Polisi Lakukan Sidak, Harga Beras Premium Turun Menjelang Ramadhan

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Harga bahan pokok, terutama beras, di Kabupaten Lahat mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Meskipun Kabupaten Lahat merupakan salah satu penghasil beras, namun kenaikan harga tetap tidak terbendung, dengan harga mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram.

Guna mengecek ketersediaan beras dan mengontrol harga, Tim Satgas Ketahanan Pangan Polres Lahat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Pidsus Ipda Achmad Syarif S.Psi M.Si, bersama dengan pihak Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat pada hari Kamis, (14/3/2024).

Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga melalui Kanit Pidsus Ipda Achmad Syarif menjelaskan bahwa tim melakukan pengecekan terhadap harga beras premium di beberapa toko. Salah satunya, di Toko Bintang Terang, Kelurahan Pasar Baru Lahat, di mana harga beras premium sudah kembali normal. Harga beras premium di kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp14.500 per kilogram, sementara untuk kemasan 10 kilogram dijual seharga Rp14.300. Stok beras dianggap cukup untuk bulan Ramadhan.

“Selanjutnya, tim juga mengecek stok beras di gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan beras SPHP. Menurut Heru, seorang warga Lahat, dia merasa senang karena harga beras premium turun. Sebelumnya, harga beras per 10 kilogram mencapai Rp150.000 lebih. Namun, dia berharap harga beras tidak turun hanya karena adanya sidak,” katanya.

Di sisi lain, tingginya harga beras premium di Kabupaten Lahat, yang mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000, membuat sebagian masyarakat beralih ke beras SPHP.

Asisten Manager Perum Bulog Lahat, Febri Akbar, menjelaskan bahwa harga beras SPHP ditentukan oleh pemerintah melalui Perum Bulog. Dia menegaskan bahwa tidak boleh ada pedagang atau pengecer yang melanggar aturan, dan akan dikenakan sanksi berupa blacklist atau penutupan jika melanggar aturan tersebut.

“Harga beras SPHP tetap dijaga agar tetap stabil, dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp10.900 per kilogram,” tambahnya. (sm)

Berita Terkait

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing
Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157
DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah
Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron
PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:44 WIB

DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:51 WIB

Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron

Selasa, 28 April 2026 - 15:34 WIB

PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah

Berita Terbaru

fhoto : edusksi b2sa goes to schol oleh dkpp lota pagar alam

Pagar Alam

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB