Speedboat Tabrakan dengan Jukung di Sungai Musi, Satu WNA Asal Tiongkok Tewas

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa kecelakaan di perairan Sungai Musi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali terjadi. Kali, insiden kecelakaan terjadi antara Speedboat Semoga Jaya dengan Jukung Tiga Berlian yang sedang gandeng dengan Jukung Doa Bersama.

Peristiwa tabrakan ini berlangsung di perairan Teluk Tenggirik, Kecamatan Banyuasin 1, Sumatera Selatan, pada Rabu, 13 November 2024, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat speedboat 400 PK Semoga Jaya mengangkut 22 penumpang beserta 2 orang crew dari arah Palembang menuju Sei Baung, berpapasan dengan Jukung Doa Bersama yang menggandeng Jukung Tiga Berlian dari Desa Teluk Tenggirik mengarah ke Palembang.

Saat melintasi Perairan Teluk Tenggirik, atau tepatnya di tikungan terjadilah tabrakan, di mana Speedboat 400 PK menghindari Jukung Doa Bersama yang sedang gandeng dengan Jukung Tiga Berlian.

Bagian belakang Speedboat tersebut mengenai samping kiri Jukung Tiga Berlian. Sehingga mengakibatkan Speedboat kehilangan kendali dan kemasukan air. Hal ini membuat Speedboat tenggelam serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Dari kejadian tersebut, satu orang penumpang speedboat Semoga Jaya atas nama Wu Hao, warga negara asing (WNA) asal China dilaporkan tenggelam.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan dua tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian terhadap korban.

“Sekitar pukul 10.50 WIB korban berhasil ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Raymond.

Selanjutnya, korban dievakuasi Tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Palembang, Polairud, dan masyarakat untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan proses lebih lanjut.

“Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ucap Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB