Sumsel Ekspor Komoditas Unggulan Pertanian Senilai Rp138 Miliar ke-11 Negara

- Redaksi

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Reza Mardiansyah

Photo: Reza Mardiansyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, melepas ekspor komoditas pertanian dari Provinsi Sumsel di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Kamis (14/8/2021).

Ekspor yang dilakukan hari ini, menjadi salah satu program Merdeka Ekspor oleh Presiden Republik Indonesia, yang dilakukan secara serentak pada 17 Pelabuhan (Pintu Ekspor) di Indonesia, diselenggarakan Kementerian Pertanian.

Pada program tersebut, Sumsel melakukan ekspor produk pertanian unggulan, yaitu Karet dan Kelapa senilai Rp138 miliar untuk 11 negara. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 tahun, dan merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan investasi dan ekspor.

Deru menyampaikan, Karet merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Sumsel, diikuti bubur kayu atau pulp dan batubara.

“Karet merupakan tanaman yang sebagian besar adalah perkebunan rakyat dan memiliki nilai ekonomi dan peran strategis dalam peningkatan pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja dan sumber devisa negara,” kata Deru.

Terkait pengembangan komuditas pertanian, saat ini Sumsel tengah melakukan budidaya tanaman Porang yang ia nilai sangat berpotensi. Namun sayang, industri hilirnya belum ada di Provinsi Sumsel.

“Jadi besar harapan saya agar Kementerian Pertanian memberikan peluang seluas-luasnya terhadap budidaya Porang di Sumsel,” harapnya.

Menurut Deru, jika nilai ekspor pada program ekspor Merdeka kali ini, masih kecil dari potensi Sumsel sesungguhnya.

“Hari ini nilai ekspor baru Rp138 miliar dikarenakan keterbatasan pelabuhan Boom Baru yang kapasitasnya kecil dan berada di dalam kota. Jika tidak, tentu ekspor Sumsel akan sejajar dengan provinsi lain di Pulau Jawa,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Ketum YPLP PT PGRI Sumsel Segel Kantor yang Digunakan BPH, Klaim Selamatkan Aset Yayasan
Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Sebar Maklumat ke Warga
Terungkap! Wanita Hamil yang Ditemukan Tergantung di Ogan Ilir Ternyata Dibunuh Kekasih Sendiri
Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor
Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku
Jalin Sinergi dan Perkuat Kemitraan, Polres Empat Lawang Ajak Insan Pers Duduk Bersama
Lewat ‘Bola Gembira’, Polsek Buay Madang Timur Rangkul Warga Nobar Piala Dunia 2026
PT Gembala Sriwijaya Hormati Proses HGU, Warga Tanjung Baru Diberi Kesempatan Kelola Lahan Belum Produktif

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:55 WIB

Ketum YPLP PT PGRI Sumsel Segel Kantor yang Digunakan BPH, Klaim Selamatkan Aset Yayasan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:25 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Sebar Maklumat ke Warga

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:24 WIB

Terungkap! Wanita Hamil yang Ditemukan Tergantung di Ogan Ilir Ternyata Dibunuh Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:19 WIB

Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku

Berita Terbaru