Saya pastikan proses hukumnya akan berjalan transparan,”tegas Kapolres Lahat via WhatsApp.

  • DPO Begal asal Empat Lawang Gagal Kabur ke Jakarta

    DPO Begal asal Empat Lawang Gagal Kabur ke Jakarta

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – DPO kasus begal asal Kabupaten Empat Lawang, gagal kabur ke Jakarta. Sebab Jelin Apriyansa (18), keburu terciduk saat bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang ditumpanginya melintas di Kota Lahat.

    “Tersangka menjadi buronan sejak kasus dilaporkan pada 9 Maret 2024. Dua temannya sudah berhasil ditangkap sebelum lebaran tadi, dan saat ini proses sidik,” kata Kapolres Lahat AKBP God Parlasro Sinaga SIK, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH, Selasa, 29 April 2024

    Kapolsek Lahat AKP Samsuardi SH, melalui Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain SH, mengatakan tersangka ditangkap Jumat, 26 April 2024, sekitar pukul 13.30 WIB. “Tersangka sedang menumpang bus AKAP yang hendak menuju Jakarta,” jelasnya.

    Dijelaskan, tersangka Jelin Apriyansa merupakan salah satu dari tiga tersangka yang terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Simpang Tepian Ayek Lematang. Tepatnya bawah jembatan benteng Desa Banjar Negara, Kecamatan Lahat Selatan.

    Sabtu, 9 Maret 2024, sekitar 02.00 WIB, korban Dendi Saputra Gumay (18) bersama temannya, mengendarai motor Yamaha Mio. Tiba- tiba kedua tersangka, menghadang laju motor korban. Tersangka An (16), warga Desa Manggul, menodongkan sajam ke arah korban. Sementara tersangka lainnya, Novra Nanda (22) warga Swarna Dwipa, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muara Enim, yang mengayunkan botol anggur merah hingga memukul teman korban. “Korban kehilangan motor Yamaha Mio tersebut,” jelasnya.

    Oleh korban, lalu dilaporkannya ke Polsek Kota Lahat. Dari hasil penyelidikan, tersangka An berhasil ditangkap depan Taman Makam Pahlawan Kelurahan Bandar Agung, Lahat, pagi itu juga sekitar pukul 07.00 WIB.

    Sedangkan tersangka Novra Nanda, diciduk dari tempat kontrakannya, di Srinanti Lahat, sekitar pukul 08.30 WIB. “Tersangka Jelin berhasil kabur dari rumah kontrakannya di Desa Karang Baru Lahat, sekarang baru berhasil kami tangkap saat dia hendak kabur ke Jakarta,” ulasnya.

    Tugas dari tersangka Jelin ini, menjualkan motor Yamaha Mio J milik korban, hasil pembegalan tersangka An dan Novra. “Tersangka (Jelin) masih kami kita periksa. Pengakuannya baru satu kali, tapi masih dalami apakah pernah terlibat kasus kejahatan lainnya,” ungkapnya. (sm)

  • Terima Kritik dan Saran

    Terima Kritik dan Saran

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH menerima penghargaan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Sumbagesel terkait dalam hal Kinerja Terbaik dalam pengawalan, keamanan dan ketertiban pemilu 2024 katagori Kepala Daearah Inspiratif dan Inovatif dalam pembangunan Daerah.

    Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S.Sinaga SH.SIK.MH yang didampingi Kasat Intelkam yang diwakili oleh KBO Intelkam Ipda Sapto Setio Budi, Kanit Sosbud Bripka Nano SE menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Ketua HMI Badko Sumbagsel Dede Irawan.

    Dalam Penyampaianya Ketua HMI Badko Sumbagsel Dede Irawan mengatakan bahwa pemberian penghargaan diberikan karena Polres Lahat dianggap berhasil dalam melakasnaakan pengamanan dan pengawalan Pemilu 2024 sehingga di Lahat zero konplik dan tidak terdapat PSU sehingga situasi di Lahat berjalan aman dan kondusif.

    Kapolres menanggapi dengan ucapan terima kasih kepada HMI, yang telah menilai kinerjanya sebagai kapolres dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2024, kapolres akan menerima saran dan kritik bila itu di anggap perlu.

