Sumsel Masuk 10 Besar Angka Perceraian Terbanyak

- Redaksi

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cerai. (Photo: Istimewa)

Ilustrasi cerai. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut angka perceraian di wilayah Sumatera Selatan berada di peringkat 10 terbanyak secara Nasional.

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto menyampaikan jika sepanjang tahun 2023 angka perceraian mencapai 574 kasus, yang mana hal itu rata-rata disebabkan oleh masalah ekonomi.

“Itu dalam catatan tahun 2023, salah satu faktor yang memicu perceraian itu adalah himpitan ekonomi,” ujar Wahyu, Jum’at.

Selain itu, daerah lain di Pulau Sumatra yang masuk 10 besar adalah Lampung dengan 2.838 kasus dan Sumatra Utara (Sumut) dengan 665 kasus.

Lampung berada di urutan ke-5, sementara Sumut di urutan ke-8. Rata-rata penyebab perpisahan sama, karena krisis ekonomi.

Diketahui, pada masa itu banyak pegawai dan karyawan mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Termasuk faktor kekerasan dalam rumah tangga pun menjadi penyebab perceraian.

Sementara, itu berdasarkan laporan yang tercatat di BPS Sumsel kasus perceraian yang berlangsung di Pengadilan Agama Palembang. Untuk data terbaru, Januari-Juni 2024, ada 91 kasus perceraian di Sumsel.

Berikut sepuluh provinsi di Tanah Air dengan jumlah perceraian tertinggi secara nasional pada 2023:

1. Jawa Barat 37,38 ribu kasus

2. Jawa Timur 33,57 ribu kasus

3. Jawa Tengah 23,18 ribu kasus

4. Banten 3.327 kasus

5. Lampung 2.838 kasus

6. DKI Jakarta 2.452 kasus

7. Kalimantan Timur 766 kasus

8. Sumut 665 kasus

9. DI Yogyakarta 583 kasus

10. Sumsel 574 kasus

Secara total, ada 108,49 ribu kasus perceraian di seluruh Indonesia, berdasarkan data BPS 2023. Jika dibandingkan tahun 2022, kasus perceraian di 2023 bertambah. Sebagai pembanding, pada 2022, angka perceraian seluruh Indonesia mencapai 35.408 kasus.

Berita Terkait

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian
Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi
Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib
PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13 WIB

SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:12 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terbaru

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Kota Palembang

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:56 WIB

Empat Lawang

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:48 WIB