    “Untuk hubungan kita kedepan untuk di pererat, termasuk dengan organisasi-organisasi lain yang ada di Lahat demi kemajuan dan keamanan ketertiban Lahat,” ujarnya. (sm)

  • Tersangka Pengeroyokan di Desa Talang Sejemput, Lahat Selatan Ditangkap

    Tersangka Pengeroyokan di Desa Talang Sejemput, Lahat Selatan Ditangkap

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kasus pengeroyokan yang terjadi pada Minggu, 28 Januari 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, di Jembatan Desa Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, yang diduga melibatkan Sandra (19) dan sekelompok temannya, berhasil diungkap oleh Tim Jagal Bandit Satuan Reserse Kriminal Polres Lahat.

    Tim ini, yang dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA Denny Aprianto SH, berhasil mengamankan Sandra pada Sabtu (6/4/2024), sekitar pukul 17.00 WIB, di Lapangan Volly Desa Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan.

    Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH.M,Si, mengonfirmasi bahwa Sandra, warga Desa Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan, telah diamankan oleh Tim Jagal Bandit Sat Reskrim Polres Lahat terkait kasus pengeroyokan yang diatur dalam Pasal 170 KUHPidana.

    “Penangkapan terhadap tersangka dilakukan karena keterlibatannya dalam kasus pengeroyokan yang terjadi pada Minggu, 28 Januari 2024, di Jembatan Desa Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat,” ujar Kanit Pidum Polres Lahat pada Selasa (9/4/2024).

    Menurut keterangan dari Denny, pada malam kejadian, korban, Mirhan, baru pulang dari acara Orgen Tunggal di Desa Talang Sejemput, Lahat Selatan. Saat melewati lokasi kejadian, ia melihat temannya, Gapuk, sedang bertengkar dengan Sandra. Korban mencoba melerai perkelahian tersebut, namun upayanya sia-sia.

    “Sandra dan teman-temannya tidak senang dengan tindakan korban yang mencoba melerai perkelahian. Mereka kemudian menyerang dan memukuli korban, serta menusuknya berkali-kali dengan senjata tajam,” ungkap Denny.

    Akibat serangan tersebut, Mirhan mengalami luka tusuk di berbagai bagian tubuhnya dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke SPKT Polres Lahat dengan nomor laporan LP/B/22/I/2024/Res Lahat/Polda Sumsel pada 23 Januari 2024, untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

    Denny menjelaskan bahwa saat penangkapan, Sandra tidak melakukan perlawanan dan telah diserahkan kepada piket Reskrim untuk proses hukum lebih lanjut.

    “Tersangka beserta barang bukti, berupa 1 helai baju kaos warna hitam dan 1 helai kaos dalam warna putih, telah diamankan untuk proses hukum selanjutnya,” tutup Denny.

  • Polres Lahat Akan Dirikan 8 Pos Pengamanan

    Polres Lahat Akan Dirikan 8 Pos Pengamanan

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Bertempat di ruang rapat operasi, Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S. Sinaga SH. SIK. MH, memimpin Rapat Koordinasi lintas Sektor dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Senin, 1 April 2024.

    Hadiri dalam rapat tersebut Kabag Ops Kompol Aan Sumardi SE. MM, Kasat Intel AKP Mulyono SH, Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH. MSi, Pasi Ops Kodim 0405 Lahat, Dinas Perhubungan Lahat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Kantor Kementerian Agama Lahat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lahat, Dinas Kesehatan, Sub Denpom, PLN, KAI, dan Pertamina.

    Dalam sambutannya, Kapolres Lahat bersama seluruh Stakeholder mengajak untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, dengan tujuan menciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan lancar dalam berlalu lintas selama pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

    Kapolres menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antara semua pihak terkait, karena Polri tidak akan mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal tanpa dukungan dan kerja sama dari semua pihak.

    Tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, memperlancar distribusi logistik dan BBM, serta mengantisipasi segala gangguan kamtibmas, baik sebelum, saat, maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.

    Dalam Operasi Ketupat Musi 2024, Polres Lahat akan mendirikan 8 pos pengamanan, yang terdiri dari, 5 pos pemeriksaan (pos pam), 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan dan 1 pos pantau. (sm)

  • Polres Lahat Gelar Razia Berskala Besar

    Polres Lahat Gelar Razia Berskala Besar

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Pada hari Sabtu malam, sekitar pukul 22.00 WIB, Polres Lahat menggelar Apel Kesiapan Anggota sebelum melaksanakan razia dan patroli berskala besar. Apel tersebut dilaksanakan di Halaman Gor Bukit Tunjuk Lahat.

    Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, SH.SIK.MH, memimpin langsung Apel Razia dan Patroli Berskala Besar yang juga dihadiri oleh Waka Polres, Kompol Ishandi Saputra SH.SIK.MIK, serta sejumlah pejabat lainnya.

    Razia gabungan skala besar ini melibatkan personel dari POM TNI dan Satpol PP Kabupaten Lahat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    Sasaran razia termasuk kerumunan remaja yang berpotensi menimbulkan kegaduhan, kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta penginapan dan kos-kosan yang dihuni oleh para remaja sekolah.

    Kapolres Lahat, dalam arahannya, menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dia juga meminta agar tim gabungan dapat bekerja secara efektif dalam menjalankan tugasnya.

    Kabag Ops Polres Lahat, Kompol Aan Sumardi, menambahkan bahwa dalam razia ini akan dilakukan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi dan juga dilakukan penggeledahan terhadap para pengendara untuk mencari barang-barang terlarang seperti senjata tajam, miras, dan narkoba.

    Setelah mendapat pengarahan, tim gabungan langsung bergerak, dimulai dari Terminal Lembayung, kemudian melakukan razia di penginapan, kos-kosan remaja, dan berlanjut dengan razia di depan Balaiyasa Lahat.

    Hasil dari patroli dan razia tersebut berhasil membubarkan kerumunan warga dan anak remaja yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat, serta berhasil menjaring puluhan motor sebagai bukti pelanggaran. (sm)

  • Fokus 3C, Dua Polres Gelar Razia Skala Besar 

    Fokus 3C, Dua Polres Gelar Razia Skala Besar 

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Polres Lahat bersama Polres Empat Lawang melaksanakan razia gabungan dalam Operasi Pekat I Musi 2024 pada hari Senin, 18 Maret 2024, sekitar pukul 21.00 WIB.

    Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan surat perintah Nomor: Sprin / 376 / III / OPS.1.3. / 2024 dan bertempat di Gerbang Perbatasan antara Kabupaten Lahat dengan Kabupaten Empat Lawang.

    Operasi pekat gabungan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, dengan fokus pada target operasi 3C (Curas, Curat, Curanmor), premanisme, praktek prostitusi, narkoba, senjata tajam, miras, serta pelanggaran lalu lintas seperti balapan liar dan knalpot brong.

    Apel operasi gabungan dilakukan di perbatasan wilayah hukum antara Polres Empat Lawang dan Polres Lahat. Kapolres Empat Lawang, AKBP DODY SURYA PUTRA, SIK, SH, MH, serta Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga SH. SIK. MH, memimpin kegiatan tersebut. Dari Polres Lahat, apel dipimpin oleh Kapolsek Kikim Selatan AKP Edy Surisno, yang diwakili oleh Kapolsek Kikim Barat Iptu Arapah SH.

    Personel gabungan dari Polsek Kikim Barat, Polsek Kikim Tengah, dan Polsek Kikim Selatan berjumlah 22 orang, ditambah dengan personel Satuan Samapta, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan Empat Lawang.

    Kegiatan razia ini melibatkan pemeriksaan dan penertiban terhadap pengendara kendaraan bermotor yang melanggar aturan lalu lintas, serta pemeriksaan terhadap masyarakat yang dicurigai membawa senjata tajam, narkoba, dan miras.

    Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan kasus premanisme, narkoba, senjata tajam, atau miras. Namun, terdapat 5 kendaraan bermotor yang diamankan dan 12 tilang diberikan kepada pelanggar lalu lintas.

    Razia berskala besar ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mencegah gangguan kamtibmas selama bulan suci Ramadhan.

    Dengan kerjasama antara Polres Lahat dan Polres Empat Lawang, diharapkan dapat terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah tersebut. (sm)

  • 1 Ranmor, 164 Miras dan 100 Petasan Diamankan Ops Pekat Musi

    1 Ranmor, 164 Miras dan 100 Petasan Diamankan Ops Pekat Musi

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Polres Lahat menggelar giat Patroli Hunting dan Razia dalam rangka Ops Pekat Musi 2024 pada hari Sabtu, 16 Maret 2024, pukul 21.00 WIB.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga SH. SIK.MH, didampingi oleh Wakapolres Kompol Ishandi Saputra SH. SIK.MIK, serta Kabag Ops Kompol Aan Sumardi SE.MM, bersama jajaran Polres Lahat dan Kodim 0405.

    Dalam apel siaga yang dilaksanakan di depan Rumdin Kapolres Lahat, para petugas diberikan arahan untuk melakukan patroli skala besar dan razia di seputaran kota Lahat.

    Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan.

    Selama kegiatan, petugas memberikan himbauan dan teguran kepada pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm dan knalpot tidak sesuai standar.

    Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan di warung-warung yang diduga menjual minuman keras (miras) serta razia terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong.

    Hasil dari giat Patroli Hunting dan Razia ini, berhasil diamankan sejumlah barang bukti, termasuk 164 botol minuman keras, 100 buah petasan korek, dan 1 unit ranmor dengan knalpot brong merk Honda Sonic.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Lahat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa serta menegaskan komitmen Polres Lahat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. (sm)

  • Polres Lahat Bagi Takjil dan Helm Gratis

    Polres Lahat Bagi Takjil dan Helm Gratis

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Dalam rangka Hari ke-5 pelaksanaan Ibadah Puasa 1445 H tahun 2024, Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S.Sinaga, SH.SIK.MH, didampingi oleh Waka Polres Lahat Kompol Ishandi Saputra, SH.SIK.MIK, Kabag Ops Kompol Aan Sumardi SE.MM, serta jajaran lainnya, melaksanakan pembagian takjil kepada pengendara yang melintas di sekitar perkantoran pemerintah daerah Kabupaten Lahat, atau di depan rumah dinas kapolres Lahat, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari giat Preemtif Ops Keselamatan Musi 2024 yang digelar oleh Polres Lahat bersama Duta Lalu Lintas Polres Lahat. Pembagian takjil dan helm dilakukan kepada pengendara sepeda motor (R2) di Jl. Kolonel H. Burlian, depan kantor Pemda Lahat.

    Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S.Sinaga menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Kapolda Sumsel melalui Surat Telegram Kapolda Sumsel no: STR/57/I/OPS 1.3./2024 tanggal 22 Februari 2024, serta Surat Perintah Kapolres Lahat nomor: Sprin/310/II/OPS.1.3./2024 tanggal 29 Februari 2024 mengenai Pelaksana Ops Keselamatan Musi 2024.

    Beliau berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas dan melengkapi surat kendaraan saat berkendara, serta pentingnya penggunaan helm untuk keselamatan saat mengendarai sepeda motor.

    “Selain itu, kami juga berbagi takjil kepada masyarakat yang sedang berpuasa, semoga ini dapat bermanfaat,” ujarnya.

    “Dan selamat menunaikan ibadah puasa 1445 H, semoga puasa kita diterima oleh Yang Maha Kuasa,” tambahnya. (sm)

  • Antisipasi Tawuran, Polres Lahat Gelar Razia

    Antisipasi Tawuran, Polres Lahat Gelar Razia

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Polres Lahat menggelar kegiatan razia dan himbauan dalam rangka Operasi Pekat Musi 2024 guna mengantisipasi potensi tawuran atau perang sarung di seputaran Kecamatan Kota Lahat. Kegiatan ini dilaporkan melalui Humas Polres Lahat, yang disampaikan oleh Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S.Sinaga SH.SIK MH, melalui Kabag Ops Kompol Aan Sumardi SE.MM, selaku Karendal Ops Pekat Musi.

    Apel konsolidasi personil Polres Lahat yang terlibat dalam Ops Pekat I Musi 2024 digelar pada hari Jumat, 15 Maret 2024, pukul 21.00 WIB di halaman Polres Lahat. Setelah apel, pukul 21.45 WIB, dilanjutkan dengan razia patroli serta himbauan kepada masyarakat dan pemuda/pelajar di sekitar Kecamatan Kota Lahat.

    Giat tersebut meliputi razia dan pembubaran serta pemberian himbauan kepada masyarakat yang berkumpul diduga akan melakukan tawuran atau perang sarung. Selama kegiatan, dilakukan pemeriksaan terhadap badan dan kendaraan yang diduga terlibat.

    Hasil dari kegiatan tersebut adalah berhasilnya diamankan beberapa kendaraan roda dua beserta knalpot brong dan sarung yang digulung. Kendaraan yang diamankan meliputi satu unit Yamaha R15, satu unit Yamaha Cbr 150, dan satu unit Honda Beat, semuanya berwarna hitam dengan menggunakan knalpot brong dan sarung yang digulung.

    Deteksi dan monitoring terkait antisipasi tawuran atau perang sarung di seputaran Kecamatan Kota Lahat bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan. Upaya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan di wilayah Polres Lahat. (sm)

  • Polisi Lakukan Monitoring untuk Antisipasi “Perang Sarung” di Lahat

    Polisi Lakukan Monitoring untuk Antisipasi “Perang Sarung” di Lahat

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S.Sinaga melalui Kanit Intelkam, Iptu Joni GS, mengumumkan bahwa pada hari Jumat, 15 Maret 2024, pukul 05.30 WIB, pihak kepolisian melakukan Deteksi dan Pembubaran terkait adanya perang/tawuran sarung di beberapa lokasi, termasuk Simpang Kodim Lama dan Simpang Gang Pagung Jl. Letnan Marzuki, Kelurahan Talang Jawa, Kabupaten Lahat.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Padal Kanit II Sosek Sat Intelkam IPTU JONI GS, dengan melibatkan 8 personel gabungan dari Sat Intel, Sat Reskrim, Sat Lantas, Sat Res Narkoba, dan Polsek Kota Lahat.

    Hasil kegiatan tersebut termasuk pembubaran pemuda/pelajar yang berkumpul di sekitar lokasi serta monitoring di seputar lokasi Simpang Kodim Lama dan Simpang Gang Pagung Jl. Letnan Marzuki, Kelurahan Talang Jawa, Kabupaten Lahat.

    Kanit Intelkam, Iptu Joni GS, menjelaskan bahwa kegiatan deteksi ini dilakukan berdasarkan surat perintah dari Kapolres Lahat Nomor: Sprint/336/III/HUK6.6./2024. Dilakukan karena adanya laporan dari warga sekitar yang merasa terganggu oleh tindakan pemuda/pelajar setelah sholat Subuh, yang sering kali terlibat dalam tawuran dengan menggunakan sarung. Hal ini dapat mengarah pada gangguan kamtibmas yang tidak kondusif, terutama di bulan suci Ramadhan.

    Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam mengantisipasi potensi tindakan kriminal atau tawuran yang dapat mengganggu kedamaian warga. (sm)

  • Polisi Lakukan Sidak, Harga Beras Premium Turun Menjelang Ramadhan

    Polisi Lakukan Sidak, Harga Beras Premium Turun Menjelang Ramadhan

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Harga bahan pokok, terutama beras, di Kabupaten Lahat mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Meskipun Kabupaten Lahat merupakan salah satu penghasil beras, namun kenaikan harga tetap tidak terbendung, dengan harga mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram.

    Guna mengecek ketersediaan beras dan mengontrol harga, Tim Satgas Ketahanan Pangan Polres Lahat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Pidsus Ipda Achmad Syarif S.Psi M.Si, bersama dengan pihak Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat pada hari Kamis, (14/3/2024).

    Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga melalui Kanit Pidsus Ipda Achmad Syarif menjelaskan bahwa tim melakukan pengecekan terhadap harga beras premium di beberapa toko. Salah satunya, di Toko Bintang Terang, Kelurahan Pasar Baru Lahat, di mana harga beras premium sudah kembali normal. Harga beras premium di kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp14.500 per kilogram, sementara untuk kemasan 10 kilogram dijual seharga Rp14.300. Stok beras dianggap cukup untuk bulan Ramadhan.

    “Selanjutnya, tim juga mengecek stok beras di gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan beras SPHP. Menurut Heru, seorang warga Lahat, dia merasa senang karena harga beras premium turun. Sebelumnya, harga beras per 10 kilogram mencapai Rp150.000 lebih. Namun, dia berharap harga beras tidak turun hanya karena adanya sidak,” katanya.

    Di sisi lain, tingginya harga beras premium di Kabupaten Lahat, yang mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000, membuat sebagian masyarakat beralih ke beras SPHP.

    Asisten Manager Perum Bulog Lahat, Febri Akbar, menjelaskan bahwa harga beras SPHP ditentukan oleh pemerintah melalui Perum Bulog. Dia menegaskan bahwa tidak boleh ada pedagang atau pengecer yang melanggar aturan, dan akan dikenakan sanksi berupa blacklist atau penutupan jika melanggar aturan tersebut.

    “Harga beras SPHP tetap dijaga agar tetap stabil, dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp10.900 per kilogram,” tambahnya. (sm)

  • Polres Lahat Berhasil Mengungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Simpang Tepian Aye Lematang

    Polres Lahat Berhasil Mengungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Simpang Tepian Aye Lematang

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kapolres AKBP God Parlasro S.Sinaga melalui Kapolsek Kota AKP Samsuardi dan Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain SH, bersama personelnya, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Pasal 365 KUHPidana) yang terjadi di Simpang Tepian aye Lematang pada hari Sabtu, tanggal 09 Maret 2024, sekitar pukul 02.00 WIB.

    Menurut keterangan dari pelapor atau korban, Dendi Saputra Gumay (18), yang saat kejadian belum memiliki pekerjaan tetap dan tinggal di Desa Kuba, Kecamatan Pulau Pinang, kejadian bermula ketika dia mengendarai sepeda motornya di Simpang Tepian aye Lematang.

    Di bawah jembatan Benteng Desa Tanjung Payang, korban dihadang oleh sejumlah pelaku menggunakan sepeda motor.

    Pelaku utama, berinisial AS (16), seorang pelajar yang tinggal di Desa Manggul, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Pelaku mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau untuk merampas sepeda motor milik korban.

    Meskipun korban enggan menyerahkan motornya, pelaku tetap melakukan tindakan kekerasan dengan memukul teman korban menggunakan botol anggur merah kecil.

    Atas kejadian ini, korban melaporkannya ke Polsek Kota Lahat untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku.

    Pada saat penangkapan, tersangka AS berhasil ditangkap di depan Makam Pahlawan Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, sekira pukul 07.00 WIB.

    Sementara itu, tersangka Novra Nanda Bin Herman (22 tahun), yang tinggal di Swarna Dwipa, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim, ditangkap di rumah kontrakannya di Srinanti Lahat sekitar pukul 08.30 WIB.

    Keduanya mengakui perbuatannya dan diamankan ke Polsekta Lahat untuk proses hukum lebih lanjut. Namun, satu tersangka lainnya, berinisial JA (19 tahun), masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

    Dalam penangkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan nomor polisi BG 5134 WH, merk Yamaha, warna merah, serta satu botol anggur merah kecil yang digunakan sebagai senjata dalam tindakan kekerasan.

    Dengan penangkapan ini, Polres Lahat berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menegakkan hukum demi keadilan.

    Keberhasilan ini juga menunjukkan keseriusan Polres Lahat dalam menindak tindak pidana, serta memberikan dorongan semangat kepada masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya. (sm)

  • Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Bulan Puasa, Polres Lahat Patroli Stasioner Gabungan

    Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Bulan Puasa, Polres Lahat Patroli Stasioner Gabungan

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Polres Lahat melaksanakan Patroli Stasioner gabungan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan puasa, Pada hari Selasa, 12 Maret 2024, pukul 22.30 WIB.

    Patroli tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Lahat, Kompol Aan Sumardi SE. MM, yang turut didampingi oleh personel Kodim 0405 Lahat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemerintah Kota Lahat.

    Tujuan dari Patroli Stasioner gabungan ini adalah untuk menekan dan mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas yang mungkin dilakukan oleh oknum masyarakat, seperti pencurian, pemalakan, dan tindak pidana lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan puasa.

    Dalam pelaksanaan patroli, tim gabungan Polres Lahat melakukan peninjauan di berbagai tempat keramaian dan lokasi nongkrong para pemuda. Mereka juga membubarkan kerumunan yang terjadi di tempat-tempat tersebut untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

    Kabag Ops Polres Lahat, Kompol Aan Sumardi SE. MM, menyatakan bahwa kegiatan Patroli Stasioner gabungan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Lahat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan puasa.

    Dia juga menegaskan bahwa Polres Lahat akan terus melaksanakan patroli, razia, dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat guna menanggulangi penyakit masyarakat yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban.

    Selain itu, Polres Lahat juga berencana untuk terus melakukan langkah-langkah preventif dan represif dalam menanggulangi tindak kriminalitas selama bulan puasa, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tenang.

    Kegiatan Patroli Stasioner gabungan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang merasa lebih aman dan tenteram dengan adanya kehadiran kepolisian di berbagai tempat.

    Masyarakat diharapkan juga untuk turut mendukung upaya Polres Lahat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan ini. (sm)